Blok M Disorot! Polisi Dalami Jaringan Prostitusi Anak yang Diduga Libatkan Warga Negara Jepang

Muhammad Yasir | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2026 | 13:25 WIB
Blok M Disorot! Polisi Dalami Jaringan Prostitusi Anak yang Diduga Libatkan Warga Negara Jepang
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. [Antara]
  • Polda Metro Jaya sedang menyelidiki dugaan prostitusi anak di Blok M yang melibatkan warga negara asing asal Jepang.
  • Penyelidikan dilakukan oleh lintas direktorat menyusul viralnya unggahan di media sosial X mengenai praktik eksploitasi seksual anak.
  • Polisi mengimbau masyarakat untuk melaporkan informasi terkait kasus ini melalui layanan 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.

Suara.com - Polda Metro Jaya masih mendalami dugaan praktik prostitusi anak di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, yang ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul dugaan keterlibatan warga negara asing (WNA) asal Jepang.

Kasus ini mencuat usai beredarnya tangkapan layar unggahan berbahasa Jepang di media sosial X yang diduga membahas praktik eksploitasi seksual anak di Indonesia secara terbuka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan penyelidikan masih dilakukan lintas direktorat, termasuk melibatkan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA/PPO), Direktorat Siber, hingga Polres Metro Jakarta Selatan.

“Prostitusi di Blok M kami jelaskan itu masih dalam pendalaman Direktorat PPA/PPO beserta Direktorat Siber, termasuk Polres Metro Jakarta Selatan terkait informasi,” kata Budi di Mapolda Metro Jaya, Rabu (13/5/2026).

Polda Metro Jaya juga meminta masyarakat yang mengetahui adanya dugaan eksploitasi seksual terhadap anak untuk segera melapor kepada kepolisian.

“Kami menyampaikan apabila ada masyarakat yang mengerti memahami mengetahui tentang seluk-beluk kejadian tersebut silakan laporkan kepada layanan 110 Polri. Kami pasti akan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Prostitusi anak di Blok M diduga libatkan WNA Jepang. [tangkapan layar]
Prostitusi anak di Blok M diduga libatkan WNA Jepang. [tangkapan layar]

Selain dugaan kasus di Blok M, polisi turut menyinggung adanya dugaan aktivitas serupa yang pernah ditangani di kawasan Tamansari, Jakarta Barat.

Menurut Budi, kasus tersebut terjadi sekitar tahun 2024 hingga 2025 dan sempat ditangani Polres Metro Jakarta Barat.

“Itu kejadian lebih kurang 2024 atau 2025. Kami sudah mengkonfirmasi melalui Kasat Reskrim sudah pernah ditangani,” ungkapnya.

Namun, dari hasil pemeriksaan saat itu, perempuan yang terlibat disebut telah berusia dewasa atau di atas 18 tahun sehingga polisi belum menemukan unsur pidana prostitusi anak.

“Dan warga negara asing ini pada saat datang ke Indonesia sudah berkomunikasi langsung tidak menggunakan jasa seorang mami ataupun perantara sehingga belum ditemukan adanya tindak pidana prostitusi yang di Jakarta Barat,” jelasnya.

Sebelumnya, media sosial X dihebohkan dengan dugaan jaringan pedofilia yang melibatkan sejumlah WNA Jepang di kawasan Blok M. Dugaan itu mencuat setelah akun X @bnfi_id mengaku menerima laporan dari akun @hunter_tnok terkait praktik prostitusi anak di Indonesia.

Dalam unggahan yang beredar, sejumlah akun berbahasa Jepang disebut membahas lokasi, pengalaman, hingga dugaan dokumentasi korban dalam praktik eksploitasi seksual anak yang diduga terjadi di Indonesia sepanjang 2025 hingga 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar

Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:31 WIB

Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pemalsuan Gelar Akademis

Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pemalsuan Gelar Akademis

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:34 WIB

Terkini

Tidak Ada Pertimbangan, Spontan Saja: Pengakuan Anggota BAIS TNI soal Penyiraman Andrie Yunus

Tidak Ada Pertimbangan, Spontan Saja: Pengakuan Anggota BAIS TNI soal Penyiraman Andrie Yunus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:20 WIB

Imbas Konflik Timur Tengah, Calbee Ganti Kemasan Camilan Jadi Hitam Putih

Imbas Konflik Timur Tengah, Calbee Ganti Kemasan Camilan Jadi Hitam Putih

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat

Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:46 WIB

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:38 WIB

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB

Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?

Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB

Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis

Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:28 WIB

Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan

Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:20 WIB

Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total

Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:07 WIB

Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi

Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:02 WIB