WhatsApp: NSO Group Perusahaan Israel Terlibat Peretasan Akun Pengguna

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Senin, 04 Mei 2020 | 13:07 WIB
WhatsApp: NSO Group Perusahaan Israel Terlibat Peretasan Akun Pengguna
Ilustrasi hacker. (Shutterstock)

Suara.com - WhatsApp menuding NSO Group, perusahaan spyware milik Isreal yang berbasis di Amerika Serikat, sangat terlibat dalam peretasan terhadap 1.400 pengguna aplikasi chat tersebut.

Manajemen WhatsApp menilai NSO Group tak hanya menjual software peretas bernama Pegasus kepada kliennya,  dalam hal ini pemerintah suatu negara dengan tujuan melacak teroris, penjahat dan sebagainya.

Dalam gugatannya, WhatsApp membeberkan temuan bahwa NSO Group memiliki andil dalam sebuah aksi peretasan alih-alih hanya menjadi penyedia software Pegasus bagi kliennya.

Dilansir The Guardian, salah satu teknisi WhatsApp yang menyelidiki kasus peretasan itu, menemukan setidaknya 720 contoh, bahwa alamat IP dalam serangan server jarak jauh itu berbasis di Los Angeles dan pusat datanya digunakan NSO.

Ilustrasi hacker atau peretas dan sebuah ponsel. [Shutterstock]
Ilustrasi hacker atau peretas dan sebuah ponsel. [Shutterstock]

"NSO menggunakan jaringan komputer untuk memantau dan memperbarui Pegasus setelah ditanam di perangkat pengguna," tulis pernyataan resmi WhatsApp dilansir The Guardian, Senin (4/5/2020).

"Komputer yang dikontrol NSO ini berfungsi sebagai pusat saraf di mana NSO mengendalikan operasi dan penggunaan pelanggan Pegasus."

NSO sendiri telah membantah tudingan tersebut. Dalam pengajuan hukum, mereka mengaku tak punya akses kepada klien yang telah memesan software Pegasus.

Karena itu, lanjut pernyataan NSO, mereka sama sekali tak tahu siapa-siapa saja orang atau kelompok yang menjadi target peretasan pemerintahan suatu negara.

Ilustrasi hackers. [Shutterstock]
Ilustrasi hackers. [Shutterstock]

Namun, pembelaan itu langsung dibantah oleh seorang ahli bernama John Scott-Railton dari Citizen Lab yang turut bekerja sama dengan WhatsApp dalam kasus ini.

baca juga

Dia mengatakan bahwa NSO memiliki kendali terhadap server yang terlibat dalam suatu peretasan. Perusahaan akan memiliki log, termasuk alamat IP dari pengguna WhatsApp yang jadi sasaran peretasan.

“Apakah NSO melihat log itu atau tidak, siapa yang tahu? Tetapi fakta bahwa itu bisa dilakukan bertentangan dengan apa yang mereka katakan,” kata Scott-Railton.

Aplikasi ciptaan NSO Group, yakni Pegasus memang tengah ramai dibicarakan, tak terkecuali di Indonesia.

Peretasan akun WhatsApp yang dialami aktivis dan peneliti kebijakan publik Ravio Patra diduga juga melibatkan software Pegasus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Targetkan Universitas di Inggris, Iran dan Rusia Curi Data Vaksin Covid-19

Targetkan Universitas di Inggris, Iran dan Rusia Curi Data Vaksin Covid-19

Tekno | Senin, 04 Mei 2020 | 12:30 WIB

Terkini

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:04 WIB

Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi

Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×