Sosiolog: Cara Anak Muda Lawan Corona, Kurangi Kongkow

Pebriansyah Ariefana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Kamis, 23 April 2020 | 12:30 WIB
Sosiolog: Cara Anak Muda Lawan Corona, Kurangi Kongkow
Ilustrasi tempat nongkrong di Yogyakarta. (instagram.com/marisini.coffee)

Suara.com - Anak muda diminta mengurangi kongkow atau berkumpul selama pandemi virus corona. Sebab kasus positif dan kematian akibat Covid-19 terus melonjak dari hari ke hari.

Sosiolog Universitas Indonesia Imam Prasodjo meminta pada generasi muda Indonesia untuk mengurangi kegiatan kongkow-kongkow. Sebab, kerumunan orang banyak merupakan sarana paling efektif bagi Covid-19 melancarkan aksinya.

Menurutnya, interaksi banyak orang dalam sebuah kerumunan berpotensi menularkan corona di sebuah tempat.

"Anak-anak muda yang suka berkerumun ini lebih berbahaya lagi. karena di saat kita berkerumun ada yang disebut dengan viral load, jadi percikkan-percikkan karena kita bicara, karena kita teriak, karena kita nyanyi, karena kita tertawa terbahak-bahak, percikkan itu menjadi terakumulasi menjadi terkumpul di dalam satu ruangan," kata Imam di Gedung BNPB, Kamis (23/4/2020).

Meski seseorang --khususnya anak muda-- memunyai imunitas tubuh yang kuat, percikan liur dengan mudah akan masuk. Jika hal tersebut terjadi, sekuat apapun seseorang, pasti akan tumbang.

"Itu yang menimbulkan viral load, kumpulan-kumpulan percikan yang besar, yang bila itu masuk ke dalam tubuh anak-anak muda, siapa pun dia, dalam kekuatan tubuh seperti apapun dia, akan tumbang," jelasnya.

Imam pun memaklumi, banyak anak muda yang tidak tahan untuk bertemu rekannya. Untuk itu, dia kembali mengingatkan anak muda untuk membatasi kegiatan berkumpul dalam situasi seperti ini.

"Oleh karena itu, kerumunan menjadi sangat berbahaya seperti sekarang ini. Mudah-mudahan, ini menjadi pesan khusus buat anak muda yang selama ini seringkali saya tahu, mereka tidak tahan untuk tidak bertemu dengan temannya, tidak tahan untuk tidak berkumpul. Tapi lihat, apa yang akan terjadi kalau seandainya hal ini kita abaikan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MUI: Muslim Sakit Virus Corona Boleh Tak Puasa

MUI: Muslim Sakit Virus Corona Boleh Tak Puasa

Jatim | Kamis, 23 April 2020 | 12:24 WIB

Cegah Covid-19, 810 ABK Asal Indonesia Dipulangkan dari Australia

Cegah Covid-19, 810 ABK Asal Indonesia Dipulangkan dari Australia

News | Kamis, 23 April 2020 | 12:23 WIB

PON Papua Ditunda, Menpora: Tak Ada yang Berubah, Hanya Dipindah Tanggal

PON Papua Ditunda, Menpora: Tak Ada yang Berubah, Hanya Dipindah Tanggal

Sport | Kamis, 23 April 2020 | 12:21 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:00 WIB

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:27 WIB