Ini Sosok Perawat Rusia yang Viral Pakai Bikini di Balik APD Tembus Pandang

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Jum'at, 22 Mei 2020 | 16:44 WIB
Ini Sosok Perawat Rusia yang Viral Pakai Bikini di Balik APD Tembus Pandang
Viral foto seorang perawat yang hanya mengenakan pakaian dalam di balik APD-nya.[Twitter/@newstula]

Suara.com - Publik Rusia dihebohkan dengan beredarnya sebuah foto perawat hanya mengenakan pakaian dalam di balik APD yang tembus pandang. Perawat tersebut terlihat sedang memberika obat pada pasien di sebuah rumah sakit.

Tidak lama setelah foto tersebut viral, sosok perawat dengan bikini tersebut akhirnya terkuak. Menyadur Mirror, perawat berparas cantik tersebut diketahui memiliki nama pedek Nadia.

Perawat cantik tersebut merupakan alumni Universitas Kedokteran Negeri Ryazan. Hingga kini, Nadia yang bekerja di Rumah Sakit Klinik Regional Tula belum memberikan komentar perihal foto atau berita yang sudah beredar luas di masyarakat.

Perawat berusia 23 tahun tersebut telah mendapatkan teguran dari Kementerian Kesehatan Rusia. Kementerian Kesehatan Rusia langsung menegur sang perawat karena ia telah melanggar pedoman.

Nadia, sosok perawat yang viral mengenakan bikini di balik APD yang tembus pandang.[VK.com]
Nadia, sosok perawat yang viral mengenakan bikini di balik APD yang tembus pandang.[VK.com]

"Perawat tersebut diingatkan tentang perlunya mematuhi persyaratan sanitasi pakaian dan penampilan," kata kementerian dikutip dari Russian Today.

Sebelumnya dilaporkan dia memberi tahu bos rumah sakit bahwa dia merasakan "terlalu panas" mengenakan baju pelindungnya, dan tidak menyadari betapa transparannya pakaian itu.

Tanggapan lain justru datang dari warganet yang mendukung aksi Nadia ketika berjuang sebagai garda terdepan menangani pasien virus corona di Rusia.

"Kenapa ditegur?" tanya Albert Kuzminov, salah satu warganet yang mendukung Nadia untuk tidak diberi teguran.

"Semua orang meneriakinya, tetapi tidak ada yang memperhatikan bahwa dia berpakaian seperti ini karena panas. Mungkin kamu perlu berteriak pada manajemen ... karena tidak ada AC normal di sini." tulis warganet lain yang mendukung Nadia.

"Mengapa menghukum perawat, Anda perlu memberikan hadiah. Melihat pakaian ini, tidak ada yang mau mati." tulis Valery Kapnin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pria Pakai APD Teriak-teriak Ajak Warga Keluar Rumah: Kami Capek!

Viral Pria Pakai APD Teriak-teriak Ajak Warga Keluar Rumah: Kami Capek!

News | Jum'at, 22 Mei 2020 | 15:06 WIB

Perawat India Bantu Kelahiran 100 Bayi dari Janin Ibu Positif Corona

Perawat India Bantu Kelahiran 100 Bayi dari Janin Ibu Positif Corona

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 22:08 WIB

Ungkap Kekurangan APD, Dokter India Dibawa Paksa ke Rumah Sakit Jiwa

Ungkap Kekurangan APD, Dokter India Dibawa Paksa ke Rumah Sakit Jiwa

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 21:49 WIB

Terkini

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:43 WIB

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:05 WIB

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:50 WIB

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:27 WIB

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:07 WIB

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

News | Sabtu, 04 April 2026 | 12:53 WIB

Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran

Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:42 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:02 WIB

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

News | Sabtu, 04 April 2026 | 10:40 WIB