Unggah Foto Telanjang, Dokter Protes Kurang APD Anti Virus Corona

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Selasa, 28 April 2020 | 15:42 WIB
Unggah Foto Telanjang, Dokter Protes Kurang APD Anti Virus Corona
Blanke Bedenken, kelompok dokter di Jerman protes kurang APD dengan foto telanjang (blankebedenken.org)

Suara.com - Kekurangan alat pelindung diri (APD), membuat sekelompok dokter di Jerman mengunggah foto telanjang sebagai bentuk protes. Gerakan kampanye ini disebut Blanke Bedenken.

Para anggota kelompok Blanke Bedenken mengatakan mereka merasa sangat berisiko terkena virus corona. Bahkan permintaan untuk bantuan APD selama beberapa bulan tidak diindahkan.

Disadur dari The Guardian, Senin (27/4/2020), Ruben Bernau, seorang dokter umum dalam kelompok tersebut mengatakan kepada Ärztezeitung bahwa ia dan timnya tidak cukup diperlengkapi dengan APD untuk menghadapi virus.

"Ketelanjangan adalah simbol betapa rapuhnya kita tanpa perlindungan," kata Bernau.

Para dokter berpose telanjang di depan kamera. Mereka berlindung di balik kertas, buku, tisu toilet, peralatan medis, dan blok resep.

Menurut Christian Rechtenwald, seorang dokter umum, kelompok itu terinspirasi oleh aksi dokter asal Prancis, Alain Colombié.

Alain memamerkan foto telanjang saat praktik setelah menggambarkan dirinya dan sesama dokter sebagai "serdadu umpan meriam" dalam perang melawan pandemi Covid-19.

Jana Husemann, dokter umum lain, mengatakan, "Tentu saja kami ingin terus merawat pasien yang masih perlu menerima pemeriksaan. Untuk itu kami membutuhkan APD yang tepat.

Lalu seorang dokter lainnya mengatakan "Saya terlatih untuk menjahit luka. Mengapa saya sekarang harus menjahit masker saya sendiri?"

baca juga

Dokter-dokter di Jerman telah berulang kali meminta lebih banyak APD sejak kedatangan virus di Jerman pada akhir Januari.

Menurut The Guardian, perusahaan Jerman yang membuat APD telah meningkatkan kapasitas produksi tetapi tidak mampu memenuhi permintaan. Praktik medis, klinik dan panti jompo telah sering meminta masker, kacamata, sarung tangan dan celemek dan mengatakan kebutuhan mereka hampir tidak terpenuhi.

Kelangkaan APD ini diperparah dengan laporan pencurian desinfektan dan masker dari rumah sakit. Polisi di sana menyalahkan geng kriminal terorganisir atas pencurian tersebut.

Asosiasi asuransi kesehatan Jerman mengungkapkan sebuah penelitian baru-baru ini. Menurutnya, saat ini dokter kekurangan lebih dari 100 juta masker sekali pakai, hampir 50 juta masker filter, lebih dari 60 juta celemek sekali pakai, dan jumlah sarung tangan sekali pakai yang serupa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Terakhir Tunangan kepada dr Mikhael Robert: Kamu Membuatku Bangga

Pesan Terakhir Tunangan kepada dr Mikhael Robert: Kamu Membuatku Bangga

Health | Selasa, 28 April 2020 | 13:05 WIB

Pengalaman Suami Istri Perawat saat Lawan Covid-19

Pengalaman Suami Istri Perawat saat Lawan Covid-19

Video | Selasa, 28 April 2020 | 11:15 WIB

Inggris Kekurangan APD, Penjahit Kostum di London Bersatu Bikin Baju Medis

Inggris Kekurangan APD, Penjahit Kostum di London Bersatu Bikin Baju Medis

News | Selasa, 28 April 2020 | 01:05 WIB

Pesan Terakhir Sebelum dr Mikhael Robert Wafat: Saya Bangga Jadi Dokter

Pesan Terakhir Sebelum dr Mikhael Robert Wafat: Saya Bangga Jadi Dokter

Health | Selasa, 28 April 2020 | 07:05 WIB

Gugur Saat Tangani Corona, Unggahan Terakhir Dokter Muda Ini Bikin Salut

Gugur Saat Tangani Corona, Unggahan Terakhir Dokter Muda Ini Bikin Salut

Tekno | Senin, 27 April 2020 | 19:15 WIB

Terkini

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:54 WIB

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:43 WIB

×