Setuju Damai dengan Corona, Epidemiolog UI: Kita yang Harus Beradaptasi

Chandra Iswinarno | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 11 Mei 2020 | 15:07 WIB
Setuju Damai dengan Corona, Epidemiolog UI: Kita yang Harus Beradaptasi
Ilustrasi corona dan peta Indonesia

Suara.com - Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono menyebut solusi kesehatan dari pandemi Virus Corona belum ditemukan, sehingga masyarakat harus beradaptasi bukan menunggu vaksin ditemukan.

Pandu meminta perilaku yang saat ini sudah dilakukan seperti wajib memakai masker, jaga jarak, selalu cuci tangan, pola hidup bersih, menjaga imunitas, dan sebagainya tetap harus dilakukan sebagai kebiasaan baru.

"Kita yang harus beradaptasi, jangan mengikuti vaksin lah, vaksin itu masih lama, nggak mungkin setahun atau tahun depan, jadi yang kita terapkan sekarang perilaku ini harus diterapkan terus," kata Pandu kepada Suara.com, Senin (11/5/2020).

"Artinya,tidak mungkin menghilangkan virus, jadi kita harus siap-siap, jangan kasih kesempatan virus menyerang kita, gitu saja," tambahnya.

Pakar Epidemiologi dari UI lainnya, Syahrizal Syarif menilai pernyataan Presiden Joko Widodo yang ingin berdamai dengan Virus Corona ini adalah ajakan untuk adaptasi dari masyarakat sendiri dengan membiasakan diri terhadap kebiasaan baru.

"Itulah yang disebut berdamai atau beradaptasi dengan normal yang baru," ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut menyebut kurva kasus Covid-19 diprediksi masih akan fluktuatif.

“Artinya, sampai ditemukannya vaksin yang efektif kita harus hidup berdamai dengan Covid-19 untuk beberapa waktu ke depan,” kata Jokowi, Kamis (7/5/2020).

Untuk itu Jokowi meminta kesadaran masyarakat untuk tetap membatasi diri dan tidak berkumpul dalam skala besar.

“Sekali lagi saya tegaskan yang utama adalah ikuti dengan disiplin protokol kesehatan,” lanjut Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Epidemiologi UI Setuju Transportasi Dibuka; Asal Jangan Bobol

Pakar Epidemiologi UI Setuju Transportasi Dibuka; Asal Jangan Bobol

News | Senin, 11 Mei 2020 | 14:39 WIB

Belum Fase Puncak, Ahli Epidemiologi UI Sebut Indonesia Masih Darurat Covid

Belum Fase Puncak, Ahli Epidemiologi UI Sebut Indonesia Masih Darurat Covid

News | Kamis, 16 April 2020 | 13:52 WIB

Pakar Epidemiologi UI Ragukan Validitas Data ODP dan PDP Milik Pemerintah

Pakar Epidemiologi UI Ragukan Validitas Data ODP dan PDP Milik Pemerintah

News | Rabu, 15 April 2020 | 22:17 WIB

Ahli Epidemiologi Ungkap Virus Corona Sudah Masuk Indonesia Sejak Januari

Ahli Epidemiologi Ungkap Virus Corona Sudah Masuk Indonesia Sejak Januari

News | Rabu, 15 April 2020 | 22:06 WIB

Pemerintah Baru Buka Data ODP dan PDP, Ahli Epidemiologi UI: Terlambat

Pemerintah Baru Buka Data ODP dan PDP, Ahli Epidemiologi UI: Terlambat

News | Rabu, 15 April 2020 | 21:52 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB