Hitung-hitungan BLT: 600 Ribu Sebulan untuk Makan Saja Tidak Cukup

Arsito Hidayatullah | Farah Nabilla | Suara.com

Sabtu, 09 Mei 2020 | 21:40 WIB
Hitung-hitungan BLT: 600 Ribu Sebulan untuk Makan Saja Tidak Cukup
Ilustrasi. Kartu Keluarga Sejahtera Icing, kakek miskin di Banten yang hidup miskin dan belum dapat bantuan dari pemerintah. (Bantennews)

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Sosial menyatakan telah mengerahkan bantuan kepada warga terdampak krisis Covid-19.

Bantuan ini terdiri atas dua tahap, antara lain berupa paket sembako senilai Rp 300 ribu yang akan dibagikan dua kali dalam sebulan. Di DKI Jakarta sendiri, sudah ada 1,2 juta masyarakat miskin yang menerima bantuan ini.

Sementara itu, Pemerintah Pusat menargetkan 9 juta kepala keluarga (KK) mendapat bantuan langsung tunai (BLT). Mereka yang bakal menerima bantuan itu adalah warga yang terdampak Covid-19 di luar Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi).

Menteri Sosial Juliari P Batubara mengatakan, nominal dalam skema bantuan itu adalah sebesar Rp 600 ribu per bulan. Pemberiannya akan dilakukan selama tiga bulan.

Lantas jika dihitung-hitung, cukupkah Rp 600 ribu per bulan untuk biaya hidup masyarakat Jabodetabek khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya?

Menyadur dari Lifepal yang baru-baru ini merilis hasil penghitungan, jika berdasarkan data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) saja, rata-rata biaya hidup masyarakat Indonesia per kapita adalah sekitar Rp 1,3 juta per bulannya.

Perbandingan biaya hidup masyarakat dengan besara BLT (Lifepal)
Perbandingan biaya hidup masyarakat dengan besara BLT (Lifepal)

Dari jumlah tersebut, rata-rata masyarakat menggunakan sekitar Rp 620 ribu untuk kebutuhan pokok makanan dan sebanyak Rp 729 ribu dialokasikan untuk kebutuhan non-pangan.

Jika dilihat berdasarkan dari angka BPS ini, jelas terbaca bahwa bantuan sebesar Rp 600 ribu rupiah per keluarga tidaklah cukup menanggung kebutuhan hidup.

Terlebih, perhitungan ini belum termasuk biaya kebutuhan per individu.

Provinsi dengan biaya hidup makan lebih tinggi dari besaran BLT. (Lifepal)
Provinsi dengan biaya hidup makan lebih tinggi dari besaran BLT. (Lifepal)

Lalu jika dilihat dari rata-rata tingkat biaya hidup seluruh provinsi di Indonesia, hanya masyarakat di 14 provinsi yang mampu membiayai kebutuhan makan keluarga mereka dengan BLT senilai Rp 600 ribu. Perlu dicatat bahwa kecukupan angka ini juga masih belum termasuk biaya non-pangan yang berarti Rp 600 ribu tetap saja belum cukup.

Di Jawa Tengah misalnya, rerata biaya hidup untuk makan per bulannya hanya sekitar Rp 491 ribu. Namun, ini belum termasuk biaya kebutuhan non-pangan yang membutuhkan sekitar Rp 568 ribu per bulan.

Data ini adalah angka kebutuhan pangan terendah di antara provinsi lainnya di Indonesia, yang rata-rata butuh sekitar Rp 500-800 ribu untuk makan per keluarga sebulannya.

Provinsi dengan biaya hidup makan lebih rendah dari besaran BLT. (Lifepal)
Provinsi dengan biaya hidup makan lebih rendah dari besaran BLT. (Lifepal)

Sebelumnya, Menteri Sosial Juliari P Batubara mengatakan bahwa ada 9 juta Kepala Keluarga yang ditargetkan untuk menerima program BLT ini.

"Bansos khusus lainnya adalah bansos yang kita berikan untuk warga terdampak di luar Jabodetabek yaitu bansos tunai atau dulu mungkin lebih dikenal sebagai bantuan langsung tunai, yang besarannya adalah Rp 600 ribu per KK per bulan selama 3 bulan. Targetnya adalah 9 juta KK," ujar Juliari dalam jumpa pers virtual, Jumat (8/5/2020).

Juliari menyebut, data 9 juta KK penerima BLT itu didapat dari pemerintah kabupaten dan pemerintah kota. Untuk itu, pihaknya berharap penerima bantuan bisa tepat sasaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak PNS Dapat Bansos, Kantor Wali Nagari di Pessel Ditutup Paksa Warga

Banyak PNS Dapat Bansos, Kantor Wali Nagari di Pessel Ditutup Paksa Warga

News | Sabtu, 09 Mei 2020 | 16:50 WIB

Tanpa Pengawasan DInkes, Pembagian BLT di Wates Abaikan Protokol Kesehatan

Tanpa Pengawasan DInkes, Pembagian BLT di Wates Abaikan Protokol Kesehatan

Jogja | Sabtu, 09 Mei 2020 | 13:10 WIB

Viral Pembagian BLT di Wates Warga Berkerumun, Netizen Dibuat Geram

Viral Pembagian BLT di Wates Warga Berkerumun, Netizen Dibuat Geram

Jogja | Sabtu, 09 Mei 2020 | 12:28 WIB

9 Juta KK di Luar Jabodetabek Bakal Dapat BLT Rp 600 Ribu per Bulan

9 Juta KK di Luar Jabodetabek Bakal Dapat BLT Rp 600 Ribu per Bulan

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 19:14 WIB

Anggota DPRD Gresik Dapat BLT, Ngabalin Akui Data Bantuan Corona Berantakan

Anggota DPRD Gresik Dapat BLT, Ngabalin Akui Data Bantuan Corona Berantakan

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 14:54 WIB

Terkini

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

News | Senin, 06 April 2026 | 22:17 WIB

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

News | Senin, 06 April 2026 | 21:58 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

News | Senin, 06 April 2026 | 21:02 WIB

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

News | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

News | Senin, 06 April 2026 | 20:25 WIB

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:22 WIB

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Kasus Suap Ijon Bekasi

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Kasus Suap Ijon Bekasi

News | Senin, 06 April 2026 | 20:20 WIB

Soal Isu Reshuffle Kabinet di Tengah Gejolak Geopolitik, Doli Kurnia: Pak Prabowo yang Tahu

Soal Isu Reshuffle Kabinet di Tengah Gejolak Geopolitik, Doli Kurnia: Pak Prabowo yang Tahu

News | Senin, 06 April 2026 | 20:07 WIB

Diburu dari Pontianak hingga Penang, The Doctor Otak Jaringan Narkoba Ko Erwin Akhirnya Tertangkap

Diburu dari Pontianak hingga Penang, The Doctor Otak Jaringan Narkoba Ko Erwin Akhirnya Tertangkap

News | Senin, 06 April 2026 | 20:01 WIB