Lebaran New Normal, Saat Tak Ada Takbir Keliling dan Sholat Ied di Masjid

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 24 Mei 2020 | 21:32 WIB
Lebaran New Normal, Saat Tak Ada Takbir Keliling dan Sholat Ied di Masjid
Foto aeria lumat Islam melaksanakan shalat Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah secara berjamaah di ruas Jalan Jenderal Sudirman, Kranji, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (24/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Karena wabah virus corona, Indonesia masuk pada gaya Lebaran new normal. Lebaran tak biasa, penuh dengan pembatasan fisik.

Tidak ada lagi takbir keliling dan halal-bi-halal usai sholat Idul Fitri. Sebagian besar daerah bahkan meniadakan sholat Ied berjamaah. Namun tak menyurutkan upaya menyemarakkan Lebaran dengan beragam cara.

Suasana takbir keliling di kota Banda Aceh pada tahun lalu sangat meriah. Takbir yang dilakukan dengan parade mobil hias keliling kota, diikuti anak-anak yang berlarian mengikuti dengan kembang api. Kini hanya kerinduan yang dirasakan warga Aceh dan warga Muslim di Indonesia pada umumnya, yang tak lagi dapat merayakan tradisi-tradisi seperti ini karena merebaknya pandemi virus corona.

Pemerintah melarang takbir keliling, sholat Idul Fitri berjamaah di masjid dan lapagan, hingga halal-bi-halal yang kerap mewarnai lebaran setelah sebulan penuh berpuasa; untuk mencegah meluasnya perebakan virus corona.

“Sekarang kami hanya dapat membuat mobil hias untuk takbiran di masjid masing-masing dan mengumandangkan takbir dengan tetap memperhatikan jarak yang aman," kata Al Kautsar.

Sepanjang bulan Ramadan lalu Muhammad Al Kautsar bersama sekitar 50an anak muda secara bergantian membangunkan warga untuk sahur dari masjid kecil di kotanya.

Ia masih berharap besar dapat sholat Idul Fitri berjamaah di masjid bersama keluarga dan sahabat-sahabatnya, tetapi hingga dua hari sebelum lebaran, pandemi tak juga berakhir.

Meskipun Aceh termasuk provinsi dengan kasus corona yang kecil, tapi ia tak mau ambil risiko. Al Kautsar memilih mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak berkumpul dalam jumlah besar dan hanya menggelar takbiran di masjidnya saja, tidak berkeliling kota lagi.

Hal senada dilakukan Gusti Aldi di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

baca juga

“Kemeriahan hanya dirasakan dalam keluarga kecil saja. Kemeriahan lebaran tidak terasa bagi masyarakat luas karena pelaksanaan sholat Ied tidak dilakukan di masjid dan lapangan guna menangkal perebakan Covid-19. Tidak sedikit warga yang memutuskan tidak berkunjung ke kerabat mereka meski masih dalam satu kota," kata Aldi.

Evi Tampakatu, warga di Poso Kota, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah juga mengubah kebiasaannya membuat kue atau belanja lebaran karena Covid-19.

“Kalau tahun lalu sejak awal puasa kami sudah menyiapkan bahan-bahan untuk membuat kue lebaran, zakat untuk anak-anak; kali ini kami mengurangi. Kalau dulu kue sampai 10-15 toples, sekarang hanya lima toples. Kami juga memberi pengertian pada anak-anak kalau sekarang tidak bisa pergi belanja pakaian dulu," kata Evi.

Meskipun demikian, Aldi dan Evi mengatakan sangat bersyukur mereka sekeluarga tetap sehat wal'afiat di tengah pandemi ini.

Rasa syukur yang juga dipanjatkan Irfan, seorang pengungsi di kota Palu, Sulawesi Tengah. Sejak tahun 2018 ia terpaksa hidup di tenda pengungsian setelah rumahnya hancur dalam musibah gempa bumi dahsyat ketika itu.

Irfan yang tinggal bersama empat anak, termasuk dua yang masih berusia di bawah lima tahun, tetap merasa bersyukur keluarga kecilnya sehat waafiat dan masih bisa bersama-sama di hari penuh rahmat ini.

“Masih alhamdulillah lebaran ini pun kami masih bersama keluarga, meskipun tinggal di shelter. Kami ada enam orang dalam satu tenda, empat anak dan istri. Tenda ini ukuran 3X5 meter. Saya sambung dengan tenda-tenda terpal supaya mencukupi enam orang. Kalau untuk sementara ini alhamdulillah bocor-bocor semua," kata Irfan.

Idul Fitri kali ini memang benar-benar menjadi ujian bagi semua. Ingat ini sebagai cara kita mensucikan diri, sebagaimana makna sesungguhnya bulan suci Ramadan.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Larang Salat Id Berjemaah, Kades Malah Dikeroyok, Hansip Kena Bogem Mentah!

Larang Salat Id Berjemaah, Kades Malah Dikeroyok, Hansip Kena Bogem Mentah!

News | Minggu, 24 Mei 2020 | 21:24 WIB

DOR DOR! Anggota Gugus Tugas COVID-19 Ditembak Mati saat Antar Obat

DOR DOR! Anggota Gugus Tugas COVID-19 Ditembak Mati saat Antar Obat

News | Minggu, 24 Mei 2020 | 20:31 WIB

Pulang dari Salon, 91 Orang Tertular Virus Corona

Pulang dari Salon, 91 Orang Tertular Virus Corona

News | Minggu, 24 Mei 2020 | 20:50 WIB

Terkini

Benarkah Air Kelapa Bisa Mengobati Keracunan Makanan? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah Air Kelapa Bisa Mengobati Keracunan Makanan? Ini Penjelasan Dokter

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 07:17 WIB

Harga Pertamax Green 95 Sebesar Rp2.550 Mulai 2 September 2026 Tembus Rp19.150 per Liter

Harga Pertamax Green 95 Sebesar Rp2.550 Mulai 2 September 2026 Tembus Rp19.150 per Liter

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:15 WIB

Eskalasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Kerek Kekhawatiran Inflasi Global

Eskalasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Kerek Kekhawatiran Inflasi Global

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:14 WIB

Cara Mencegah Freckles Bertambah Banyak dan Makin Gelap, Jangan Abaikan Sinar Matahari

Cara Mencegah Freckles Bertambah Banyak dan Makin Gelap, Jangan Abaikan Sinar Matahari

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 07:10 WIB

293 Santri di Sidoarjo Keracunan MBG, 8 Orang Kondisi Berat

293 Santri di Sidoarjo Keracunan MBG, 8 Orang Kondisi Berat

Jatim | Rabu, 02 September 2026 | 07:09 WIB

Ulasan Buku Penghancuran Buku: Saat Buku Dibakar & Ingatan Dihapus

Ulasan Buku Penghancuran Buku: Saat Buku Dibakar & Ingatan Dihapus

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 07:05 WIB

Diduga Hendak Curi Kabel, Pria Tanpa Identitas Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran

Diduga Hendak Curi Kabel, Pria Tanpa Identitas Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran

News | Rabu, 02 September 2026 | 06:58 WIB

Ini Kriteria Tokoh yang Diusulkan Dapat Gelar dan Tanda Kehormatan dari Pemerintah

Ini Kriteria Tokoh yang Diusulkan Dapat Gelar dan Tanda Kehormatan dari Pemerintah

News | Rabu, 02 September 2026 | 06:47 WIB

Arkeolog Temukan Ribuan Struktur Misterius Suku Aquiry yang di Hutan Amazon

Arkeolog Temukan Ribuan Struktur Misterius Suku Aquiry yang di Hutan Amazon

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 06:30 WIB

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 06:05 WIB

×