Viral Video Bocah Hajar Kepala Teman hingga Tersungkur, Ini Klarifikasinya

Dany Garjito | Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 14 Mei 2020 | 11:26 WIB
Viral Video Bocah Hajar Kepala Teman hingga Tersungkur, Ini Klarifikasinya
Viral bocah di Semarang berkelahi dengan temannya, ayahnya hanya merekam (Instagram)

Suara.com - Setelah viral video seorang bocah menghajar temannya hingga jatuh tersungkur, kini diduga orang tuanya memberikan klarifikasi.

Video permintaan maaf tersebut beredar di media sosial. Seperti yang diunggah oleh akun @onemedsos pada Rabu (13/5/2020).

Publik tersulut emosi melihat video itu setelah mengetahui kabar bahwa yang merekam adalah orang tua pelaku.

Dalam video yang diunggah @onemedsos, tampak seorang wanita yang memakai baju dan kerudung warna hitam. Wanita itu diduga orang tua anak yang melakukan pemukulan.

Ia berkata, "Saya tidak ada indikasi untuk memviralkan video ini. Saya mohon maaf jika video ini tersebar. Ini bukan kesengajaan. Terima kasih."

Lalu orang yang merekamnya berkata, "Tidak ada unsur kesengajaan ya?"

Orang itu juga mengatakan bahwa kedua belah pihak masih ada hubungan keluarga.

Ketika ditanya tanggal kejadian dalam video viral itu, wanita tersebut menjawab, "Tanggal 12 (Mei 2020)".

Video tersebut awalnya diunggah ke Whatsapp. "Sepuluh menit kemudian langsung saya hapus," ujarnya.

Klarifikasi Video Viral Bocah Hajar Kepala Teman di Semarang (Instagram)
Klarifikasi Video Viral Bocah Hajar Kepala Teman di Semarang (Instagram)

Namun, videonya sudah terlanjut viral dan dibagikan oleh banyak warganet di media sosial.

Lalu dalam video lain yang diunggah akun @onemedsos juga memperlihatkan momen ketika korban ditanyai oleh beberapa orang dewasa.

Anak yang memakai baju hitam motif hijau ini tampak menuturkan kejadian perkelahian yang menimpanya.

Sebelumnya diberitakan, beredar video di media sosial yang menunjukkan seorang anak melakukan tindakan kekerasan kepada temannya. Bocah itu memukul dan menendang temannya.

Sementara ayah pelaku justru hanya merekam perkelahian tersebut. Kejadian ini diduga terjadi di Semarang, Jawa Tengah. Video itu diunggah akun Instagram @onemedsos pada Rabu (13/5/2020).

Terlihat dalam video tersebut, seorang anak yang memakai celana merah dengan kaus garis-garis
beberapa kali memukul bagian punggung si bocah kaus hitam. Sementara si anak berkaus hitam terus menangis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Tenaga Medis Tiru Power Rangers, Najwa Shihab Ikut Memuji

Viral Video Tenaga Medis Tiru Power Rangers, Najwa Shihab Ikut Memuji

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2020 | 10:25 WIB

Viral Transaksi Tokek Rp 10 Miliar, Harga Satu Ons Mencapai Ratusan Ribu

Viral Transaksi Tokek Rp 10 Miliar, Harga Satu Ons Mencapai Ratusan Ribu

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 10:21 WIB

Kreatif! Anak Kos Ini Manfaatkan Lilin dan Kaleng untuk Makan

Kreatif! Anak Kos Ini Manfaatkan Lilin dan Kaleng untuk Makan

Tekno | Kamis, 14 Mei 2020 | 09:00 WIB

Viral Video Anak Kecil Tendangi Teman Main, Diduga Direkam Ayah Sendiri

Viral Video Anak Kecil Tendangi Teman Main, Diduga Direkam Ayah Sendiri

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 17:25 WIB

Viral Pemuda Rela Di-PHK Demi Teman Tetap Kerja sampai Gadai Kamera

Viral Pemuda Rela Di-PHK Demi Teman Tetap Kerja sampai Gadai Kamera

Banten | Rabu, 13 Mei 2020 | 13:49 WIB

Terkini

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:07 WIB

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:00 WIB

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:49 WIB

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:36 WIB