Bilang Membunuh Anjing Halal kalau Berbahaya, Perempuan Ini Panen Kecaman

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Sabtu, 09 Mei 2020 | 11:26 WIB
Bilang Membunuh Anjing Halal kalau Berbahaya, Perempuan Ini Panen Kecaman
Perempuan klaim membunuh anjing halal jika membahayakan. (Facebook)

Suara.com - Seorang perempuan di Malaysia menjadi bulan-bulanan warganet selepas membagikan unggahan tentang dirinya yang pernah membunuh anjing peliharaan..

Ia merupakan pemilik akun Facebook Nurasia Nurasia yang kekinian menuai cibiran.

Sosok Nurasia viral setelah mengunggah status tentang tindakan pembunuhan anjing yang dilakukannya.

Kala itu, perempuan tersebut memberikan racun sampai binatang peliharaannya mati.

"Saya pernah bunuh anjing jiran saya. Caranya dengan membeli sarden 1 kaleng lalu dicampur dengan racun tikus. Setelah itu minta anjing untuk memakannya dan esok harinya pasti mati," tulis Nurasia Nurasia seperti dikutip Suara.com, Sabtu (9/5/2020).

Mengenai tindakan tersebut, ia mengatakan bahwa sebelumnya telah berkonsultasi dengan seorang ustaz.

Menurut penuturan Nurasia, sang ustaz berkata bahwa seseorang diperbolehkan membunuh anjing dengan syarat tertentu.

"Saya sudah tanya uztaz. Ustaz menyebutkan, kalau anjing itu membahayakan kita, maka boleh dibunuh," imbuhnya.

Perempuan klaim membunuh anjing halal jika membahayakan. (Facebook)
Perempuan klaim membunuh anjing halal jika membahayakan. (Facebook)

Akan tetapi jika yang terjadi justru sebaliknya, maka kata sang ustaz hukumnya berlaku berbeda.

"Jika anjing tidak membahayakan maka berdosa kalau membunuhnya," kata Nurasia.

Ia lantas memberikan pembelaan bahwa dirinya tidak salah  karena telah membunuh anjing peliharaannya

"Dalam kasus saya ini, boleh membunuh anjing itu karena dia membahayakan Anda," tulis Nurasia memungkasi.

Sayangnya, klaim Nurasia tersebut malah mengundang kontroversi. Bahkan sampai ke telinga komunitas pecinta hewan Malaysia.

Persatuan Haiwan Malaysia melalui akun resminya membagikan ulang postingan Nurasia dan memberikan protes keras atas tindakan Nurasia.

"Akun Facebook Nurasia Nurasia mengajarkan masyarakat tentang cara membunuh anjing. Dia juga mengatakan bahwa halal untuk membunuh anjing tak berdosa"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Modus Penipuan Ojol Dorong Motor, Baim Wong Ikut Kena Prank

Viral Modus Penipuan Ojol Dorong Motor, Baim Wong Ikut Kena Prank

News | Sabtu, 09 Mei 2020 | 10:55 WIB

Kelewat Uwu, Viral Penampakan Pempek Berbentuk Boneka Teddy Bear

Kelewat Uwu, Viral Penampakan Pempek Berbentuk Boneka Teddy Bear

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2020 | 07:02 WIB

Viral Kakek Berontak Jebol Pintu, Diduga PDP Tak Betah Diisolasi

Viral Kakek Berontak Jebol Pintu, Diduga PDP Tak Betah Diisolasi

News | Sabtu, 09 Mei 2020 | 10:58 WIB

Viral Motor Berbulu Pink, Warganet: Cucinya Bukan di Steam tapi Laundry

Viral Motor Berbulu Pink, Warganet: Cucinya Bukan di Steam tapi Laundry

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 20:40 WIB

Borong Makanan Antisipasi Lockdown, Isi Rumah Ini Bikin Warganet Melongo

Borong Makanan Antisipasi Lockdown, Isi Rumah Ini Bikin Warganet Melongo

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2020 | 04:05 WIB

Terkini

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB