Virus corona: Iming-iming pinjaman uang mafia di Italia di tengah pandemi Covid-19 - 'Hanya bisa berpikir bagaimana bisa bertahan'

Reza Gunadha

Senin, 04 Mei 2020 | 14:12 WIB
Virus corona: Iming-iming pinjaman uang mafia di Italia di tengah pandemi Covid-19 - 'Hanya bisa berpikir bagaimana bisa bertahan'
[BBC]

Kekuatan terbesar dari mafia berasal dari basis lokal lingkungan mafia itu berasal.

"Pada masa krisis virus corona, ini akan terjadi terus dan terus," kata Gratteri.

Akan tetapi, menerima bantuan dari mafioso, bahkan bantuan terkecil sekalipun, adalah sangat berbahaya.

Itu adalah penjelasan kunci yang disampaikan oleh Enza Rando yang bekerja di sebuah organisasi anti-mafia.

"Mafia tak pernah melakukan sesuat karena murah hati. Konsep itu tak ada bagi mereka," ujarnya.

"Yang mereka tahu adalah mereka selalu minta imbalan atas apa yang lakukan."

Di tepi jurang

Marcello* memiliki restoran di pusat kota Palermo yang sudah tutup sejak Maret.

"Saya hanya menunggu mafioso muncul dan membeli restoran saya," katanya.

"Saya yakin saya tidak akan pernah bisa membukanya kembali."

baca juga

Semuanya sangat mudah, menurut Marcello.

Seseorang mengetuk pintu Anda dan mengajukan penawaran. Saat itulah Anda menegosiasikan harga.

Kemudian, seseorang mentransfer sebagian uang ke akun Anda. Anda mendapatkan sisanya secara tunai. Dan itulah aspek yang paling memikat.

"Akan sangat sulit bagi saya untuk menolak tawaran semacam itu," sebut Marcello.

"Saat ini, bisnis saya sedang tenggelam. Dan ketika seseorang melempar pelampung kepada Anda, Anda bisa memilih untuk tenggelam dengan cita-citamu atau berenang."

Awalnya, mafia tidak meminta imbalan apa pun. Tetapi ini adalah pertolongan yang harus dibayar kembali dalam beberapa bentuk.

Dan mafia akan selalu kembali untuk mengumpulkan, kata mantan mafioso Mutolo.

Ketika pemilu daerah kian dekat, dia akan muncul di hadapan orang-orang yang dia bantu dan mengatakan: "Ciao bella, ingat saya? Saya sudah membantu Anda ketika Ada membutuhkan saya. Sekarang, saya membutuhkan Anda. Dan yang saya minta adalah Anda memilih kandidat ini,"

Praktik ini dikenal dengan "voto di scambio", atau membeli pemilih.

Rentenir

Mafia selalu berharap akan adanya krisis global dan pandemi global ini seperti mimpi menjadia nyata.

"Mereka memiliki banyak uang yang tersedia," ujar Mutolo.

"Mereka lebih efisien ketimbang pemerintah dalam hal membantu orang yang membutuhkan."

Dan itulah yang terjadi pada Antonio* dan istrinya Francesca*.

Mereka memiliki toko daging di kota kecil bercat putih di Apulia, di Italia selatan.

Beberapa hari silam, salah satu pelanggannya datang ke toko dan menawarkan uang tunai untuk membantu mereka.

Entah bagaimana, dia mengetahui bahwa usaha pasangan tersebut terpukul karena karantina.

"Kami saling menatap mata. Hati kami berdebar dan kami segera menyadari apa yang sedang terjadi. Menerima [uang tersebut] akan berbahaya," kata Antonio.

Dia dan istrinya menolak tawaran itu.

Pemberian pinjaman adalah bisnis inti mafia. Mereka memberikan pinjaman dengan tingkat bunga yang sangat rendah.

Tetapi "dermawan" itu pasti akan mulai menunjukkan "wajahnya yang jelek", menurut penyelidik anti-mafia Gratteri.

"Dan kemudian, penderitaan yang lambat dimulai. Tujuan utama mafioso bukanlah untuk menghasilkan uang, tetapi untuk mengambil alih bisnis dan menggunakannya untuk mencuci uang."

Tidak ada tempat untuk berlindung

Sejak karantina dimulai, laporan jumlah orang yang menelpon saluran bantuan bagi korban rentenir melonjak 100% - terutama dari usaha kecil.

"Jika pemerintah Italia tidak mampu membantu orang-orang ini, mereka akan dilemparkan ke pelukan mafia", kata Attilio Simeone, yang bekerja untuk saluran bantuan.

Seiring dunia yang menghadapi krisis terburuk setelah Depresi Besar - dengan PDB Italia diperkirakan turun 9,1% - banyak warga Italia akan semakin kewalahan.

"Ini adalah momen yang sangat disukai oleh mafia," ujar Enza Rando.

"Saat ini, waktu adalah kunci."

Dia, sama seperti pakar anti-mafia lain, mendesar pemerintah Italia untuk memberi bantuan finansial kepada warganya dan bisnis mereka sebelum mafia mengambil alih menawarkan uang panas.

Terlambat

Pemerintah Italia mengatakan akan memberi bantuan pinjaman senilai 25.000 euro bagi tempat usaha yang membutuhkan.

Namun Marcello tak berniat untuk meminta bantuan pinjaman pemerintah.

"Akan sangat sulit untuk melunasinya. Semua toko yang akan buka kembali harus mematuhi peraturan jaga jarak. Ini artinya semakin sedikit pelanggan, semakin sedikit pemasukan."

Dia mengatakan semua pemilik restoran yang dia tahu merasa bahwa menjual tempat usahanya kepada mafia adalah satu-satunya pilihan mereka

"Saya merasa gagal total," kata Marcello.

"Saya selalu mengutuk mafia, dan saya akan mengkhianati semua yang pernah saya percayai."

*Beberapa nama telah diubah untuk melindungi identitas narasumber.

Ilustrasi oleh Jilla Dastmalchi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mafia Pajak Gayus Tambunan Dikabarkan Meninggal Dunia di Papua Hoax

Mafia Pajak Gayus Tambunan Dikabarkan Meninggal Dunia di Papua Hoax

Jabar | Kamis, 30 April 2020 | 14:55 WIB

Italia Siap Cabut Lockdown 4 Mei

Italia Siap Cabut Lockdown 4 Mei

News | Selasa, 28 April 2020 | 05:43 WIB

Angka Kematian Covid-19 Turun, Italia Longgarkan Lockdown Per 4 Mei

Angka Kematian Covid-19 Turun, Italia Longgarkan Lockdown Per 4 Mei

News | Senin, 27 April 2020 | 07:53 WIB

Anggota Polisi Bikin Lagu Rock soal Mafia Bola

Anggota Polisi Bikin Lagu Rock soal Mafia Bola

Entertainment | Sabtu, 25 April 2020 | 17:19 WIB

Mafia Alat Kesehatan Aji Mumpung di Tengah Pandemi Covid-19

Mafia Alat Kesehatan Aji Mumpung di Tengah Pandemi Covid-19

Bisnis | Rabu, 22 April 2020 | 06:09 WIB

Ekonomi Goyah, Italia Longgarkan Lockdown Mulai 4 Mei

Ekonomi Goyah, Italia Longgarkan Lockdown Mulai 4 Mei

News | Selasa, 21 April 2020 | 22:09 WIB

Terkini

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 07:58 WIB

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 07:50 WIB

×