Sasar Orang Miskin, Corona Bukan Lagi 'Virus Orang Kaya'

Rendy Adrikni Sadikin, Arief Apriadi

Selasa, 12 Mei 2020 | 12:25 WIB
Sasar Orang Miskin, Corona Bukan Lagi 'Virus Orang Kaya'
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]
India tengah lockdown [BBC].
India tengah lockdown [BBC].

Kronologi penyebaran virus Corona di India bisa menjadi gambaraan bahwa orang miskin tak punya kekuatan seperti yang dilakukan orang-orang kaya dalam membendung pandemi pada masa silam.

Kasus pertama infeksi Covid-19 di India terdeteksi pada Januari saat seorang mahasiswa kedokteran kelas menengah memutuskan pulang setelah mengenyam studi di Wuhan, China.

Saat itu, pemerintah India hanya melakukan pengujian pada masyarakat yang memiliki riwayat perjalanan. Kehidupan sehari-hari tetap berlangsung.

Para pelayan, pengemudi, buruh yang mencari nafkah di pusat-pusat kota tak memiliki kendali untuk menjaga jarak dengan orang-orang kelas menengah ke atas.

Mereka pulang menggunakan transportasi umum dan berdesak-desakan di kereta sebelum akhirnya kembali kepada keluarganya di daerah-daerah penyangga.

Pada pertengahan Maret, kasus pertama yang menginfeksi orang miskin di India pun muncul.

Pembantu rumah tangga berusia 68 tahun diduga terinfeksi virus Corona dari sang majikan yang baru kembali dari Amerika Serikat.

Peristiwa itu membuat pemerintah India menekan kebijakan lockdown nasional. Namun para aktivis menganggap keputusan itu sedikit terlambat lantaran India tak sesegera mungkin menutup akses bandara saat kasus Corona kali pertama muncul.

"Mereka yang kembali dari luar negeri jelas tidak miskin," kata Bhatti. "Jika kita mengkarantina mereka pada awalnya, India akan berada dalam posisi yang lebih baik hari ini."

baca juga

Kim Jungyoung, seorang profesor sosiologi di Universitas Kyung Hee Korea Selatan menuding orang-orang kelas atas cendrung oportunitis dan mementingkan diri sendiri di masa pandemi Covid-19.

Setelah wabah virus Corona menyebar di dunia, para mahasiswa Korea Selatan yang belajar di luar negeri berbondong-bondong pulang.

Padahal, selama beberapa tahun terakhir mereka terlihat amat menikmati hidup di negeri orang.

"Kelas kaya memiliki keuntungan transnasional karena dapat memilih untuk belajar di luar negeri," kata Kim Jungyoung

"Sekarang mereka berada di tempat yang sulit dan memilih kembali, bagi beberapa orang, apa yang mereka lakukan tampak seperti oportunis yang egois."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajibkan Pemakaian Masker, Prancis Tetap Larang Penggunaan Cadar

Wajibkan Pemakaian Masker, Prancis Tetap Larang Penggunaan Cadar

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 10:19 WIB

Pakar Prediksi Pertengahan Mei Jadi Puncak Infeksi Covid-19 di Indonesia

Pakar Prediksi Pertengahan Mei Jadi Puncak Infeksi Covid-19 di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2020 | 08:30 WIB

Demonstrasi Guru dan Pegawai Negeri di Irak Tuntut Gaji yang Belum DIbayar

Demonstrasi Guru dan Pegawai Negeri di Irak Tuntut Gaji yang Belum DIbayar

Video | Selasa, 12 Mei 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus  Rp100 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:35 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Fasilitas Minyak Aramco Digempur Rudal, Pasar Minyak Global Langsung Panik

Fasilitas Minyak Aramco Digempur Rudal, Pasar Minyak Global Langsung Panik

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:59 WIB

×