Stres Kekurangan APD, Dokter Lompat dari Lantai Dua Rumah Sakit

Selasa, 05 Mei 2020 | 16:08 WIB
Stres Kekurangan APD, Dokter Lompat dari Lantai Dua Rumah Sakit
Ilustrasi garis polisi, TKP tindak kejahatan. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang dokter di Rusia, Alexander Shulepov harus mengalami cedera serius setelah melompat dari lantai dua rumah sakit di kota Voronezh, Sabtu (2/5/2020).

Dilansir Metro.co.uk, Alexander mengalami tekanan mental lantaran harus menangani pasien positif Covid-19 tanpa dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai.

Kekinian, Alexander tengah dirawat setelah mengalami cedera parah di bagian kepala. Kondisi dokter 37 tahun itu dikabarkan kritis.

Sebelum melakukan aksi nekatnya, Alexander dikabarkan membuat sebuah video dengan koleganya, Alexander Kosyakin.

Video itu berisi keluh-kesahnya mengenai tekanan yang ia dan koleganya terima selama menjalankan tugas merawat pasien positif Covid-19.

Alexander menuding pihak rumah sakit tetap memaksa dirinya bekerja kendati hasil tes menyatakan dia terinfeksi Covid-19.

Unggahan video tersebut pada akhirnya memancing penyelidikan polisi. Rekannya, Alexander Kosyakin telah diperiksa polisi atas dugaan menyebar berita hoax.

Tak lama setelah pemeriksaan polisi, Alexander Shulepov kembali mengunggah video yang berisi permintaan maaf. Dia juga menarik kembali klaim yang dibuat dalam video pertama.

Aksi Alexander melompat dari lantai dua rumah sakit pun menimbulkan spekulasi bahwa dirnya mendapat tekanan dari suatu pihak untuk mencabut pernyataan di video pertama.

Baca Juga: Kaca Mobil dr Tirta Dipecah Maling, Lakukan Tindak Preventif Asuransi Mobil

Ilustrasi stres di tempat kerja. (Shutterstock)
Ilustrasi stres di tempat kerja. (Shutterstock)

"Saya dan Alexander telah bekerja bersama selama sebulan. Inilah situasinya," kata Alexander Shulepov dalam video pertama, dilansir dari Metro.co.uk, Selasa (5/5/2020).

"Semua orang mengatakan itu palsu (tetapi) ini adalah fakta nyata untuk Anda," tambahnya.

Kejadian yang dialami Alexander Shulepov merupakan peristiwa ketiga di mana dokter Rusia memilih lompat dari gedung rumah sakit akibat tekanan kerja saat menangani pasien Covid-19.

Bulan lalu, Dr. Natalya Lebedeva meninggal dunia setelah melompat dari lantai enam rumah sakit di Moskow. rekan-rekannya menyebut Natalya mendapat perlakuan tidak adil dan disalahkan atas penyebaran virus Corona di kliniknya.

Sementara Dr. Yelena Nepomnyashchaya juga meregang nyawa usai memutuskan lompat dari jendela rumah sakit di kota Krasnoyarsk.

Rekan kerjanya mengatakan bahwa sebeum meinggal, dia mengeluh tentang kekurangan APD untuk dokter dan para perawat rumah sakit, seperti dilansir Metro.co.uk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI