WHO: Jika Lockdown sampai 6 Bulan, Akan Memicu 31 Juta Kasus KDRT

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Jum'at, 08 Mei 2020 | 20:58 WIB
WHO: Jika Lockdown sampai 6 Bulan, Akan Memicu 31 Juta Kasus KDRT
KDRT [Shutterstock]

Suara.com - Kecemasan, stres, dan kemarahan terus meningkat selama karantina akibat pandemi virus corona. Berbagai kondisi mental itu bisa mengancam jiwa bagi orang yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Hal tersebut yang membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksikan lonjakan KDRT hingga 31 juta kasus secara global.

Melansir dari Business Insider, selama jumpa pers pada Kamis (7/5/2020), Direktur Regional WHO untuk Eropa Dr. Hans Kluge menyoroti peningkatan KDRT sebagai akibat dari perintah isolasi diri di rumah.

Kluge mengatakan, bahwa memang sedikit data yang ada karena hanya sebagian kecil dari kasus yang pernah dilaporkan. Tetapi informasi yang WHO kumpulkan dari negara-negara anggota seperti Spanyol, Prancis, Belgia, dan Bulgaria, dan Dana Populasi PBB cukup mengkhawatirkan.

Dia mengatakan ada peningkatan 600 persen kekerasan pasangan yang disasarkan pada perempuan. Jika lockdown berlanjut selama enam bulan lagi, maka akan ada perkiraan kekerasan naik jadi 31 juta kasus KDRT secara global.

Ilustrasi korban kekerasan seksual, kdrt. (Shutterstock)
Ilustrasi korban kekerasan seksual, kdrt. (Shutterstock)

Perhitungan tersebut diproyeksikan dari data UNFPA berdasarkan perkiraan seberapa sering kekerasan interpersonal terjadi.

"Ini tidak bisa diterima," kata Kluge.

Untuk membantu mereka yang berurusan dengan KDRT, Kluge meminta partisipasi pejabat pemerintah dan masyarakat setempat.

Dia mengatakan pemerintah harus terus menyediakan dan memperluas layanan seperti panggilan darurat dan layanan kesehatan yang mendukung korban KDRT.

Kluge juga meminta masyarakat untuk memeriksa tetangga, teman, dan keluarga melalui SMS dan panggilan karena selama pandemi kita tidak dapat melihat seperti apa kehidupan mereka secara langsung.

"Tetap berhubungan. Hubungi dan dukung tetangga, kenalan, keluarga, dan teman Anda,” kata Kluge.

WHO mengatakan akan merilis memo rinci tentang bagaimana lebih baik mendukung korban kekerasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Kulon Progo Siapkan Bangunan Dekat Pantai Untuk Karantina Pemudik

Warga Kulon Progo Siapkan Bangunan Dekat Pantai Untuk Karantina Pemudik

Jogja | Jum'at, 08 Mei 2020 | 20:10 WIB

Bangladesh Selamatkan Pengungsi Rohingya yang Terombang-ambing di Laut

Bangladesh Selamatkan Pengungsi Rohingya yang Terombang-ambing di Laut

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 20:00 WIB

Hampir 2 Bulan Karantina Mandiri di PBSI, Gregoria Jadi Gampang Emosi

Hampir 2 Bulan Karantina Mandiri di PBSI, Gregoria Jadi Gampang Emosi

Sport | Jum'at, 08 Mei 2020 | 20:05 WIB

Terkini

Nadiem Makarim: Jadi Menteri Umur 35 Tanpa Pengalaman, Banyak yang Tersinggung

Nadiem Makarim: Jadi Menteri Umur 35 Tanpa Pengalaman, Banyak yang Tersinggung

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB

Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik

Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB

Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?

Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB

Pledoi Nadiem Makarim: Di Swasta Jujur Dihargai, di Pemerintah Kelugasan Dianggap Sombong

Pledoi Nadiem Makarim: Di Swasta Jujur Dihargai, di Pemerintah Kelugasan Dianggap Sombong

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:46 WIB

Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi

Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:40 WIB

Sorot Transparansi Biaya Lawatan Prabowo, CELIOS Ingatkan Risiko Penggunaan Kocek Pribadi

Sorot Transparansi Biaya Lawatan Prabowo, CELIOS Ingatkan Risiko Penggunaan Kocek Pribadi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:38 WIB

Florida Gugat Sam Altman dan OpenAI, ChatGPT Dituding Membahayakan Anak-anak

Florida Gugat Sam Altman dan OpenAI, ChatGPT Dituding Membahayakan Anak-anak

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:37 WIB

Hasto Kristiyanto: Pancasila Merupakan Gugatan terhadap Imperialisme dan Kolonialisme

Hasto Kristiyanto: Pancasila Merupakan Gugatan terhadap Imperialisme dan Kolonialisme

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:34 WIB

Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang

Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:30 WIB

Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi

Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:28 WIB