Catat Rekor Harian, Pasien Covid-19 di Sumsel Tembus 227 Kasus

Bangun Santoso

Minggu, 10 Mei 2020 | 05:53 WIB
Catat Rekor Harian, Pasien Covid-19 di Sumsel Tembus 227 Kasus
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumsel, dr Zen Ahmad, Sabtu, (9/5) (ANTARA/Humas Prov Sumsel/20)

Suara.com - Orang positif terinfeksi COVID-19 di Provinsi Sumatera Selatan kembali bertambah dari 227 kasus pada 8 Mei menjadi 278 kasus pada 9 Mei 2020 dan tercatat sebagai rekor penambahan harian tertinggi dengan 51 kasus dalam satu hari.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumsel, dr Zen Ahmad, Sabtu (9/5) malam mengatakan, 51 kasus baru ini masih didominasi dari Kota Palembang, Lubuklinggau, Lahat, Musi Rawas, Prabumulih, Ogan Ilir, OKI, Musi Banyuasin dan Banyuasin serta tidak ada sebaran daerah baru.

"Dari 51 kasus hari ini, tiga status penularan masih penyelidikan, sementara sisanya lokal," ujar dr Zen Ahmad di Palembang.

Ia merinci 23 kasus dari Palembang berstatus lokal yakni kasus 228 (laki-laki 13 tahun), kasus 229 (perempuan 26 tahun), kasus 230 (perempuan 38 tahun), kasus 231 (laki-laki 31 tahun), kasus 232 (perempuan 23 tahun), 233 (perempuan 28 tahun), kasus 239 (laki-laki 43 tahun), kasus 244 (laki-laki 28 tahun),kasus 245 (perempuan 26 tahun), kasus 254 (laki-laki usia 2 tahun), kasus 255 (perempuan 61 tahun)

Lalu kasus 258 (perempuan 44 tahun), kasus 259 (perempuan usia 23 tahun), kasus 260 (laki-laki 24 tahun), kasus 261 (perempuan 24 tahun), kasus 263 (laki-laki usia 53 tahun), kasus 272 (laki-laki 29 tahun), kasus 273 (laki-laki 32 tahun), kasus 274 (laki-laki 28 tahun), kasus 275 (laki-laki usia 35 tahun), kasus 277 (laki-laki usia 62 tahun), dan kasus 278 (laki-laki usia 38 tahun).

Kemudian 12 kasus dari Lubuklinggau yakni kasus 247 (perempuan 30 tahun), kasus 248 (laki-laki 29 tahun), kasus 249 (laki-laki 3 bulan), kasus 250 (laki-laki 30 tahun), kasus 251 (laki-laki 26 tahun), kasus 252 (laki-laki 41 tahun), kasus 253 (laki-laki 29 tahun), kasus 256 (laki-laki 36 tahun), kasus 257 (perempuan 26 tahun), kasus 265 (perempuan 30 tahun), kasus 266 (perempuan 27 tahun), dan kasus 267 (laki-laki 28 tahun).

Lima kasus virus corona dari Musi Rawas, kasus 237 (perempuan 35 tahun), kasus 238 (perempuan 43 tahun), kasus 239 (laki-laki 14 tahun), kasus 24 (perempuan 17 tahun), keempatnya berstatus lokal serta kasus 240 (laki-laki 18 tahun) berstatus impor.

Selanjutnya lima kasus asal Lahat berstatus lokal yakni kasus 243 (perempuan 43 tahun), kasus 268 (laki-laki 40 tahun), kasus 269 (perempuan 9 tahun), kasus 270 (laki-laki 67 tahun), dan kasus 271 (perempuan 4 tahun).

Tiga kasus lainnya berstatus lokal yakni kasus 236 (perempuan 35 tahun asal Banyuasin), kasus 276 (laki-laki 2 tahun asal Ogan Ilir), dan kasus 246 (perempuan 29 tahun asal Musi Banyuasin).

baca juga

Sementara tiga kasus berstatus dalam penyelidikan yakni kasus 235 (laki-laki 61 tahun asal OKI), kasus 242 (laki-laki 23 tahun asal Muba) dan kasus 262 (laki-laki 52 tahun asal Prabumulih).

Tambahan kasus tersebut mayoritas masih dalam lingkup keluarga, kata dia.

Selain itu kasus meninggal juga bertambah satu orang asal Ogan Ilir, sehingga data per 9 Mei Sumsel tercatat 278 kasus positif, 49 sembuh dan sembilan meninggal.

Gugus tugas kembali meminta masyarakat agar mematuhi imbauan social distancing dan phscal distancing agar penularan COVID-19 tidak semakin meluas ke area-area publik seperti pasar dan mall untuk mencegah kasus terus bertambah.

"Tak perlu ke luar rumah jika hanya untuk kumpul-kumpul tidak jelas, jika memang terpaksa ke luar maka jagalah jarak berbicara minimal dua meter dan pakailah masker," dr Zen Ahmad.

"Untuk menurunkan kasus ini perlu kerja sama semua pihak," tegasnya.

Sementara temuan 278 kasus positif COVID-19 di Sumsel hingga 9 Mei tersebar di Kota Palembang (zona merah) dengan 150 kasus, disusul Lubuklinggau (zona merah) 35 kasus, Banyuasin (zona kuning) 15 kasus, Prabumulih (zona merah) 13 kasus, Kabupaten Ogan Komering Ilir (zona kuning) 12 kasus, dan OKU (zona merah) 11 kasus.

Sedang kasus lainnya tersebar di delapan wilayah zona kuning, yakni Ogan Ilir (delapan), Musi Rawas (delapan), Lahat (enam), Muara Enim (tiga), Musi Banyuasin (tiga), Muratara (dua), serta Pagaralam dan OKU Timur masing-masing satu kasus, khusus dari luar Sumsel namun dirawat di Sumsel sebanyak sembilan kasus.

Sumber: Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalam Sehari, Kasus Positif Covid-19 di Bengkulu Bertambah 23

Dalam Sehari, Kasus Positif Covid-19 di Bengkulu Bertambah 23

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 05:44 WIB

Pemudik Positif Covid Kabur Dari Jakarta, 10 Petugas Wajib Jalani Tes Rapid

Pemudik Positif Covid Kabur Dari Jakarta, 10 Petugas Wajib Jalani Tes Rapid

Jawa Tengah | Minggu, 10 Mei 2020 | 00:45 WIB

Curhatan Petugas Kamar Mayat saat Corona: Lebih Banyak Duka Dibanding Suka

Curhatan Petugas Kamar Mayat saat Corona: Lebih Banyak Duka Dibanding Suka

Jabar | Minggu, 10 Mei 2020 | 03:10 WIB

Moda Transportasi Beroperasi, PT KAI Daop 6 Siapkan Skenario Selama Pandemi

Moda Transportasi Beroperasi, PT KAI Daop 6 Siapkan Skenario Selama Pandemi

Jogja | Minggu, 10 Mei 2020 | 05:05 WIB

Guru Besar UGM: Berjemur Bisa Memperparah Penyakit Lupus

Guru Besar UGM: Berjemur Bisa Memperparah Penyakit Lupus

Jogja | Minggu, 10 Mei 2020 | 03:20 WIB

Waduh! Sebelas Orang Dekat Trump Dinyatakan Positif Covid-19

Waduh! Sebelas Orang Dekat Trump Dinyatakan Positif Covid-19

Health | Minggu, 10 Mei 2020 | 03:10 WIB

Ada Keluarga ASN Positif Covid, Layanan Kelurahan Ini Dipindah ke Kecamatan

Ada Keluarga ASN Positif Covid, Layanan Kelurahan Ini Dipindah ke Kecamatan

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 02:00 WIB

Terkini

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

News | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:10 WIB

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

×