Taiwan Terapkan Lockdown, Begini Nasib Ribuan TKI di Negara Naga Kecil Asia

Chandra Iswinarno, Erick Tanjung

Sabtu, 09 Mei 2020 | 15:31 WIB
Taiwan Terapkan Lockdown, Begini Nasib Ribuan TKI di Negara Naga Kecil Asia
ilustrasi TKI. (Antara)

Suara.com - Pemerintah Taiwan menganjurkan para pekerja migran asal Indonesia (TKI) untuk tidak pulang kampung selama masa pandemi Covid-19. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Virus Corona yang telah merebak di berbagai negara.

Meski demikian, imbauan tersebut tidak diindahkan sebagian TKI yang di antaranya sudah pulang ke tanah air. Hingga kini, jumlah pekerja migran dari Taiwan ke Indonesia belum diketahui jumlah pastinya.

"Sejauh ini saya tak punya data berapa yang sudah pulang. Tetapi dari Pemerintah Taiwan sendiri telah memberitahukan mereka agar jangan pulang dulu ke Indonesia," kata Program Manager UNIMIG Indonesia sekaligus Kandidat Doktor Asia Pasific Studies dari National Chengchi University Taiwan Yuherina Gusman dalam sebuah diskusi yang digelar Sabtu (9/5/2020).

Sedangkan, bagi TKI yang telah habis kontrak kerjanya, Pemerintah Taiwan memberlakukan kebijakan akan memberi perpanjangan kontrak kerja tanpa harus melalui proses administrasi dan seleksi ulang. Mereka akan diberi perpanjangan kontrak kerja selama tiga bukan ke depan dan tetap diupah seperti biasanya.

"Sedangkan, bagi yang sudah membeli tiket pesawat pulang, tiketnya akan direimburse oleh Pemerintah Taiwan," ujarnya.

Yuherina menambahkan, jumlah TKI di Taiwan berjumlah sekitar 2.000 orang. Mereka mayoritas bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

"Rata-raya pekerja migran kita di sini adalah perawat, mayoritas bekerja di rumah," tuturnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Taiwan saat ini telah memberlakukan kebijakan lockdown di negaranya. Namun aktivitas sekolah, pasar dan tramsportasi lokal masih berjalan.

Kebijakan Lockdown yang diberlakukan Pemerintah Taiwan berbeda dengan negara lain. Aktivitas publik masih tetap berjalan seperti biasa, namun orang dari luar tidak bisa masuk, penerbangan ditutup. Tetapi hanya orang dari dalam negeri Taiwan saja yang bisa ke luar negeri.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus corona: Nasib TKI di Inggris saat 'lockdown' - 'Tak bisa kerja, utang untuk makan membengkak'

Virus corona: Nasib TKI di Inggris saat 'lockdown' - 'Tak bisa kerja, utang untuk makan membengkak'

News | Senin, 04 Mei 2020 | 13:50 WIB

Gubernur Edy Perkirakan Banyak TKI dari Malaysia Mudik Melalui Sumut

Gubernur Edy Perkirakan Banyak TKI dari Malaysia Mudik Melalui Sumut

News | Rabu, 22 April 2020 | 16:58 WIB

Menyedihkan! TKI Tiap Hari Makan Nasi Busuk karena Negara Majikan Lockdown

Menyedihkan! TKI Tiap Hari Makan Nasi Busuk karena Negara Majikan Lockdown

Banten | Selasa, 21 April 2020 | 06:55 WIB

TKI Banten di Tengah Corona: Makan 3 Kali Seminggu Pakai Nasi Busuk

TKI Banten di Tengah Corona: Makan 3 Kali Seminggu Pakai Nasi Busuk

Banten | Senin, 20 April 2020 | 18:13 WIB

Jadi Gerbang Transit TKI Ilegal, Bupati Bintan Minta Pelaku TPPO DItindak

Jadi Gerbang Transit TKI Ilegal, Bupati Bintan Minta Pelaku TPPO DItindak

News | Sabtu, 11 April 2020 | 02:55 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB