72 Tahun Menghilang, Puing Kapal Saksi Perang Dunia I dan II Ditemukan

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Kamis, 14 Mei 2020 | 14:46 WIB
72 Tahun Menghilang, Puing Kapal Saksi Perang Dunia I dan II Ditemukan
Bangkai kapal perang USS Nevada berasil ditemukan setelah hilang selama 72 tahun sejak 31 Juli 1948. (Dok. Ocean Infinity)

Suara.com - USS Nevada, kapal perang ikonik milik Amerika Serikat yang telah melanglang buana sejak Perang Dunia I hingga serangan di Pearl Harbor berhasil ditemukan setelah hilang dan tenggelam selama 72 tahun.

Menyadur CBS News, puing kapal perang yang pertama kali bertugas pada 1916 itu ditemukan di laut barat daya Peral Harbor, lebih dari 15 ribu kaki di bawah permukaan laut.

Kabar tersebut diungkapkan perusahaan arkeologi bawah laut SEARCH dan perusahaan robot laut Ocean Infinity, yang mengkoordinasikan pencarian tersebut.

USS Nevada bisa dibilang kerap dinaungi dewi fortuna kala terlibat dalam serangkaian peristiwa besar. Setelah selamat dari Perang Dunia I, USS Nevada juga jadi satu-satunya kapal yang selamat dalam serangan di Pearl Harbor.

Kendati dibombardir oleh tentara Kamikaze Jepang pada 27 Maret 1945 lalu, USS Nevada mampu bertahan kendati 60 dari 1.500 awaknya meninggal dunia.

"Kami dihantam oleh delapan bom, tetapi masih terus berlangsung, (USS Nevada) satu-satunya kapal perang yang masih berfungsi," kenang Charles T. Sehe, salah satu angkatan laut yang kala itu masih berusia 18 tahun, kepada AP dikutip dari CBS News, Kamis (14/5/2020).

Setelah Perang Dunia II usai, USS Nevada dialih fungsikan menjadi satu dari 100 kapal veteran yang digunakan sebagai sasaran latihan dan perobaan bom di Bikini Atoll, pada 1946.

USS Nevada (BB-36) ditemukan di Samudera Pasifik. [History.navy.mil]
USS Nevada (BB-36) ditemukan di Samudera Pasifik. [History.navy.mil]

Kendati sempat dijatuhakn bom 23-kiloton oleh pesawat B-29, USS Nevada tetap bertahan dan mengambang di laut. Baru pada 31 Juli 1948 kapal tua itu akhirnya karam dan menghilang.

Kapal perang itu baru-baru ini ditemukan oleh Pacific Constructor, sebuah kapal Ocean Infinity yang telah dipaksa untuk tetap di laut selama sekitar empat bulan karena pandemi coronavirus.

baca juga

James Delgado, arkeolog maritim utama SEARCH dalam misi itu, mengatakan kapal perang itu menggambarkan sifat orang-orang Amerika yang kuat dan keras kepala.

"Kapal ini pernah selamat dari torpedo, bom, kerang, dan dua ledakan atom,. Inilah sebabnya kami melakukan penjelajahan laut untuk mencari koneksi kuat dengan masa lalu," ujar James Delgado.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar Mengemudi, Remaja AS Tak Sengaja Tabrak Ayah Hingga Tewas

Belajar Mengemudi, Remaja AS Tak Sengaja Tabrak Ayah Hingga Tewas

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 13:31 WIB

Donald Trump 'Bodo Amat' soal Risiko Pelonggaran Lockdown

Donald Trump 'Bodo Amat' soal Risiko Pelonggaran Lockdown

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 10:18 WIB

Paul Manafort, Mantan Ketua Tim Kampanye Donald Trump Tinggalkan Penjara

Paul Manafort, Mantan Ketua Tim Kampanye Donald Trump Tinggalkan Penjara

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 21:16 WIB

Terkini

Remaja di Makassar Dibayar Rp100 Ribu Ikut Tawuran

Remaja di Makassar Dibayar Rp100 Ribu Ikut Tawuran

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Singapura Hadapi Ancaman Polusi Terburuk, Eks Menpora Malaysia Desak Indonesia Dikucilkan

Singapura Hadapi Ancaman Polusi Terburuk, Eks Menpora Malaysia Desak Indonesia Dikucilkan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Inspirasi Gaya Preppy Kampus Inggris, Kemeja Kotak-Kotak hingga Sweater Jadi Andalan

Inspirasi Gaya Preppy Kampus Inggris, Kemeja Kotak-Kotak hingga Sweater Jadi Andalan

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Tanda Segera Gabung Timnas Indonesia, Demiane Agustien Pamer Jersey Calvin Verdonk

Tanda Segera Gabung Timnas Indonesia, Demiane Agustien Pamer Jersey Calvin Verdonk

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Momentum TEI ke-41, Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk

Momentum TEI ke-41, Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Stop Boros! Ini 5 Resep Meal Prep Ayam untuk Solusi Hemat Bulking

Stop Boros! Ini 5 Resep Meal Prep Ayam untuk Solusi Hemat Bulking

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Sentil Revitalisasi Pasar Shopping, Legislator Metro: Bukan Zamannya Pamer Kekuasaan ke Rakyat

Sentil Revitalisasi Pasar Shopping, Legislator Metro: Bukan Zamannya Pamer Kekuasaan ke Rakyat

Lampung | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Prabowo Rotasi Jabatan: Tunjuk Jenderal Maruli jadi Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo KSAD

Prabowo Rotasi Jabatan: Tunjuk Jenderal Maruli jadi Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo KSAD

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Akhirnya Prabowo Setujui Bantuan Negara Tetangga Padamkan Karhutla

Akhirnya Prabowo Setujui Bantuan Negara Tetangga Padamkan Karhutla

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Penyidikan Karhutla Mulai Mengerucut ke Korporasi, 92 Laporan Naik Sidik

Penyidikan Karhutla Mulai Mengerucut ke Korporasi, 92 Laporan Naik Sidik

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:45 WIB

×