Array

Disangka Meninggal Lalu Dikremasi, Pasien Virus Corona Ternyata Masih Hidup

Bangun Santoso Suara.Com
Minggu, 26 April 2020 | 13:40 WIB
Disangka Meninggal Lalu Dikremasi, Pasien Virus Corona Ternyata Masih Hidup
Sebagai ilustrasi: Pasien meninggal akibat virus corona. [SEBASTIEN BOZON / AFP]

Suara.com - Seorang perempuan Ekuador yang tinggal di Kota Guayaquil yang dilanda virus corona, kaget begitu mengetahui bahwa saudara perempuannya masih hidup, berminggu-minggu setelah dia mengkremasi jasad yang salah diidentifikasi otoritas kesehatan sebagai kematian saudarinya.

Alba Maruri (74) berada di unit perawatan intensif pada 27 Maret karena demam tinggi dan kesulitan bernapas. Seorang petugas kesehatan memberitahu keluarganya bahwa dia telah meninggal dunia, kata saudara perempuan Maruri, Aura, melalui telepon sebagaimana diwartakan Reuters yang dilansir Antara, Minggu (26/4/2020).

Seminggu kemudian, otoritas kesehatan menyerahkan jasad yang diketahui sebagai Maruri ke pihak keluarga. Namun, pada Jumat (24/4), petugas kesehatan kembali ke rumah keluarga Maruri di Guayaquil, pusat wabah COVID-19 di Ekuador.

"Sebuah ambulans datang dengan seorang dokter, psikiater, dan pekerja sosial. Mereka meminta maaf dan berkata kepada kami 'saudarimu masih hidup'," kata Aura Maruri.

"Kami sangat terkejut. Ini adalah keajaiban Tuhan."

Maruri diduga mengidap COVID-19, penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus corona baru, tetapi tidak pernah didiagnosis mengidapnya karena ia tidak dites.

Keluarganya tidak dapat mengunjunginya sampai Sabtu (25/4) karena pemberlakuan jam malam untuk mencegah penyebaran penyakit yang berkelanjutan.

Aura Maruri mengatakan dia tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan peti logam berisi abu jenazah yang salah diberikan kepada keluarganya.

"Saya tidak bisa tidur karena khawatir mereka akan membawanya (abu) ke kontainer-kontainer itu untuk orang mati," kata Maruri, merujuk pada kontainer berpendingin yang dibuat sebagai kamar mayat ketika pandemi menyebar melalui Guayaquil.

Baca Juga: Corona di Ekuador: Banyak Mayat Tergeletak di Pinggir Jalan

"Ada kegagalan di rumah sakit," ujar dia.

Insiden ini menegaskan kesulitan yang dihadapi Ekuador, di mana pandemi virus corona telah membuat kewalahan sistem kesehatan dan menyebabkan pekerja sanitasi berjuang untuk mengumpulkan dan mengidentifikasi jumlah mayat yang terus bertambah.

Reuters tidak dapat segera mendapatkan komentar dari Alba Maruri atau dari Rumah Sakit Abel Gilbert Ponton, di mana dia masih dirawat tetapi tidak lagi dalam perawatan intensif.

Menteri Kesehatan Juan Carlos Zevallos mengatakan kepada wartawan bahwa kasus itu sedang diselidiki, dan menambahkan bahwa otoritas kesehatan menjamin identifikasi mayat dan bahwa rumah sakit melacak orang yang meninggal.

Ekuador telah mencatat hampir 23.000 kasus virus corona, 576 kematian, dan 1.060 orang lainnya yang diduga telah meninggal karenanya.

Tetapi pemerintah mengakui bahwa jumlah total kematian selama pandemi jauh lebih tinggi dari biasanya, dan banyak yang telah meninggal sebelum diuji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI