Rusuh Protes Pekerja Migran di India, Polisi Dilempari Batu

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Sabtu, 09 Mei 2020 | 21:41 WIB
Rusuh Protes Pekerja Migran di India, Polisi Dilempari Batu
Para pekerja migran di New Delhi India berjalan kaki pulang ke kampung sebagai imbas kebijakan lockdown akibat wabah virus corona. (Foto: AFP)

Suara.com - Ratusan pekerja migran di Gujarat, India, terlibat bentrok dengan petugas kepolisian, setelah protes terkait lockdown berakhir rusuh dengan insiden pelemparan batu ke arah polisi, Sabtu (9/5).

Unjuk rasa yang diikuti lebih dari 500 pekerja dari industri-industri sabuk di Hazira ini menuntut pihak berwenang segera mengatur proses pemulangan mereka ke daerah asal.

Menyadur Reuters, para pekerja yang sebagian besar dari negara bagian Uttra Prades dan Bihar ini, mengaku kepada polisi bahwa mereka kini tengah berjuang bertahan hidup tanpa uang dan pekerjaan.

Inspektur di kepolisian Ichapore HR Brahmbatt mengatakan, pihaknya telah memberitahu bahwa pemerintah kini tengah berupaya memulangkan para pekerja migran, dan meminta mereka untuk bersabar.

"Kami memberi tahu mereka bahwa sebagian besar pekerja (sudah) dipulangkan ke daerah asal oleh pemerintah, dan pengaturan serupa akan dibuat untuk mereka juga," ujar Brahmbatt.

"Kami meminta mereka untuk bersabar dan kembali ke rumah karena saat ini adalah masa lockdown, tetapi merka menolak dan mulai melempari kami dengan batu," sambungnya.

Pihak kepolisian pun kemudian melemparkan gas air mata guna membubarkan kerumuman.

Para polisi dan militer India berjaga di perbatasan Kota New Delhi di tengah kebijakan lockdown akibat wabah virus corona. (Foto: AFP)
Para polisi dan militer India berjaga di perbatasan Kota New Delhi di tengah kebijakan lockdown akibat wabah virus corona. (Foto: AFP)

Komisari polisi gabungan untuk Surat, DN Patel, mengatakan telah menangkap sekitar 50 pekerja yang diduga menyebabkan kerusuhan.

"Kami sedang dalam proses identifikasi lebih lanjut terkait orang yang terlobat dalam kerusuhan," kata Patel.

baca juga

Kerusuhan ini terjadi ketika jumlah kasus infeksi Covid-19 di India naik menjadi 59.662 denagn 1.981 kematian.

Semenjak penerapan lockdown skala nasional India pada 25 Maret, serangkaian insiden kerusuhan telah terjadi di Gujarat. Sehari sebelumnya, Jumat (8/5), warga Ahmedabad terlibat bentrok dengan pasukan paramiliter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negatif Corona, Pembebasan 3.013 Jamaah Tabligh di India Masih Belum Jelas

Negatif Corona, Pembebasan 3.013 Jamaah Tabligh di India Masih Belum Jelas

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 19:32 WIB

Pekerja Migran di India Kesulitan Bayar Ongkos Pulang Kampung

Pekerja Migran di India Kesulitan Bayar Ongkos Pulang Kampung

News | Senin, 04 Mei 2020 | 21:55 WIB

India Longgarkan Lockdown di Delhi, Warga Ramai-Ramai Beli Miras

India Longgarkan Lockdown di Delhi, Warga Ramai-Ramai Beli Miras

News | Senin, 04 Mei 2020 | 17:16 WIB

Terkini

Pesan Heroik John Herdman Jelang Derbi Nusantara Timnas Indonesia vs Malaysia Malam Ini

Pesan Heroik John Herdman Jelang Derbi Nusantara Timnas Indonesia vs Malaysia Malam Ini

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:52 WIB

Fenomena Sunday Scaries: Membedah Horor Hari Senin Bagi Para Pekerja

Fenomena Sunday Scaries: Membedah Horor Hari Senin Bagi Para Pekerja

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 16:50 WIB

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:43 WIB

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 16:40 WIB

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:39 WIB

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 16:35 WIB

×