Imbas Corona, Pelajar Belanda Arungi Samudra Atlantik untuk Pulang

Rendy Adrikni Sadikin, Fitri Asta Pramesti

Senin, 27 April 2020 | 12:42 WIB
Imbas Corona, Pelajar Belanda Arungi Samudra Atlantik untuk Pulang
Rombongan Kapal Tiba di Pelabuhan Harlingen, Belanda, April 26, 2020. REUTERS/Eva Plevier

Suara.com - Akibat pandemi virus corona, sekelompok siswa asal Belanda harus berlayar dari Karibia, mengarungi samudra Atlantik sebelum akhirnya tiba di kampung halaman mereka, Belanda.

Melansir dari Reuters, 25 siswa sekolah menengah atas tersebut mulanya tengah mengikuti program studi berlayar menggunakan kapal pinisi bernama Wylde Swan buatan tahun 1920.

Ketika program berlayar selama 6 minggu tersebut berakhir, para siswa harusnya pulang ke Belanda menggunakan perjalanan udara melalui Kuba. Namun rencana ini gagal setelah akses ditutup akibat karantina.

Akhirnya, panitia terkait pun memutuskan untuk pulang dengan menggunakan kapal pinisi tersebut. Adapun perjalanan pulang yang harus mereka tempuha adalah sejauh 7 ribu kilometer dan memakan waktu selama 5 minggu.

"Kita harus belajar beradaptasi, karena kita tidak punya banyak pilihan," kata Anna Maartje, salah seorang siswa yang ada di dalam kapal.

"Yang kupikirkan pertama kali adalah, bagaimana aku bisa melakukan ini dengan pakaian yang aku punya, dan apakah di kapal ada persediaan makanan yang cukup," ujar dia.

Guna melancarkan misinya, rombongan yang terdiri dari 12 pelaut profesional, tiga guru, dan 25 murid ini membeli persediaan seperti makanan dan pakaian di pulau Saint Luca.

Saat sampai di Azores, di lepas pantai Portugal, rombongan ini tidak diizinkan meninggalakan kapal oleh otoritas setempat.

Meski tak mudah untuk hidup bersama 40 orang ditempat yang kecil dan minim privasi, namun para siswa tetap menikmati perjalanan berlayar ini.

baca juga

Seorang siswa, Lotte, mengatakan ia menghabiskan waktu dengan belajar dan bermain game. Pun dirinya memiliki tugas mengawasi sekitar mulai dari pukul 3 pagi hingga 6 sore.

Pada sore hari, ada program kapal bernama 'happy hour'. Lotte menambahkan, "Happy hour artinya bersih-bersih. Itu mungkin tak terlalu menyenangkan, tapi hal tersebut adalah bagian dari semua ini."

Rombongan kapal ini pun tiba dengan selamat di pelabuhan Harlingen, Belanda, pada Minggu, 26 April lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebaran Covid-19 Turun, Sekolah di Belanda Akan Dibuka pada 11 Mei 2020

Sebaran Covid-19 Turun, Sekolah di Belanda Akan Dibuka pada 11 Mei 2020

News | Kamis, 23 April 2020 | 15:07 WIB

Azan Berkumandang di 100 Masjid Jerman dan Belanda saat Wabah Corona

Azan Berkumandang di 100 Masjid Jerman dan Belanda saat Wabah Corona

News | Selasa, 07 April 2020 | 15:58 WIB

Alamak! Lukisan Van Gogh Senilai Rp 1,3 Triliun Hilang Dicuri di Belanda

Alamak! Lukisan Van Gogh Senilai Rp 1,3 Triliun Hilang Dicuri di Belanda

Lifestyle | Kamis, 02 April 2020 | 06:48 WIB

Terkini

Ditanya Kenapa Tak Dampingi Prabowo Tinjau Karhutla, Ini Jawaban Menhut

Ditanya Kenapa Tak Dampingi Prabowo Tinjau Karhutla, Ini Jawaban Menhut

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Timnas Indonesia Masih Menunggu Trofi, Nguyen Quang Hai di Ambang Rekor Piala AFF

Timnas Indonesia Masih Menunggu Trofi, Nguyen Quang Hai di Ambang Rekor Piala AFF

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Benarkah Tepung Ubi Bisa Padamkan Api? Penelitian Asing Ungkap Fakta Mengejutkan

Benarkah Tepung Ubi Bisa Padamkan Api? Penelitian Asing Ungkap Fakta Mengejutkan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Kronologis Aktor Revaldo Kembali Ditangkap Polisi karena Narkoba

Kronologis Aktor Revaldo Kembali Ditangkap Polisi karena Narkoba

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:04 WIB

Prabowo Targetkan Swasembada Energi Lebih Cepat: Jika Berhasil, Saya Kasih Tanda Kehormatan

Prabowo Targetkan Swasembada Energi Lebih Cepat: Jika Berhasil, Saya Kasih Tanda Kehormatan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Karhutla Membara, Saham Sawit Melonjak: Kebetulan atau Pertanda?

Karhutla Membara, Saham Sawit Melonjak: Kebetulan atau Pertanda?

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Ketika Limbah Ikan di Pasar Kramat Jati Jadi Jebakan di Jalan Hingga Berujung Maut

Ketika Limbah Ikan di Pasar Kramat Jati Jadi Jebakan di Jalan Hingga Berujung Maut

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Rekening Donasi Aktivis Demo Pati Diblokir, Bos OJK Buka Suara: Harus Dibuka Kembali

Rekening Donasi Aktivis Demo Pati Diblokir, Bos OJK Buka Suara: Harus Dibuka Kembali

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Bobol 5 Toko HP, 3 Anak di Padang Pakai Uang Curian untuk Beli Motor

Bobol 5 Toko HP, 3 Anak di Padang Pakai Uang Curian untuk Beli Motor

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Pelalawan Naik Status, Jadi Tanggap Darurat Bencana Karhutla

Pelalawan Naik Status, Jadi Tanggap Darurat Bencana Karhutla

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:53 WIB

×