1 Jenazah dan 14 ABK Korban Eksplotasi Kapal China Pulang ke RI Besok

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Kamis, 07 Mei 2020 | 21:03 WIB
1 Jenazah dan 14 ABK Korban Eksplotasi Kapal China Pulang ke RI Besok
Jasad salah satu abk wni di kapal longxing. [Istimewa]

Suara.com - Pemerintah akan memulangkan satu jenazah dan 14 ABK WNI yang selamat dari dugaan eksploitasi anak buah kapal berkewarganegaraan Indonesia dalam kapal Long Xin 629 berbendera China. Mereka kini berada di Busan, Korea Selatan.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan KBRI Seoul tengah mengurus proses pemulangan ke-14 dan 1 jenazah ABK WNI tersebut, rencananya mereka akan dipulangkan pada Jumat (8/5/2020) besok.

"Langkah yang dilakukan adalah memfasilitasi kepulangan 14 awak kapal dan kepulangan ini direncanakan akan dilakukan pada 8 Mei 2020 yang berarti besok. Selain itu KBRI juga terus berkoordinasi untuk memfasilitasi kepulangan almarhum EP yang direncanakan juga akan dipulangkan besok 8 Mei 2020," kata Menlu Retno dalam virtual press briefing, Kamis (7/5/2020).

Retno menyebut saat ini, 14 ABK WNI dari Kapal Long Xin 629 tengah dimintai keterangan oleh petugas penjaga kelautan Korea Selatan.

"Hari ini 7 Mei, KBRI Seoul sedang mendampingi 14 awak kapal wni di Busan untuk diambil keterangannya oleh pihak coast guard korea," ucap Retno.

Diketahui, pada tanggal 26 April KBRI Seoul mendapatkan informasi dari kapal Long Xin 629 bahwa EP mengalami sakit, saat ditemui di kamar EP mengaku sudah sakit cukup lama di atas kapal dengan gejala sesak nafas dan batuk berdarah.

Atas permintaan KBRI, pihak kapal membawa EP ke Busan Medical Center untuk berobat, namun nyawanya tak tertolong.

"Pada 27 April pukul 06.50 saudara EP dinyatakan meninggal di rumah sakit, dari keterangan kematian rumah sakit, almarhum meninggal karena Pneumonia," ungkap Retno.

EP menjadi satu-satunya WNI yang meninggal di darat, sementara 3 lainnya dilarung di laut (burial at sea) dengan pertimbangan keselamatan kesehatan ABK lain.

baca juga

Ada 2 kasus lain yang mengakibatkan 3 ABK WNI meninggal dia tas kapal hingga jenazahnya dilarung di laut; dua ABK WNI dari kapal Long Xin 269 meninggal sedang berlayar di Samudra Pasifik, jenazahnya dilarung di laut pada Desember 2019 dan satu ABK WNI berinisial AR yang meninggal setelah kritis di atas kapal saat akan dibawa ke pelabuhan untuk berobat.

Pada 27 Maret 2020, AR meninggal di atas kapal dan jenazahnya dilarung ke laut lepas pada 31 Maret 2020 pukul 08.00 waktu setempat.

Sebelum 14 WNI dan 1 jenazah ini, Retno menyebut pemerintah sudah memulangkan 8 ABK WNI dari kapal Long Xin 605 dan 3 ABK WNI dari kapal Tian Yu 8 pada 24 April 2020 lalu, serta 18 ABK WNI dari kapal Long Xin 606 pada 3 Mei 2020.

Di atas kapal Long Xin 606 ini masih terdapat 2 WNI yang tengah mengurus proses keimigrasiannya sebelum dipulangkan ke tanah air.

Di sisi lain, dalam klarifikasinya, Kapten kapal menjelaskan bahwa keputusan melarung jenazah karena kematian disebabkan penyakit menular dan sudah disetujui oleh keluarga serta ABK lainnya

Sementara Kementerian Luar Negari China mengklaim bahwa pelarungan telah dilakukan sesuai praktek kelautan internasional untuk menjaga kesehatan para awak kapal lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LPSK Sebut Peristiwa ABK Indonesia di Kapal China Mirip Kasus Benjina

LPSK Sebut Peristiwa ABK Indonesia di Kapal China Mirip Kasus Benjina

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 20:53 WIB

Pemerintah Harus Ajak Interpol Usut Kapal China yang Buang Jasad ABK WNI

Pemerintah Harus Ajak Interpol Usut Kapal China yang Buang Jasad ABK WNI

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 19:36 WIB

Kronologi 4 Jenazah ABK WNI di Kapal Ikan China Dibuang ke Laut

Kronologi 4 Jenazah ABK WNI di Kapal Ikan China Dibuang ke Laut

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 19:36 WIB

RI Minta Korsel Investigasi Kapal China yang Buang Jenazah ABK WNI ke Laut

RI Minta Korsel Investigasi Kapal China yang Buang Jenazah ABK WNI ke Laut

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 18:38 WIB

LPSK Siap Lindungi ABK Kapal China yang Diduga Jadi Korban Ekploitasi

LPSK Siap Lindungi ABK Kapal China yang Diduga Jadi Korban Ekploitasi

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 18:28 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×