Ini Kicauan Ravio Patra Sebelum Ditangkap Polisi Usai WA Diretas

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 23 April 2020 | 12:27 WIB
Ini Kicauan Ravio Patra Sebelum Ditangkap Polisi Usai WA Diretas
Ravio Patra (Twitter/raviopatra)

Suara.com - Anggota Open Government Partnership Steering Committee (OGP SC) Ravio Patra ditangkap polisi pada Rabu (22/4/2020) malam. Ia diamankan oleh intel polisi usai WhatsApp (WA)miliknya diretas.

Selama WA miliknya diretas, peretas menyebarkan pesan palsu berisi sebaran provokasi. Tak lama berselang, Ravio langsung diciduk oleh polisi.

Sebelum penangkapan terjadi, Ravio sempat mengumumkan dirinya menjadi korban peretasan. Hal ituia sampaikan melalui akun Twitter miliknya @raviopatra.

"Halo semuanya. Ada masalah dengan WhatsApp saya. Mohon untuk tidak mengontak saya via WhatsApp dan jika ada yang berada di satu grup WhatsApp dengan saya tolong segera keluarkan saya dari grup atau, jika tidak bisa minta seluruh anggota grup untuk keluar. Terima kasih," kata Ravio seperti dikutip Suara.com, Kamis (23/4/2020).

Peretasan WA milik Ravio dibenarkan oleh Direktur Eksekutif SAFEnet Damar Juniarto. Ia mengatakan Ravio sempat melapor kepadanya bahwa WhatsApp miliknya telah diretas.

Ravio juga telah melaporkan kejadian itu kepada Head of Security WhatsApp. Dari hasil penyelidikan, terbukti ada pembobolan pada WA Ravio.

Kicauan Ravio Patra sebelum ditangkap (Twitter/raviopatra)
Kicauan Ravio Patra sebelum ditangkap (Twitter/raviopatra)

"Setelah dua jam, Whatsapp tersebut akhimya berhasil dipulihkan. Selama dikuasai 'peretas', pelaku menyebarkan pesan palsu berisi sebaran provokasi," kata Damar.

Isi pesan palsu berisi provokasi yang disebarkan oleh peretas lewat WA Ravio berbunyi: "Krisis Sudah Saatnya Membakar. Ayo Kumpul Dan Ramaikan 30 April Aksi Penjarahan Nasional Serentak, Semua Toko Yang Ada Didekat Kita Bebas Dijarah."

Damar menduga motif penyebaran tersebut dilakukan untuk menempatkan Ravio sebagai salah satu pelaku yang membuat kerusuhan.

baca juga

Damar pun mengaku sempat meminta Ravio untuk mengumpulkan dan mendokumentasikan semua bukti guna memeriksa perangkat tersebut lebih lanjut.

"Sekitar pukul 19.14 WIB, Ravio menghubungi saya dan mengatakan 'Mas, kata penjaga kosanku ada yang nyarin aku tapi udah pergi. Tampangnya serem kata dia'," tutur Damar.

Mengetahui hal itu, Damar pun menyarankan Ravio untuk mematikan dan mencabut baterai handphonenya. Namun, setelah itu selang 12 jam lebih Damar mengaku tidak lagi mendapat kabar dari Ravio.

"Sudah lebih 12 jam tidak ada kabar. Baru saja saya dapat informasi, Ravio ditangkap semalam oleh intel polisi di depan rumah aman," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Sebar Pesan Provokatif, Ravio Patra Ditangkap Setelah WA Diretas

Diduga Sebar Pesan Provokatif, Ravio Patra Ditangkap Setelah WA Diretas

News | Kamis, 23 April 2020 | 11:18 WIB

6 Cara Mengekspor Riwayat Obrolan WhatsApp ke PC

6 Cara Mengekspor Riwayat Obrolan WhatsApp ke PC

Tekno | Rabu, 22 April 2020 | 11:30 WIB

Boleh Dicoba, Begini Cara Kirim WhatsApp Tanpa Menyimpan Nomor

Boleh Dicoba, Begini Cara Kirim WhatsApp Tanpa Menyimpan Nomor

Tekno | Selasa, 21 April 2020 | 14:35 WIB

Terlalu Berisik, Begini Cara Keluar dari Grup WhatsApp Tanpa Ketahuan

Terlalu Berisik, Begini Cara Keluar dari Grup WhatsApp Tanpa Ketahuan

Tekno | Senin, 20 April 2020 | 19:00 WIB

CEK FAKTA: Garam Dapur Bisa Melawan Virus Corona?

CEK FAKTA: Garam Dapur Bisa Melawan Virus Corona?

News | Kamis, 16 April 2020 | 07:45 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×