Langit Malam Tersenyum, Pemandangan Indah Langka Saat Karantina Corona

Arsito Hidayatullah

Kamis, 07 Mei 2020 | 04:37 WIB
Langit Malam Tersenyum, Pemandangan Indah Langka Saat Karantina Corona
Ilustrasi. Pemandangan langit malam seolah tersenyum. [Dok. BBC/Getty]

Ini pernah terjadi di sebagian Asia tahun 2008, dan terlihat di Australia dan Amerika Utara pada tahun 2012.

Namun jika memang kita terlewat fenomena ini, jangan khawatir. “Masih banyak yang bisa dilihat di luar,” kata Ed Bloomer.

Segitiga musim panas

Kalau kita tinggal di bumi belahan utara, Segitiga Musim Panas adalah salah satu sumber kegembiraan astronomi, serta bisa digunakan untuk menjadi alat bantu navigasi langit malam hari.

“Itu bukan termasuk sistem rasi bintang, melainkan asterism, sekelompok bintang yang bermafaat untuk diketahui,” kata Ed Bloomer.

“Segitiga imajiner ini dibentuk oleh tiga bintang terang yang dinamai oleh ahli astronomi Arab sebagai Altair, Deneb, dan Vega."

Dan jika Anda bisa mengenali ketiga bintang itu, maka Anda cukup paham untuk bisa mengenali tiga rasi bintang terkait: Aquila, Cygnus, dan Lyra.

Langit kutub selatan dan rasi bintang Salib Selatan

Jika Anda berada di wilayah bumi bagian selatan, Anda bisa coba temukan “langit kutub selatan. Ini agak sulit untuk dikenali, maka akan terasa lebih memuaskan jika berhasil,” kata Ed Bloomer.

baca juga

Di bumi bagian utara, ini bisa lebih mudah ditemukan karena adanya “bintang yang bernama Polaris, yang menjadi penanda dari langit kutub utara”.

“Di selatan, Anda harus berupaya lebih keras”

Ed Bloomer memberi tahu caranya:

“Anda perlu mencari rasi bintang Crux atau Salib Selatan, dan ikuti ‘lengannya’ yang panjang terus ke selatan sekitar tiga setengah kali panjang lengan itu. Di situlah letak langit kutub selatan”.

Gerhana dan komet yang lewat

Tahun 2020 merupakan tahun terjadinya enam kali gerhana, dua kali gerhana matahari dan dua kali gerhana bulan.

Kalau Anda tinggal di Bangladesh, India, Nepal, Pakistan, Yaman, Oman atau China bagian selatan, bersiaplah untuk gerhana bulan pada tanggal 21 Juni," kata Ed Bloomer.

Dan jika Anda termasuk yang gemar pada tantangan yang sulit, ia mengusulkan untuk berburu komet.

Untuk itu dibutuhkan teropong dan pengetahuan tentang caranya.

“Anda bisa mendapat imbalan dengan melihat komet yang relatif baru ditemukan, komet Pan-STARRS yang banyak dikejar oleh para juru foto astronomi”.

Semoga beruntung, dan jika Anda berhasil mengambil foto langit malam yang Anda anggap bagus, kompetisi Royal Observatory tahun ini, terbuka bagi semua di seluruh dunia – tak peduli di manapun Anda berada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Sopir Ambulans DKI: Tiap Hari Masih Antar Puluhan Jenazah Covid-19

Cerita Sopir Ambulans DKI: Tiap Hari Masih Antar Puluhan Jenazah Covid-19

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 04:05 WIB

Para Ilmuwan Desak WHO Terapkan Standar Kelembaban Ruang saat Wabah

Para Ilmuwan Desak WHO Terapkan Standar Kelembaban Ruang saat Wabah

Health | Kamis, 07 Mei 2020 | 04:00 WIB

Kisah Anak Penjual Snack Viral di Sleman, Berebut HP saat Belajar Online

Kisah Anak Penjual Snack Viral di Sleman, Berebut HP saat Belajar Online

Jogja | Kamis, 07 Mei 2020 | 04:10 WIB

Terkini

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 16:48 WIB

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

×