Terungkap! Pasien Pertama Corona di Prancis Terpapar Sejak Desember 2019

Bangun Santoso

Kamis, 07 Mei 2020 | 08:14 WIB
Terungkap! Pasien Pertama Corona di Prancis Terpapar Sejak Desember 2019
Pasien pertama virus corona di Prancis terdeteksi telah ada sejak Desember 2019, di mana dunia fokus terhadap Wuhan

Ini berarti empat hari sebelum kantor WHO China mengumumkan kasus pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya diketahui terjadi di kota Wuhan, China.

Hammar mengatakan kepada media Perancis, BFMTV bahwa dirinya tidak pernah meninggalkan Perancis sebelum sakit.

Dr Cohen mengatakan dua dari anak pasiennya juga sakit, sementara istrinya tidak memperlihatkan gejala apapun.

Tetapi Dr Cohen menekankan istri pasien bekerja di toko serba ada di dekat bandara Charles de Gaulle dan kemungkinan dia kontak dengan orang-orang yang baru kembali dari China.

Istri pasien itu mengatakan “seringkali pelanggan datang langsung dari bandara, masih membawa koper mereka”.

“Kami berpikir kemungkinan dia seseorang yang tidak menunjukkan gejala,” kata Dr Cohen.

Perhatian ke Wuhan, penyebaran penyakit tidak terawasi di Eropa - Analisa wartawan kesehatan BBC Michelle Roberts

Apakah virus corona memang sudah ada di Eropa sejak akhir tahun 2019, beberapa minggu sebelum diketahui secara resmi dan dinyatakan sebagai ancaman disana?

Ini adalah pemikiran yang muncul setelah dokter Perancis merawat pasien di Paris dengan seluruh gejala corona beberapa waktu sebelum Natal.

baca juga

Apakah ini mengubah pengetahuan kita? Memang terdapat kemungkinan hasil tes sebuah kesalahan, sehingga tidak mengubah apapun.

Tetapi jika benar, ini berarti penyebaran penyakit tidak terawasi di Eropa sementara seluruh perhatian dipusatkan ke Wuhan China.

Tentu saja laboratorium di Eropa yang memiliki sampel dari pasien dengan gejala serupa sekitar periode itu berkeinginan untuk melakukan tes virus corona untuk lebih meneliti apa yang dapat dipelajari lebih lanjut terkait penyakit baru ini. mengungkapkan penyakit baru ini.

Transmisi di Eropa

Sampai sekarang yang kita anggap sebagai tiga kasus pertama Perancis terkonfirmasi pada tanggal 24 Januari.

Dua orang dari mereka pernah mengunjungi Wuhan – tempat wabah pertama kali diketahui muncul – orang ketiga adalah anggota keluarga mereka.

Tes positif Hammar mengisyaratkan virus sudah ada di Perancis jauh sebelumnya.

Transmisi pertama dari manusia ke manusia di dalam Eropa sampai sekarang diketahui terjadi antara seorang pria Jerman yang terinfeksi rekannya warga China yang mengunjungi Jerman dari tanggal 19 – 22 Januari.

Rowland Kao, profesor epidemiologi hewan dan ilmu data di University of Edinburgh, mengatakan jika terkonfirmasi, maka kasus Hammar menggarisbawahi kecepatan infeksi dari tempat yang seperti jauh, ke tempat lain dunia.

"Ini berarti waktu bagi kita untuk melakukan pengkajian dan pengambilan keputusan menjadi sangat pendek,” kata Prof. Kao.

Bagaimana kasus baru diketahui?

Dr Cohen mengatakan kepada BBC bahwa dirinya berpikir untuk memeriksa semua pasien di UGD yang diduga terkena pneumonia antara tanggal 2 Desember sampai 16 Januari.

Dia menemukan 14 pasien dengan hasil tes negatif radang paru-paru. Dia mencairkan sampel beku dan mengetes untuk mengetahui apakah terdapat Covid-19.

Dia mengatakan dari 14 sampel, satu buah positif Covid-19. Tes kedua pada sampel yang sama juga memberikan hasil positif. Dia menambahkan pemindaian dada pasien juga sejalan dengan gejala Covid-19.

Laporan lengkapnya akan dikeluarkan minggu ini dan akan diterbitkan International Journal of Antimicrobial Agents, kata Dr Cohen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Obat Pengencer Darah Bisa Obati Pasien Corona Covid-19, Ini Temuan Peneliti

Obat Pengencer Darah Bisa Obati Pasien Corona Covid-19, Ini Temuan Peneliti

Health | Kamis, 07 Mei 2020 | 07:34 WIB

Kabar Baik, Peneliti Italia Klaim Temukan Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia

Kabar Baik, Peneliti Italia Klaim Temukan Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia

Tekno | Kamis, 07 Mei 2020 | 07:30 WIB

Paulo Dybala Telah Sembuh dari Virus Corona

Paulo Dybala Telah Sembuh dari Virus Corona

Bola | Kamis, 07 Mei 2020 | 05:42 WIB

Korban Tewas Covid-19 di AS Lampaui 70.000 Orang

Korban Tewas Covid-19 di AS Lampaui 70.000 Orang

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 05:27 WIB

Cerita Sopir Ambulans DKI: Tiap Hari Masih Antar Puluhan Jenazah Covid-19

Cerita Sopir Ambulans DKI: Tiap Hari Masih Antar Puluhan Jenazah Covid-19

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 04:05 WIB

Pengidap Penyakit Jantung Rentan Tertular Corona Covid-19? Ini Kata Dokter

Pengidap Penyakit Jantung Rentan Tertular Corona Covid-19? Ini Kata Dokter

Health | Kamis, 07 Mei 2020 | 04:30 WIB

Menyedihkan, Kisah Tenaga Medis Kesulitan Memperoleh Tes Covid-19

Menyedihkan, Kisah Tenaga Medis Kesulitan Memperoleh Tes Covid-19

Health | Kamis, 07 Mei 2020 | 05:00 WIB

Terkini

Hadirkan Aroma Kopi Nusantara di Blok M, Pertamina Gelar Pekan Kopi Jelang SMEXPO 2026

Hadirkan Aroma Kopi Nusantara di Blok M, Pertamina Gelar Pekan Kopi Jelang SMEXPO 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 08:29 WIB

Kenapa Ria Ricis Dihujat usai Datangi Lokasi Karhutla? Ini Pemicu Kontroversinya

Kenapa Ria Ricis Dihujat usai Datangi Lokasi Karhutla? Ini Pemicu Kontroversinya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 08:23 WIB

Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Jogja | Minggu, 08 November 2026 | 07:53 WIB

Jelajah Jogja Cultural Wellness Festival 2026: Sensasi Pemulihan Diri Berbalut Kearifan Budaya

Jelajah Jogja Cultural Wellness Festival 2026: Sensasi Pemulihan Diri Berbalut Kearifan Budaya

Jogja | Minggu, 08 November 2026 | 07:48 WIB

Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?

Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 07:15 WIB

5 Rekomendasi Tas Exsport Stylish dan Awet 2026: Badak untuk Kuliah, Kerja, hingga Hangout!

5 Rekomendasi Tas Exsport Stylish dan Awet 2026: Badak untuk Kuliah, Kerja, hingga Hangout!

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 06:45 WIB

Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi

Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 06:30 WIB

Apple Kirim Peringatan Spyware iPhone di 99 Negara dan Cara Mengatasinya

Apple Kirim Peringatan Spyware iPhone di 99 Negara dan Cara Mengatasinya

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 06:25 WIB

Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

News | Minggu, 08 November 2026 | 06:24 WIB

4 Shio Paling Beruntung 8 November 2026: Macan hingga Babi Panen Hoki dan Rezeki

4 Shio Paling Beruntung 8 November 2026: Macan hingga Babi Panen Hoki dan Rezeki

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 06:15 WIB

×