Dirumahkan, PRT: Mungkin Majikan Berpikir Saya Menularkan Virus Corona

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 22 Mei 2020 | 18:35 WIB
Dirumahkan, PRT: Mungkin Majikan Berpikir Saya Menularkan Virus Corona
Rustinah seorang PRT saat berbincang dengan Suara.com di Sekretariat Sedap Malam, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2020). (Suara.com/Arga).

Suara.com - Pekerja Rumah Tangga (PRT) menjadi kelas yang dinaungi ketidakpastian selama masa pandemi virus corona covid-19. Sebagian dari mereka dirumahkan oleh para majikannya imbas dari adanya Peraturan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai usaha mencegah penyebaran Covid-19.

Stereotip miring terhadap para pekerja domestik membikin mereka makin terpojok. Banyak majikan yang takut terhadap pekerja domestik yang bekerja pulang-pergi --artinya tidak tinggal menetap di rumah sang majikan.

Wartawan Suara.com mendapat kesempatan berkunjung ke Sekretariat Sedap Malam, kolektif pekerja domestik yang berbasis di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Mereka, sebagai penyintas kehidupan yang banal ini bercerita kisahnya karena terdampak pandemi corona.

Rustinah (43) yang bekerja di Kompleks Tebet Barat VI, Jakarta Selatan kekinian sudah dirumahkan sejak akhir Maret 2020 lalu. Sebelum dirumahkan, sang majikan menerapkan protokol kesehatan ala pemerintah.

Rustinah bercerita, sejak minggu pertama di bulan Februari 2020, sang majikan belum mewajibkan dia memakai masker. Sementara, majikannya memakai masker meski di dalam rumah.

Seiring bertambahnya jumlah kasus positif dan meninggal dunia akibat Covid, Rustinah mulai diwajibkan memakai masker. Sementara, sang majikan malah mencopot masker.

"Awal satu minggu pertama, saya malah belum diwajibkan pakai masker. Malah majikan yang pakai masker. Nah memasuki bulan Maret kan kasus makin parah, saya wajib pakai masker. Setelah saya pakai masker, majikan malah enggak pakai," kata Rustinah saat dijumpai Suara.com.

Rustinah berpendapat, hal tersebut menjadi pertentangan kelas yang paling nyata. Dia mengatakan, mungkin sang majikan beranggapan kalau dirnya kurang bersih atau kurang steril. Mungkin juga sang majikan beranggapan kalau orang seperti Rustinah adalah pembawa virus.

"Itu mungkin jebakan buat saya. Mungkin dia berpikir saya akan nularin dia kayaknya. Saya kan jadi mikir, apa saya kurang bersih, kurang steril," kata dia.

Memasuki penghujung Maret, Rustinah dirumahkan oleh sang majikan. Alasannya adalah tetangga majikannya ada yang meninggal dunia diduga karena terpapar virus corona.

Tetangga sang majikan merupakan seorang sopir yang biasa mengantar peralatan medis -- mulai dari obat-obatan hingga alat pelindung diri (APD). Dari kejadian itu, majikan Rustinah mulai khawatir. Pasalnya orang-orang yang tinggal di rumah sang majikan adalah orang berusia lanjut.

Sebelum dirumahkan, Rustinah dipaksa serba steril oleh sang majikan. Sebelum masuk ke rumah sang majikan, dia disemprot cairan disinfektan. Sebelum dan sesudah bekerja, dia wajib mencuci tangan --tentunya juga wajib menggunakan masker.

"Saat masih bekerja, sebelum di rumahkan saya jadi super sibuk. Harus serba steril. Masuk ke rumah majikan, saya disemprot. Kemudian wajib cuci tangan. Nah saat majikan saya dapat kabar kalau tetangganya meninggal, saya langsung dirumahkan," jelas Rustinah.

Mewakili Kolektif Sedap Malam, Diyananawati (31) turut buka suara terkait hal tersebut. Baginya, kelas pekerja domestik menjadi sektor yang paling terdampak akibat pandemi ini.

Perempuan yang akrab disapa Diyana in menuturkan, kelas pekerja domestik harus mendapatkan hak sebagai Warga Negara Indonesia. Menurutnya, apa yang dialami oleh Rustinah adalah bukti nyata kalau pekerja domestik kerap mendapat stigma miring karena pekerjaannya.

"Kemudian ada citra bagi pekerja domestik yang pulang pergi, yang tidak tinggal di rumah majikan, mereka pasti berpikir kalau PRT pasti kena corona atau macam-macam. Bagi saya harus dipikirkan lebih lanjut soal perlindungan bagi para PRT," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeluh Sakit saat Kerja, PRT Digebuki Majikan Pakai Pipa Paralon

Ngeluh Sakit saat Kerja, PRT Digebuki Majikan Pakai Pipa Paralon

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 10:55 WIB

Tak Rabies, Anjing Milik Bimo Aryo yang Tewaskan PRT Diserahkan ke K-9

Tak Rabies, Anjing Milik Bimo Aryo yang Tewaskan PRT Diserahkan ke K-9

News | Senin, 16 September 2019 | 14:07 WIB

Ibunda Bimo Aryo, Pemilik Anjing Pembunuh PRT di Cipayung Sudah Diperiksa

Ibunda Bimo Aryo, Pemilik Anjing Pembunuh PRT di Cipayung Sudah Diperiksa

News | Jum'at, 06 September 2019 | 11:08 WIB

PRT Tewas Digigit Anjing Herder karena Disuruh Majikan Bersihkan Kandang

PRT Tewas Digigit Anjing Herder karena Disuruh Majikan Bersihkan Kandang

News | Senin, 02 September 2019 | 19:34 WIB

PRT Digigit Anjing Majikan Luka di Leher, Punggung dan Dada

PRT Digigit Anjing Majikan Luka di Leher, Punggung dan Dada

News | Senin, 02 September 2019 | 12:54 WIB

Terkini

Hari Lahir Pancasila, Bobby Nasution Tegaskan Pancasila Jadi Jawaban Tantangan Global

Hari Lahir Pancasila, Bobby Nasution Tegaskan Pancasila Jadi Jawaban Tantangan Global

News | Senin, 01 Juni 2026 | 13:04 WIB

Prabowo dan Megawati Akrab di Gedung Pancasila: Saling Persilakan Jalan Berujung Gandengan dan Tawa

Prabowo dan Megawati Akrab di Gedung Pancasila: Saling Persilakan Jalan Berujung Gandengan dan Tawa

News | Senin, 01 Juni 2026 | 12:57 WIB

Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh

Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:28 WIB

Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan

Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:21 WIB

Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard

Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:06 WIB

Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort

Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:49 WIB

Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi

Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:38 WIB

TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana

TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:23 WIB

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:16 WIB

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:02 WIB