Wanita Disebut Tak Boleh Memimpin, Susi Pudjiastuti Kasih Jawaban Telak

Rendy Adrikni Sadikin, Farah Nabilla

Kamis, 30 April 2020 | 08:15 WIB
Wanita Disebut Tak Boleh Memimpin, Susi Pudjiastuti Kasih Jawaban Telak
Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (YouTube/Kementerian Kelautan dan Perikanan)

Suara.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menanggapi komentar seorang pengguna Twitter yang menyebut bahwa perempuan tak boleh menjadi pemimpin.

Mulanya, nama Susi Pudjiastuti masuk dalam daftar polling sosial media yang dibuat oleh Abdul Rani Rasjid, sosok yang dulu pernah menggegerkan publik dunia maya dengan mengajukan diri sebagai capres melalui Twitter.

Kali ini, Rasjid yang telah berganti akun, muncul dengan membuat polling pada Rabu (29/42002) dengan tema capres pada tahun 2024.

Dari pilihan polling tersebut terdapat empat nama yaitu Susi Pudjiastuti, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan dirinya sendiri Abdul Rani Rasjid.

Polling ini pun cukup mendapat perhatian masyarakat Twitter bahkan sempat di-retweet oleh Susi Pudjiastuti.

Nama Susi Pudjiastuti pun menempati urutan teratas dengan jumlah suara polling sebesar 45.7%.

Namun, seorang warganet mengomentari polling tersebut. Ia menganggap bahwa perempuan tidak boleh jadi pemimpin negara.

"Dalam ajaran agama Islam, tidak boleh seorang wanita jadi pemimpin negara. Itu haram hukumnya," tulis warganet tersebut (30/4/2020).

Tak disangka, komentar tersebut justru mendapat perhatian langsung dari sang Eks Menteri.

baca juga

"Di negeri saya Indonesia itu boleh Pak," tulis Susi (3/4/2020).

Cuitan Susi soal pemimpin tak boleh perempuan. (Twitter/@susipudjiastuti)
Cuitan Susi soal pemimpin tak boleh perempuan. (Twitter/@susipudjiastuti)

Tanggapan singkat Susi ini langsung diserbu dan disetujui oleh kebanyakan warganet.

Beberapa warganet menyayangkan dengan sikap seseorang yang masih saja memandang perbedaan gender dalam pemerintahan.

"Di Indonesia tidak ada pembatasan gender untuk menjadi pemimpin. Kalau tidak ada pemimpin pria yang hebat dan transformasional, saatnya perempuan menjadi pemimpin," tulis seorang warganet.

Senada dengan komentar di atas, warganet lainnya menambahkan, "Tenggelamkan bu! Selagi pemimpin perempuan tersebut memiliki kapabilitas untuk memimpin, kenapa tdak. Selagi dia mampu, ya beri kesempatan, tegur ketika salah, apresiasi ketika benar. Mau dia seseorang yang berjenis kelamin laki-laki ataupun perempuan".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Buka Toko di Klaten Takut Logo Diganti, Kaesang Sindir Bupati Klaten?

Mau Buka Toko di Klaten Takut Logo Diganti, Kaesang Sindir Bupati Klaten?

News | Rabu, 29 April 2020 | 16:27 WIB

PDKT, Chat Warganet Ini Baru Dibalas 8 Tahun Kemudian

PDKT, Chat Warganet Ini Baru Dibalas 8 Tahun Kemudian

Tekno | Rabu, 29 April 2020 | 08:30 WIB

Kirim Chat Absurd ke Dosen, Alasan Mahasiswa Ini Bikin Ngakak

Kirim Chat Absurd ke Dosen, Alasan Mahasiswa Ini Bikin Ngakak

Tekno | Selasa, 28 April 2020 | 10:00 WIB

Terkunci di Kamar Mandi, Bukan Telepon Minta Tolong Malah....

Terkunci di Kamar Mandi, Bukan Telepon Minta Tolong Malah....

Tekno | Selasa, 28 April 2020 | 09:00 WIB

Dikira Adonan Donat, Ternyata Begini Proses Pembuatan Piringan Hitam

Dikira Adonan Donat, Ternyata Begini Proses Pembuatan Piringan Hitam

Tekno | Selasa, 28 April 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×