Array

Pemerintah Austria Janji Kurangi Pajak Pekerja Berpendapatan Rendah

Syaiful Rachman Suara.Com
Senin, 27 April 2020 | 19:37 WIB
Pemerintah Austria Janji Kurangi Pajak Pekerja Berpendapatan Rendah
Kanselir Austria Sebastian Kurz. [AFP]

Suara.com - Kanselir Austria Sebastian Kurz berjanji untuk mengurangi pajak para tenaga kerja di tengah pandemi virus corona. Hal itu disampaikan Kurz dalam sebuah pidato yang disiarkan langsung televisi pada Senin (27/4/2020).

Sementara itu, kata Kurz, perusahaan multinasional harus membayar pajak lebih karena Austria berupaya mempercepat kebangkitan ekonomi.

Pemerintah Austria sebelumnya telah menjanjikan bantuan hingga 38 miliar euro - sekitar 10 persen dari hasil ekonomi tahun lalu - untuk menjaga perusahaan-perusahaan bertahan dan mencegah pemutusan hubungan kerja selama pandemi virus corona.

Berbicara pada peringatan 75 tahun pendirian Republik Kedua Austria pada hari-hari terakhir Perang Dunia II, Kurz mengatakan lebih dari 14 miliar euro telah dibayarkan dan dia mengisyaratkan langkah-langkah fiskal tambahan yang akan datang.

Ilustrasi buruh di Austria [AFP]
Ilustrasi buruh di Austria [AFP]

"Apakah pekerja perawatan, pasukan keamanan, karyawan supermarket atau banyak lainnya - siapa pun yang bekerja keras harus memiliki lebih banyak uang di kantong mereka pada masa depan. Itu adalah masalah keadilan sosial, tetapi pada saat-saat seperti ini juga diperlukan untuk merangsang konsumsi domestik," kata Kurz.

Selain berjanji untuk mengejar rencana memotong pajak bagi para pekerja berpendapatan rendah dan menengah, Kurz mengatakan dia juga akan menekan perusahaan multinasional untuk membayar lebih banyak pajak.

Austria sudah menerapkan pajak digital sebesar lima persen terhadap pendapatan iklan digital perusahaan besar internasional, yang ditujukan untuk menargetkan perusahaan raksasa internet, seperti Google dan Facebook.

"Di tingkat nasional dan Eropa, kami akan berjuang melawan semua bentuk penggelapan pajak dan praktik pajak yang tidak adil dari perusahaan besar, karena setiap orang harus membayar bagian yang adil, terutama pada saat seperti ini," jelas Kurz seperti dimuat Antara.

Baca Juga: Donald Trump Janjikan Bantuan Ventilator ke Sejumlah Negara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI