Rapid Test, 6 Sopir Taksi Blue Bird Positif Virus Corona

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 29 April 2020 | 13:43 WIB
Rapid Test, 6 Sopir Taksi Blue Bird Positif Virus Corona
Rapid test virus corona. (Antara)

Suara.com - Sebanyak 6 sopir taksi Blue Bird positif virus corona berdasarkan hasil rapid test. Hal itu dipastikan Tim Gugus Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Keenam supir taksi Blue Bird itu dari perusahaan Blue Bird Mataram. Terkait dengan itu, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) penanganan COVID-19, sopir taksi Blue Bird positif virus corona itu harus menjalani isolasi di Wisama Nusantara atau LPMP NTB.

"Dari 34 sopir taksi yang sudah melakukan rapid test COVID-19, enam di antaranya dinyatakan reaktif. Sedangkan sisanya nonreaktif," kata Anggota Tim Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Mataram sekaligus Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mataram I Nyoman Swandiasa di Mataram, Rabu.

Saat ini, satgas akan berkoordanasi dengan pimpinan Blue Bird agar mengistirahatkan sementara sopir taksi Blue Bird positif virus corona itu segera proaktif untuk isolasi diri guna menghindari terjadinya penularan ke warga lain.

"Setelah isolasi, ada dua cara apakah para sopir yang reaktif ini langsung diswab atau menunggu 7-10 hari untuk rapid test ulang. Itu tergantung dari kesiapan RSUD Kota Mataram," katanya.

Dikatakan, kegiatan rapid test COVID-19 bagi sopir taksi di Kota Mataram itu merupakan salah satu program jemput bola pemerintah kota dalam upaya memutus rantai penyebaran wabah COVID-19, terutama untuk klaster yang ada di Mataram.

"Untuk sopir taksi, jumlah sasarannya ditargetkan sekitar 430 orang orang. Namun yang menjalani rapid tes sampai saat ini belum mencapai 50 orang, padahal kegiatan rapid test di RSUD Mataram sudah dimulai sejak kemarin (Rabu 28/4)," katanya.

Terkait dengan itu, pihaknya berharap agar para sopir taksi bisa kooperatif dan membantu pemerintah melakukan percepatan penanganan wabah COVID-19 ini, apalagi pelayanan rapid test tersebut diberikan secara gratis.

"Itu merupakan salah satu bentuk pelayanan optimal kita ke masyarakat di tengah pandemi COVID-19. Selain sopir taksi, sejumlah perusahaan ojek online (ojol) juga sudah kami surati untuk mengarahkan para pengendaranya melakukan rapid test COVID-19 di RSUD Mataram," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSBB Bogor Diperpanjang, Petugas: Pengendara Melanggar Kena Sanksi Push Up

PSBB Bogor Diperpanjang, Petugas: Pengendara Melanggar Kena Sanksi Push Up

Jabar | Rabu, 29 April 2020 | 13:32 WIB

Di Hadapan UNDP, Ridwan Kamil Paparkan 5 Strategi Tanggap Covid-19 di Jabar

Di Hadapan UNDP, Ridwan Kamil Paparkan 5 Strategi Tanggap Covid-19 di Jabar

Jabar | Rabu, 29 April 2020 | 13:35 WIB

Puluhan Mobil Dihadang Mudik ke Bandung, Disuruh Putar Balik ke Depok

Puluhan Mobil Dihadang Mudik ke Bandung, Disuruh Putar Balik ke Depok

Jabar | Rabu, 29 April 2020 | 13:29 WIB

Terkini

Tembus Top 6 Dunia, Startup Binaan Pertamina Bawa Nama Indonesia di Ajang Inovasi Sosial Global

Tembus Top 6 Dunia, Startup Binaan Pertamina Bawa Nama Indonesia di Ajang Inovasi Sosial Global

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:37 WIB

Kejagung Pamerkan Tumpukan Uang Rp10,2 Triliun Setinggi 2 Meter Hasil Denda Kehutanan

Kejagung Pamerkan Tumpukan Uang Rp10,2 Triliun Setinggi 2 Meter Hasil Denda Kehutanan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:32 WIB

Blok M Disorot! Polisi Dalami Jaringan Prostitusi Anak yang Diduga Libatkan Warga Negara Jepang

Blok M Disorot! Polisi Dalami Jaringan Prostitusi Anak yang Diduga Libatkan Warga Negara Jepang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:25 WIB

Tidak Ada Pertimbangan, Spontan Saja: Pengakuan Anggota BAIS TNI soal Penyiraman Andrie Yunus

Tidak Ada Pertimbangan, Spontan Saja: Pengakuan Anggota BAIS TNI soal Penyiraman Andrie Yunus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:20 WIB

Imbas Konflik Timur Tengah, Calbee Ganti Kemasan Camilan Jadi Hitam Putih

Imbas Konflik Timur Tengah, Calbee Ganti Kemasan Camilan Jadi Hitam Putih

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat

Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:46 WIB

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:38 WIB

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB

Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?

Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB

Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis

Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:28 WIB