Viral Video 5 Pria Disiksa Tentara Vietnam, Dituduh Pemberontak

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 14 Mei 2020 | 22:16 WIB
Viral Video 5 Pria Disiksa Tentara Vietnam, Dituduh Pemberontak
Tangkapan layar video penyiksaan oleh tentara Myanmar pada lima orang pria.[YouTube/Radio Free Asia]

Suara.com - Sebuah video viral beredar media sosial yang memperlihatkan Tentara Myanmar menyiksa sekelompok orang yang diduga sebagai pemberontak. Penyiksaan tersebut dilakukan pada lima pria di sebuah kapal.

Menyadur The Irrawaddy, kelima pria tersebut diketahui merupakan warga etnis Rakhine dari Desa Kyaukseik di Kotamadya Ponnagyun, Negara Bagian Rakhine. Video tersebut beredar pada hari Sabtu (09/05. 

Kerabat kelima pria tersebut juga telah mengkonfirmasi kejadian tersebut ke kantor berita The Irrawaddy.

Sekretaris Komite Solidaritas Semua Arakan, U Saw Thein Maung, mengatakan keponakannya adalah salah satu dari mereka.

"Keponakan saya adalah orang yang mengenakan rompi putih yang mengatakan dalam video bahwa dia adalah kuli. Dia bekerja sebagai kuli. Dia adalah pekerja umum di penggilingan padi Aung Myittar dekat kota [Ponnagyun]." jelasnya.

Kelima orang itu dituduh oleh militer Myanmar sebagai anggota Tentara Arakan (AA) dan ditahan karena dicurigai memainkan peran dalam pemboman baru-baru ini antara Desa Kyaukseik dan Kotapraja Ponnagyun.

Tentara militer Myanmar menahan 38 penduduk desa dari Kyaukseik pada 19 April dan membebaskan 33 dari mereka pada hari berikutnya tetapi menuduh lima pria tersebut melanggar Undang-Undang Anti-Terorisme.

Menurut U Saw Thein Maung, mereka diserahkan kepada polisi Kotapraja Ponnagyun di kantor polisi setempat pada 23 April tetapi militer Myanmar menjemput mereka pada 27 April dan memukul mereka di atas kapal laut.

Tangkapan layar video penyiksaan oleh tentara Myanmar pada lima orang pria.[YouTube/Radio Free Asia]
Tangkapan layar video penyiksaan oleh tentara Myanmar pada lima orang pria.[YouTube/Radio Free Asia]

"Mereka membawa (lima tahanan) dari kantor polisi pada 27 April dan mengembalikan mereka pada 30 April ke Kantor Polisi 1 [di ibu kota Negara Bagian Rakhine, Sittwe]. Kantor Polisi 1 menyerahkan mereka lagi ke kantor polisi Kotapraja Ponnagyun pada 7 Mei," kata U Saw Thein Maung.

Menurut kerabat para tahanan, kelima orang itu mengklaim bahwa mereka dijemur di bawah terik sinar matahari dan disiram air panas. Para tahanan juga mengaku mereka tidak diberi makanan atau air dan dipaksa untuk mengaku sebagai anggota AA.

"Tidak ada orang tua yang dapat mentoleransi penyerangan dan penyiksaan terhadap anak-anak mereka. Tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa," kata U Saw Thein Maung.

Kerabat para tahanan mengatakan mereka saat ini tidak memiliki rencana untuk mengajukan keluhan kepada pemerintah atau militer tentang penyiksaan dan hanya akan menghadapi tuntutan yang dijatuhkan.

Anggota parlemen Majelis Tinggi U Khin Maung Latt dari Negara Bagian Rakhine mengatakan pemerintah bertanggung jawab atas tindakan melanggar hukum tersebut.

Ketika ditanya oleh The Irrawaddy tentang insiden itu, juru bicara militer Brigadir Jenderal Zaw Min Tun mengatakan, "Kami ragu tentang file video itu. Sulit untuk mengatakan apakah mereka dipukuli oleh AA atau Tatmadaw (militer Myanmar). Kami tidak dapat mengkonfirmasi,"

Juru bicara militer mengkonfirmasi, bagaimanapun, bahwa militer menahan lima pria dan satu wanita atas tuduhan menjadi anggota AA pada 5 Mei dari sebuah kapal di Kotapraja Ponnagyun. Juru bicara juga mengatakan, pihak militer sekarang sedang melakukan interogasi mereka.

Surat kabar Reuters menyebutkan pada Kamis (13/05), Militer Myanmar mengatakan video penyiksaan itu asli dan melanggar hukum. Pihak militer Myanmar sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

"Ditemukan bahwa beberapa anggota pasukan keamanan melakukan interogasi yang melanggar hukum," kata militer dalam sebuah pernyataan dikutip dari Reuters.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lerai Keributan Dua Kelompok Warga dan Ormas, Tokoh Agama Malah Diserang

Lerai Keributan Dua Kelompok Warga dan Ormas, Tokoh Agama Malah Diserang

Jabar | Kamis, 14 Mei 2020 | 20:33 WIB

Video Parodi Emak-emak Penjual di Pasar Senen, Warganet: Bah, Pas Kali!

Video Parodi Emak-emak Penjual di Pasar Senen, Warganet: Bah, Pas Kali!

Tekno | Kamis, 14 Mei 2020 | 19:08 WIB

Wanita Korban Curanmor Histeris, Waspada Masker Corona Gratis Isi Obat Bius

Wanita Korban Curanmor Histeris, Waspada Masker Corona Gratis Isi Obat Bius

Jabar | Kamis, 14 Mei 2020 | 15:29 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB