Youtuber Salat Pakai Sarung Tangan Thanos, Buntutnya Minta Maaf Akui Khilaf

Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Sabtu, 02 Mei 2020 | 16:24 WIB
Youtuber Salat Pakai Sarung Tangan Thanos, Buntutnya Minta Maaf Akui Khilaf
YouTuber RG tirukan gerakan salat pakai sarung tangan Thanos (Instagram/lambe_turah)

Suara.com - Publik dikejutkan dengan video seorang YouTuber berinisial RG menirukan gerakan salat sambil mengenakan sarung tangan tokoh Thanos dalam film Avengers:Infinity War. Aksinya tersebut menuai kecaman dari publik hingga akhirnya ia menyampaikan permohonan maaf.

Video RG menirukan gerakan salat sambil mengenakan sarung tangan Thanos tersebut telah dihapus dari akun media sosial miliknya. Namun, video tersebut telah diabadikan oleh warganet diunggah ulang oleh akun lainnya, salah satunya akun Instagram @lambe_turah.

Dalam video singkat itu, tampak RG sedang dalam posisi duduk bangun dari sujud. Ia hanya mengenakan kaus hitam dan celana pendek.

Tangan kanannya mengenakan sarung tangan Thanos. Ia berpura-pura melantunkan doa hingga akhirnya ia tak kuasa menahan tawa.

YouTuber RG tirukan gerakan salat pakai sarung tangan Thanos (Instagram/lambe_turah)
YouTuber RG tirukan gerakan salat pakai sarung tangan Thanos (Instagram/lambe_turah)

Si perekam video ikut tertawa melihat aksi RG sembari mengatakan,"Sedap! Laknat lo anj**g!" teriaknya seperti dikutip oleh Suara.com, Sabtu (2/5/2020).

Tak lama berselang setelah video tersebut panen kecaman, RG memberikan klarifikasi. Ia menyampaikan permohonan maaf karena telah menjadikan gerakan salat sebagai bahan lelucon.

"Saya memohon maaf sebesar-besarnya. Tidak seharusnya gerakan salat saya jadikan bahan lelucon. Sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya," ungkapnya.

YouTuber RG tirukan gerakan salat pakai sarung tangan Thanos (Instagram/lambe_turah)
YouTuber RG tirukan gerakan salat pakai sarung tangan Thanos (Instagram/lambe_turah)

Tak hanya itu, RG juga mengaku khilaf telah melakukan lelucon seperti itu. Ia mengklaim sudah bertaubat dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

"Saya mengakui kesalahan saya dan saya bertaubat di jalan Allah SWT. Saya khilaf. Saya mohon ampunan kepada Allah SWT atas apa yang saya lakukan," tuturnya.

Meski telah mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf, berbagai kecaman dari publik terus berdatangan. Mereka menilai RG telah melecehkan agama dengan menjadikan gerakan salat sebagai bahan lelucon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Youtuber Nenek-nenek Mbah Minto di Klaten, Begini Kisahnya

Viral Youtuber Nenek-nenek Mbah Minto di Klaten, Begini Kisahnya

Jawa Tengah | Sabtu, 02 Mei 2020 | 15:25 WIB

Tantang Iman Orang untuk Batalkan Puasa, Youtuber Hasanjr11 Minta Maaf

Tantang Iman Orang untuk Batalkan Puasa, Youtuber Hasanjr11 Minta Maaf

Entertainment | Rabu, 29 April 2020 | 18:44 WIB

Minta Orang Batalkan Puasa Pakai Rp 10 Juta, Pria Ini Ditegur Felix Siauw

Minta Orang Batalkan Puasa Pakai Rp 10 Juta, Pria Ini Ditegur Felix Siauw

News | Rabu, 29 April 2020 | 14:03 WIB

Tawarkan Uang Rp 10 Juta untuk Batalkan Puasa, YouTuber Ini Dicibir Publik

Tawarkan Uang Rp 10 Juta untuk Batalkan Puasa, YouTuber Ini Dicibir Publik

News | Senin, 27 April 2020 | 21:35 WIB

Ria Ricis Banjir Selamat, Raih 20 Juta Subscriber di YouTube

Ria Ricis Banjir Selamat, Raih 20 Juta Subscriber di YouTube

Entertainment | Senin, 27 April 2020 | 15:11 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB