Andrew Cuomo: New York Mungkin Dibuka Sebagian pada 15 Mei

Angga Roni Priambodo | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Selasa, 28 April 2020 | 09:24 WIB
Andrew Cuomo: New York Mungkin Dibuka Sebagian pada 15 Mei
Gubernur New York, Andrew Cuomo. [AFP]

Suara.com - Setelah menerapkan kebijakan lockdown guna menekan sebaran Covid-19, sebagian wilayah New York, Amerika Serikat (AS) kemungkinan akan dibuka kembali pada 15 Mei mendatang.

Melansir dari laman AFP, rencana pembukaan sebagian wilayah kota terpadat di Amerika Serikat ini diumunkan oleh Gubernur New York, Andrew Cuomo pada Minggu (26/4) lalu.

Andrew Cuomo mengatakan, pembukaan New York ini bertujuan untuk menghidupkan kembali sektor manufaktur dan kontruksi. Adapun Kota New York bagian utara menjadi wilayah pertama yang akan dibuka kembali. 

"Wilayah-wilayah yang memungkinkan dibuka lebih cepat adalah wilayah bagian utara," kata Cuomo.

Sementara untuk pembukaan wilayah metropolitan Kota New York, tambah Cuomo, akan sedikit lebih rumit mengingat wilayah tersebut menjadi daerah yang terkena dampak virus corona terparah di Amerika Serikat.

Selain itu, pembukaan kota metropolitan New York masih memerlukan koordinasi lebih lanjut denngan pihak berwenang di negara bagian yang berdekatan yakni New Jersey dan Connecticut.

Terkait rencana pembukaan sebagian Kota New York, Cuomo menyebut wilayah tersebut beroperasi dengan peraturan lebih lanjut, "jangan melalukan apa pun yang akan membawa orang dari penjuru dunia masuk."

Cuomo juga mengatakan, rentang jarak dua minggu sebelum tahap pembukaan selanjutnya, yang nantinya mencakup wilayah perkantoran, digunakan untuk memastikan bahwa tidak adanya lonjakan kasus akibat pembukaan tahap pertama.

Pun dirinya menekankan bahwa keputusan akhir soal rencana pembukaan New York, tetap berpaku pada kondisi sebaran kasus virus corona di kota tersebut.

Menurut Cuomo, pembukaan New York secara penuh hanya bisa dilakukan setelah aktivitas di sekolah kembali dibuka dan berjalan dengan normal.

Menurut laporan pada Minggu (26/4), New York mencatat adanya 367 kematian dalam sehari. Angka tersebut merupakan jumlah terendah sejak 30 Maret, dengan 332 kasus kematian dalam sehari.

Hingga Senin (27/4), pandemi virus corona telah menewaskan 16.966 warga New York.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

33 WNI Positif Covid-19 di New York, 10 Orang di Antaranya Meninggal Dunia

33 WNI Positif Covid-19 di New York, 10 Orang di Antaranya Meninggal Dunia

News | Senin, 27 April 2020 | 15:23 WIB

Kota New York bak Kota Mati saat Pandemi Covid-19

Kota New York bak Kota Mati saat Pandemi Covid-19

Video | Senin, 27 April 2020 | 09:05 WIB

Andrew Cuomo Sebut Virus Corona Masuk ke New York dari Eropa, Bukan China

Andrew Cuomo Sebut Virus Corona Masuk ke New York dari Eropa, Bukan China

News | Sabtu, 25 April 2020 | 06:33 WIB

Terkini

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:11 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:03 WIB

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB