Disangka Sudah Meninggal, Pasien Covid-19 Ini Ternyata Masih Hidup

Dany Garjito Suara.Com
Selasa, 28 April 2020 | 20:16 WIB
Disangka Sudah Meninggal, Pasien Covid-19 Ini Ternyata Masih Hidup
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Sudah dinyatakan meninggal, pasien virus corona atau covid-19 ini ternyata masih hidup. Peristiwa janggal tapi juga mengerikan ini dialami seorang perempuan Ekuador.

Perempuan berusia 74 tahun di Kota Guayaquil ini telah dinyatakan meninggal dunia akibat covid-19. Keluarganya bahkan sudah mendapat kiriman abu jenazahnya. Namun ternyata yang bersangkutan ditemukan masih bernyawa.

Diberitakan BBC News Indonesia -- jaringan Suara.com, kisah ini bermula ketika Alba Maruri dimasukkan ke rumah sakit bulan lalu dengan kondisi demam tinggi dan kesulitan bernapas, sebagaimana dilaporkan harian setempat, El Comercio.

Pada 27 Maret, keluarganya mendapat informasi bahwa dia telah meninggal dunia. Mereka ditunjukkan sesosok mayat di kamar jenazah rumah sakit, namun mereka harus melihat dari jauh karena risiko penularan Covid-19.

Keponakan Maruri, Jaime Morla, mengatakan kepada para pegawai rumah sakit bahwa dirinya mengira jasad itu adalah tantenya.

"Saya takut melihat wajahnya. Posisi saya satu setengah meter [dari jenazah]. Rambutnya sama, warna kulitnya sama," kata Morla kepada kantor berita AFP.

Jenazah itu kemudian dibawa untuk dikremasi dan abunya dikirim ke keluarga Maruri.

Pada Kamis (23/04), Maruri bangun dari koma. Dia mengatakan namanya kepada para dokter yang takjub. Dia bahkan mampu menyebutkan nomor telepon rumahnya dan meminta tim dokter menghubungi adik perempuannya, Aura, untuk datang menjemput.

Keluarganya luar biasa gembira akan berita ini, akan tetapi di sisi lain mereka juga bertanya-tanya abu jenazah siapa yang dikirimkan kepada mereka.

Baca Juga: Imbas Corona, Secuil Pelanggan Mampir ke Pangkas Rambut Legendaris Ko Tang

"Ini mukjizat. Selama hampir sebulan kami mengira dia meninggal. Bayangkan. Dan saya punya abu jenazah milik orang lain," kata Aura.

Satu tim dari rumah sakit kemudian mendatangi rumah keluarga Maruri untuk meminta maaf, seperti dilaporkan El Comercio. Mereka beralasan rumah sakit saat itu dalam kondisi kisruh karena banyaknya jumlah pasien Covid-19 dan kematian akibat virus tersebut.

Pihak keluarga mengatakan mereka ingin pihak berwenang memberikan kompensasi dan uang pengganti proses kremasi.

Disebutkan pula bahwa Maruri juga harus membeli kasur baru karena kasur lama sudah dibuang keluarganya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI