Murka Disebut Bakal Lumpuh Akibat Corona, Trump: AS Takkan Jadi Komunis!

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2020 | 15:46 WIB
Murka Disebut Bakal Lumpuh Akibat Corona, Trump: AS Takkan Jadi Komunis!
Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan tentang perkembangan pandemi virus corona di Gedung Putih. [AFP]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mencak-mencak di media sosial Twitter, setelah seorang jurnalis menyebutnya bakal digulingkan apabila jatuh sakit akibat virus corona covid-19.

Menyadur dari News.com.au, jurnalis bernama John Solomon menulis lewat Twitter jika Trump dan wakilnya, Mike Pence sakit, Ketua DPR AS, Nancy Pelosi akan menjadi Presiden.

"Pelosi berada diurutan ketiga untuk menjadi Presiden apabila Trump dan Pence menjadi lumpuh karena Covid-19," tulis John Solomon, Selasa (12/5/2020).

Menanggapi tudingan itu, Donald Trump berang. Dia mengatakan dirinya dan Pence harus berhati-hati dalam menyikapi rumor tersebut.

“Kalau begitu kita harus sangat berhati-hati" kata Donald Trump lewat Twitter.

"Nancy (Pelosi) yang gila akan menjadi bencana total (apabila jadi Presiden), dan AS tidak akan pernah menjadi Negara Komunis!" tambahnya.

Frasa "Negara Komunis" dilontarkan Trump merujuk pada latar bekalang ideologi Nancy Pelosi.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. [Shutterstock]
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. [Shutterstock]

Politikus partai Demokrat itu kerap dikaitkan dengan ideologi komunis lantaran sempat ikut merayakan hari ulang tahun tokoh komunis Amerika Serikat, Harry Bridges pada 2001.

Bukan kali ini saja Trump membawa-bawa sentimen komunisme atau China dalam pernyataannya.

Senin (11/5/2020) lalu, dia sempat cekcok dengan reporten CBS News keturunan Asia-Amerika, Weijia Jiang.

Cecok berawal saat Weijia Jiang mempertanyakan pandangan Trump yang menganggap pengujian vaksin virus Corona yang sang Presiden anggap sebagai kompetisi global.

Tak terima dengan hal itu, Presiden berusia 73 tahun justru memberi jawaban ngawur yang bahkan terkesan rasis lantaran membawa-bawa China.

"Mungkin itu pertanyaan yang harus Anda tanyakan ke China. Jangan tanya saya. Tanyakan itu kepada Cina, oke?" kata Trump dikutip dari CNN, Selasa (12/5/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Corona Hantui Penerimaan Siswa Baru, Jakarta Pasang Kuda-kuda

Wabah Corona Hantui Penerimaan Siswa Baru, Jakarta Pasang Kuda-kuda

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 15:07 WIB

Perempuan Tertua di Spanyol Berhasil Menaklukkan Covid-19 di Usia 113 Tahun

Perempuan Tertua di Spanyol Berhasil Menaklukkan Covid-19 di Usia 113 Tahun

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 13:29 WIB

Jokowi Mau Berdamai dengan Corona, Ikuti Sukses Herd Immunity Ala Swedia?

Jokowi Mau Berdamai dengan Corona, Ikuti Sukses Herd Immunity Ala Swedia?

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 13:20 WIB

Terkini

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:15 WIB

Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul

Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:35 WIB

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB