Umur Nyaris Seabad, Dokter Chenay Tetap Aktif Bekerja Saat Pandemi Corona

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 03 Mei 2020 | 16:21 WIB
Umur Nyaris Seabad, Dokter Chenay Tetap Aktif Bekerja Saat Pandemi Corona
dokter Chenay yang berusia 98 tahun masih terus bekerja mengunjungi rumah jompo untuk merawat para pasiennya

Suara.com - Di masa karantina dan di tengah kesulitan tenaga kesehatan di Prancis, seorang dokter berusia 98 tahun memutuskan untuk terus bekerja, sekalipun tidak di rumah sakit.

Dr. Christian Chenay terus bekerja dalam lingkungan berisiko tinggi, terutama bagi orang dengan usia seperti dirinya.

Pria yang dijuluki dokter tertua di Prancis ini masih melakukan kunjungan rutin mingguan ke rumah jompo untuk menyediakan layanan kesehatan.

Ia berkata keputusannya untuk terus bekerja disebabkan kurangnya jumlah dokter keluarga di Prancis.

Dokter terkenal 'di garis depan upaya melawan virus corona' bunuh diri, 'Pastikan dia dianggap sebagai pahlawan' Jumlah kasus Covid-19 di AS 'tembus satu juta', Wapres AS tidak mengenakan masker saat ke RS Tips terlindung dari Covid-19 dan mencegah penyebaran sesuai petunjuk WHO

Prancis merupakan salah satu negara paling terdampak penyebaran virus corona di Eropa dengan jumlah kematian lebih dari 23.000 jiwa dan angka infeksi terkonfirmasi lebih dari 129.000 orang.

Seperti banyak negara lain di dunia, sistem kesehatan di Prancis juga mengalami tekanan akibat banyaknya pasien yang harus dirawat, termasuk di unit perawatan intensif.

Ketakutan

Dr. Chenay masih merawat pasien di tengah-tengah kebijakan pembatasan gerak di Prancis.

Semua orang ketakutan. Saya selalu berhati-hati. Istri saya khawatir saya membawa pulang virus ke rumah, dan itu ada benarnya," ujarnya.

Ia telah menutup tempat praktiknya sejak pemberlakuan karantina di Prancis.

Namun ia masih membuka konsultasi virtual dengan pasien dan seminggu sekali mengunjungi rumah perawatan orang tua atau rumah jompo.

Saya tak bisa mengabaikan mereka di tengah pandemi seperti ini, katanya. Mereka tak bisa mengurus diri sendiri."

Rumah jompo merupakan tempat yang sangat rentan di tengah-tengah pandemi, tetapi Dr Chenay masih tetap bekerja di sana.

Kami sangat beruntung. Tidak ada kasus positif Covid-19 di rumah-rumah perawatan bagi orang tua, katanya.

Jika ada kasus positif terinfeksi corona, ini akan jadi bencana. Kita tak mau kan, 20 dari 60 orang yang ada di sana meninggal dunia?

Ketika ditanya apakah dirinya akan berhenti bekerja, Dr Chenay menjawab:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gawat! Minggu 3 Mei Pasien Positif Corona di Indonesia Tembus 11.192 Orang

Gawat! Minggu 3 Mei Pasien Positif Corona di Indonesia Tembus 11.192 Orang

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 16:16 WIB

Kasus Corona di Afrika Tembus 41.000 Lebih

Kasus Corona di Afrika Tembus 41.000 Lebih

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 16:09 WIB

Tak Punya Uang, Tukang Becak dan Keluarga Cuma Makan Pakai Bumbu Penyedap

Tak Punya Uang, Tukang Becak dan Keluarga Cuma Makan Pakai Bumbu Penyedap

News | Minggu, 03 Mei 2020 | 16:09 WIB

Imbas Corona, Mahasiswa Unnes Tuntut Pengembalian Biaya UKT

Imbas Corona, Mahasiswa Unnes Tuntut Pengembalian Biaya UKT

Jawa Tengah | Minggu, 03 Mei 2020 | 16:05 WIB

Nasib Pengojek Sepeda Ditengah Corona,  Hanya Dapat Rp10 Ribu Sehari

Nasib Pengojek Sepeda Ditengah Corona, Hanya Dapat Rp10 Ribu Sehari

Foto | Minggu, 03 Mei 2020 | 16:00 WIB

Peneliti Temukan Virus Corona Covid-19 Sebabkan Gumpalan Darah di Paru-paru

Peneliti Temukan Virus Corona Covid-19 Sebabkan Gumpalan Darah di Paru-paru

Health | Minggu, 03 Mei 2020 | 16:17 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Minggu, 3 Mei 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Minggu, 3 Mei 2020

Video | Minggu, 03 Mei 2020 | 15:51 WIB

Terkini

Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG

Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:10 WIB

Darurat Kekerasan di Daycare, HNW Desak Negara Hadir dan Tindak Tegas Pelaku

Darurat Kekerasan di Daycare, HNW Desak Negara Hadir dan Tindak Tegas Pelaku

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:07 WIB

Kabar Duka dari Tanah Suci: Calon Haji Asal Bengkulu Wafat Usai Beribadah di Masjid Nabawi

Kabar Duka dari Tanah Suci: Calon Haji Asal Bengkulu Wafat Usai Beribadah di Masjid Nabawi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:03 WIB

101 Terduga Perusuh May Day Dipulangkan, Polda Metro Jaya Kini Buru Aktor Intelektual dan Pendana

101 Terduga Perusuh May Day Dipulangkan, Polda Metro Jaya Kini Buru Aktor Intelektual dan Pendana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:29 WIB

Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta

Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17 WIB

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:35 WIB

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:57 WIB

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:52 WIB

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:45 WIB

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:32 WIB