Longgarkan Lockdown, Korsel Temukan Klaster Baru Covid-19 di Klub Malam

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Sabtu, 09 Mei 2020 | 10:58 WIB
Longgarkan Lockdown, Korsel Temukan Klaster Baru Covid-19 di Klub Malam

Suara.com - Otoritas kesehatan Korea Selatan menemukan adanya klaster baru virus corona di beberapa klub malam Seoul, di saat pemerintah tengah melonggarkan pembatasan sosial.

Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) pada Jumat (8/5), setidaknya 15 orang pengunjung klub-klub di Itaewon telah dikonfirmasi terinfeksi Covid-19, menyadur dari Reuters

Sebaran virus corona di klub malam, meskipun masih sedikit namun dikhawatirkan akan mengalami lonjakan, mengingat saat ini Korsel tengah menjalani masa longgar lockdown.

Direktur KCDC Jeong Eun-kyeong mengatakan, pihaknya khawatir terhadap kondisi klub-klub malam terkait kerumuman dan ventilasi yang kurang.

"Menurut kami, penting untuk memperkuat pengelolaan tempat-tempat tersebut, dan kami juga mengimbau supaya anda semua sebisa mungkin tidak mengunjungi klub malam," sambungnya.

Terkait klaster baru ini, pejabat kota Seoul telah memiliki daftar berisi 1.500 pengunjung klub.

Pihak berwenang juga telah meminta bagi warga yang pernah menyambangi klub di akhir pekan, untuk segera menjalani tes dan melakukan karantina mandiri selam 14 hari.

Sementara, rangkaian infeksi di klub malam ini ternyata menimbulkan permasalah lain setelah laporan berisi identitas dan informasi para pasien Covid-19 disebar ke publik.

Beberapa media lokal Korsel disebutkan mengidentifikasi klub malam di Itaewon ini sebagai 'klub gay'. Kata 'gay' dan 'Itaewon corona' pun populer di situs pencarian Korsel, Naver.

Hal ini dikhawatirkan dapat berujung pada tindakan diskriminasi terhadap kelompok LGBTQ. Pun membuat mereka yang berkunjung ke klub malam, enggan melakukan pemeriksaan.

Kelompok Solidaritas untuk Hak Asasi Manusia LGBT Korsel mengatakan laporan yang memuat usia, jenis kelamin, lokasi, dan pekerjaan para pengunjung klub terinfeksi yang diungkap ke publik, alih-alih membantu upaya pencegahan, malah berujung pada pelanggaran privasi.

Mengutip Korea Times, Pemerintah Korsel telah merilis kebijakan larangan beroperasi bagi klub malam selama satu bulan. Adapun kebijakan ini berlaku mulai hari Jumat (8/5) malam.

Menurut Worldometers, Korsel mencatat adnaya penambahan 12 kasus infeksi Covid-19 baru per Jumat (8/5). Sementara, total kasus Covid-19 Korsel menjadi 10.822 dengan 256 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh di Korea Selatan, Jasad WNI Anak Buah Kapal China Dibuang ke Laut

Heboh di Korea Selatan, Jasad WNI Anak Buah Kapal China Dibuang ke Laut

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 20:10 WIB

Klaim Virus Corona Terkendali, Korea Selatan Buka Fasilitas Publik

Klaim Virus Corona Terkendali, Korea Selatan Buka Fasilitas Publik

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 16:28 WIB

Kabar Baik, Korea Selatan Siap Buka Kembali Sekolah Minggu Depan

Kabar Baik, Korea Selatan Siap Buka Kembali Sekolah Minggu Depan

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 05:36 WIB

Terkini

Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Menumpuk hingga 6 Meter, Ini Penyebabnya

Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Menumpuk hingga 6 Meter, Ini Penyebabnya

News | Senin, 30 Maret 2026 | 14:12 WIB

Cara Cerdas Australia Mati-matian Turunkan Harga BBM di saat Perang Iran, Agar Rakyat Tak Terbebani

Cara Cerdas Australia Mati-matian Turunkan Harga BBM di saat Perang Iran, Agar Rakyat Tak Terbebani

News | Senin, 30 Maret 2026 | 14:04 WIB

Sidang Korupsi Chromebook Kembali Digelar, Nadiem Ngaku ke Hakim Baru Jalani Operasi Keempat

Sidang Korupsi Chromebook Kembali Digelar, Nadiem Ngaku ke Hakim Baru Jalani Operasi Keempat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 14:03 WIB

Cak Imin Sentil Jaksa soal Kasus Korupsi Videografer Amsal: Nilai Kreativitas Rp0, Sama Saja Dibunuh

Cak Imin Sentil Jaksa soal Kasus Korupsi Videografer Amsal: Nilai Kreativitas Rp0, Sama Saja Dibunuh

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:48 WIB

Intip Wanita Pemandu Kereta Odong-odong di Toilet, ABG 18 Tahun Ditangkap

Intip Wanita Pemandu Kereta Odong-odong di Toilet, ABG 18 Tahun Ditangkap

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:44 WIB

Rudal Iran Hantam Fasilitas Kimia Israel, Ancaman Gas Beracun Picu Kepanikan

Rudal Iran Hantam Fasilitas Kimia Israel, Ancaman Gas Beracun Picu Kepanikan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:36 WIB

Bawa Buku Paradoks Indonesia, Diaspora di Tokyo Ungkap Kesan Haru Bertemu Presiden Prabowo

Bawa Buku Paradoks Indonesia, Diaspora di Tokyo Ungkap Kesan Haru Bertemu Presiden Prabowo

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:36 WIB

Prajurit Gugur di Lebanon, DPR Desak Evaluasi Misi Perdamaian TNI

Prajurit Gugur di Lebanon, DPR Desak Evaluasi Misi Perdamaian TNI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:33 WIB

Subsidi Energi Bersih Lebih Banyak Dinikmati Orang Kaya, Studi Ungkap Ketimpangan

Subsidi Energi Bersih Lebih Banyak Dinikmati Orang Kaya, Studi Ungkap Ketimpangan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:30 WIB

Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon

Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:27 WIB