Pakar: Virus Corona di Indonesia Bertahan Sampai Tahun 2021

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 21 Mei 2020 | 04:05 WIB
Pakar: Virus Corona di Indonesia Bertahan Sampai Tahun 2021
Pasien virus corona (Antara)

Suara.com - Pakar kesehatan menyebutkan prediksi bahwa pandemi virus corona penyebab Covid-19 akan terus bertahan hingga 12 bulan ke depan atau tahun 2021. Hal inilah yang membuat masyarakat Indonesia diminta bersiap untuk berdampingan dengan virus corona baru itu.

Itu disampaikan Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Dr Hermawan Saputra terkait wacana pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Meski demikian, dia menggarisbawahi bahwa masyarakat harus siap berdampingan, namun bukan berdamai dengan Covid-19 seperti narasi pemerintah.

Berdampingan dengan virus corona (jika bertahan hingga 12 bulan ) berarti masyarakat harus bersiap dengan segala kemungkinan selama pandemi ini masih ada. Berdampingan dengan Covid-19, kata dia, merupakan pilihan paling realistis mengingat Indonesia sudah terlambat dalam menangani pandemi.

"Jadi sampai 12 bulan ke depan, jadi virus corona masih akan terus ada. Kami bukan menakut-nakuti, tapi hasil penelitian menyimpulkan bahwa ini akan berlangsung sampai 12 bulan. Jadi kami memberikan saran berdampingan degan Covid-19, bukan berdamai," kata Hermawan yang ditayangkan live oleh TV One, Rabu (20/5/2020).

Hermawan menyebutkan sejak awal Indonesia seharusnya berkejaran dengan kecepatan penularan Covid-19 sebelum diproyeksikan bertahan lebih dari 12 bulan. Sayangnya penerapan PSBB yang longgar sejak awal dan perilaku masyarakat membuat kecepatan penularan Covid-19 tak dapat dibendung.

"Kalau awalnya dulu kita bermaraton dengan Covid-19, kita adu cepat dengan virus. Tapi kemudian karena ini kemudian menjadi luar biasa, ada penularan lokal, dan fenomena gunung es," ujarnya.

Prediksi wabah Covid-19 bertahan hingga 12 bulan ke depan pun dinilai masuk akal lantaran penularan yang luar biasa. Hermawan mencontohkan fenomena gunung es kasus Covid-19 itu di Jakarta. Menurutnya, lebih dari setengah juta warga Jakarta sudah bisa terkena Covid-19 atau jauh lebih tinggi daripada laporan pemerintah.

"Di DKI itu 533.0000 itu sudah bisa kena covid-19, nah saran kita itu berdampingan bukan berdamai. Kalau PSBB ini kan intervensi longgar, ya dipertahankan [jangan makin dilonggarkan]," kata Hermawan.

Dia mengingatkan risiko berlarut-larutnya wabah Covid-19 yang diperkirakan bisa bertahan hingga 12 bulan ke depan. Pasalnya, Indonesia memiliki keterbatasan infrastruktur kesehatan, khususnya jumlah tenaga kesehatan yang jauh dari ideal.

baca juga

"Ini walaupun angkanya ribuan [ratusan ribu dokter], ini sangat kecil dibandingkan jumlah penduduk Indonesia. Idealnya perbandingan jumlah dokter dan penduduk adalah 1 : 1.500, tapi di Indonesia 1 : 150.000. Ini jauh dari kata cukup."

Untuk menghadapi skenario Covid-19 bertahan hingga 12 bulan itu, Hermawan menyarankan pemerintah memaksimalkan fungsi PSBB. Penerapan PSBB bisa berlaku dengan intervensi lentur, kadang ketat, namun kadang bisa dilonggarkan agar efek ekonominya tidak terlalu berat.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Bayar Pelaku Bisnis Satwa Liar yang Bersedia Berhenti Secara Sukarela

China Bayar Pelaku Bisnis Satwa Liar yang Bersedia Berhenti Secara Sukarela

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 22:03 WIB

Pandemi Covid-19 Hancurkan Industri Surat Kabar Uganda, Beralih Ke Online

Pandemi Covid-19 Hancurkan Industri Surat Kabar Uganda, Beralih Ke Online

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 22:04 WIB

Pasien Covid-19 yang Positif Dua Kali Tidak Akan Menularkan Virus Corona

Pasien Covid-19 yang Positif Dua Kali Tidak Akan Menularkan Virus Corona

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 21:50 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×