RS Prancis Sudah Temukan Covid-19 Sejak Desember 2019, Pasien Nol?

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 05 Mei 2020 | 13:47 WIB
RS Prancis Sudah Temukan Covid-19 Sejak Desember 2019, Pasien Nol?
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona covid-19 turut mewabah di Prancis dan memakan korban jiwa yang cukup banyak. Pemerintah Prancis mengonfirmasi kasus pertamanya pada 24 Januari 2020.

Melansir The Guardian, sebuah rumah sakit Prancis melakukan tes ulang pada sampel dari pasien pneumonia lama dan menemukan virus corona paling awal terjadi pada tanggal 27 Desember 2020.

Dr Yves Cohen, kepala resusitasi rumah sakit Avicenne-Jean Verdier, Paris, mengatakan kepada BFM TV bahwa para peneliti telah menguji ulang 24 sampel pasien yang dirawat pada bulan Desember dan Januari. Semua sampel tersebut awalnya negatif flu.

"Dari 24, kami menemukan satu yang positif terinfeksi COVID-19 pada 27 Desember," ungkapnya dikutip dari The Guardian.

Dr Cohen menjelaskan, awalnya sampel dikumpulkan untuk uji deteksi flu menggunakan alat tes PCR, alat tersebut juga dapat digunakan untuk mendeteksi virus corona. Setiap sampel diuji beberapa kali untuk memastikan tidak ada kesalahan.

Mengetahui siapa yang pertama kali terjangkit COVID-19 memang sangat penting, untuk memahami bagaimana virus tersebut menyebar.

Namun, Dr Cohen mengatakan masih terlalu dini untuk mengetahui apakah pasien tersebut adalah "pasien nol" di Prancis.

Dr Cohen juga menjelaskan bahwa kondisi pasien tersebut selamat dan penyelidikan untuk melacak kontaminasi pertama telah dilakukan oleh pihak berwenang.

"Dia sakit selama 15 hari dan menginfeksi kedua anaknya, tetapi bukan istrinya yang bekerja di supermarket," katanya.

"Dia kaget. Dia tidak mengerti bagaimana dia bisa terinfeksi. Dia juga tidak melakukan perjalanan. Satu-satunya kontak yang dia pernah lakukan adalah dengan istrinya." jelas Dr Cohen.

Menuru Dr Cohen, istri pria tersebut bekerja di samping kedai sushi yang dekat dengan orang-orang asal China. Namun belum jelas apakah orang-orang tersebut melakukan perjalanan ke China.

"Kami bertanya-tanya apakah dia asymptomatic (pasien yang tidak menunjukan gejala)?," ujar Dr Cohen.

"Dia mungkin 'pasien nol', tapi mungkin ada orang lain di daerah lain (yang lebih dulu terpapar). Semua PCR negatif untuk pneumonia harus diuji ulang. Ada kemungkinan virus itu menyebar," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prancis Catatkan Kematian Terendah, COVID-19 Diklaim Ada Sejak Tahun Lalu

Prancis Catatkan Kematian Terendah, COVID-19 Diklaim Ada Sejak Tahun Lalu

News | Senin, 04 Mei 2020 | 09:16 WIB

Marseille Runner-up Liga Prancis dan Lolos ke Liga Champions, AVB Semringah

Marseille Runner-up Liga Prancis dan Lolos ke Liga Champions, AVB Semringah

Bola | Minggu, 03 Mei 2020 | 21:15 WIB

Misterius! Virus Corona yang Dominan di Prancis Bukan dari China

Misterius! Virus Corona yang Dominan di Prancis Bukan dari China

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2020 | 18:42 WIB

Terkini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB