Lockdown India Hampir Berakhir, PM India Beri Pengumuman Nanti Malam

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Selasa, 12 Mei 2020 | 15:48 WIB
Lockdown India Hampir Berakhir, PM India Beri Pengumuman Nanti Malam
Perdana menteri India Narendra Modi. [AFP/Dibyangshu Sarkar]

Suara.com - Perdana Menteri India Narendra Modi dikabarkan akan kembali memberikan pengumuman untuk warga India, pada Selasa (12/5) malam.

Menyadur dari Swarajayamag, pidato ini akan dilangsungkan pada pukul 8 malam waktu setempat. Sebelumnya, perdana menteri telah melakukan koordinasi dengan para ketua menteri melalui konferensi video.

Pengumuman pidato perdana menteri juga disampaikan oleh akun twitter resmi kantor perdana menteri India (@PMOIndia).

"Shri @narendramodi akan berbicara kepada rakyat pada pukul 8 malam nanti," cuit @PMOIndia seperti dikutip Suara.com, Selasa (12/5).

Terkait pandemi virus corona, Perdana Menteri Narendra Modi telah muncul sebanyak tiga kali untuk memberikan pengumuman kepada publik.

Salah satu bagian sudut Kota New Delhi India setelah kebijakan lockdown akibat wabah virus corona. (Foto: AFP)
Salah satu bagian sudut Kota New Delhi India setelah kebijakan lockdown akibat wabah virus corona. (Foto: AFP)

Pertama terkait kebijakan jam malam, kemudian pengumuman lockdown skala nasional pertama, dan disusul pengumuman perpanjangan periode lockdown.

Sementara hasil konferensi dengan para ketua menteri, Modi meminta pemerintah negara-negara bagian untuk menyiapkan strategi lockdown untuk wilayah masing-masing pada 15 Mei.

Adapun periode penguncian skala nasional saat ini akan tetap berjalan hingga 17 Mei, meski pemerintah telah menerapkan beberapa kelonggaran.

Selain itu berdasarkan ucapan dari Modi, pemerintah India berkemungkinan untuk melonggarkan lebih banyak kebijakan.

"Saya berpendapat bahwa kebijakan-kebijakan dalam penguncian tahap pertama, tidak diperlukan pada penguncian fase kedua, pun demikian kebijakan dalam penguncian fase kedua, tidak diperlukan untuk penguncian tahap ketiga dan selanjutnya," ujar Modi.

Menurut laporan Worldometers, India mencatat total kasus infeksi Covid-19 mencapai 70.827 dengan 2.294 kematian. Serta, ada 59 kasus infeksi baru per Selasa (12/5).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Virus Corona di India Naik, Total 67 Ribu Positif Terinfeksi

Kasus Virus Corona di India Naik, Total 67 Ribu Positif Terinfeksi

Health | Selasa, 12 Mei 2020 | 14:39 WIB

Baku Hantam Tentara di Perbatasan: India Konfirmasi, China Bantah

Baku Hantam Tentara di Perbatasan: India Konfirmasi, China Bantah

News | Senin, 11 Mei 2020 | 20:44 WIB

Tentara China dan India Adu Jotos di Perbatasan yang Dipersengketakan

Tentara China dan India Adu Jotos di Perbatasan yang Dipersengketakan

News | Senin, 11 Mei 2020 | 16:08 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB