Kisah Dokter COVID-19 Lebaran di Rumah Sakit, Jadi Cerita Paling Suram

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 24 Mei 2020 | 21:38 WIB
Kisah Dokter COVID-19 Lebaran di Rumah Sakit, Jadi Cerita Paling Suram
Warga berjalan melewati mural bertemakan virus Corona di Jalan Raya Bogor, Depok, Jawa Barat, Senin (6/4). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Seorang dokter pasien COVID-19 harus berlebaran di rumah sakit. Kisah Idul Fitri tahun ini dianggap sebagai cerita paling suram baginya.

Dia adalah Dokter asal Malaysia, Muhammad Syahidd Al-Hatim. Meski dia sudah terbiasa berada jauh dari keluarganya pada Idul Fitri.

Ia menghabiskan akhir bulan puasa Ramadan dalam dua tahun terakhir di Rumah Sakit Kuala Lumpur tempat dia bekerja.

Namun tahun ini, pria berusia 26 tahun itu mengatakan, Idul Fitri tahun ini telah menjadi lebih suram bagi banyak staf Muslim di rumah sakit, di tengah pandemi. Sejauh ini telah lebih dari 7.000 orang di negara itu terinfeksi virus corona, termasuk 115 yang telah meninggal dari COVID-19.

"Menyedihkan karena beberapa teman saya -perawat staf, beberapa dokter senior -mereka tidak berasal dari KL" Muhammad Syahidd mengatakan kepada Reuters, merujuk ke Kuala Lumpur, ibu kota Malaysia.

“Biasanya, mereka akan kembali (ke kota asalnya) untuk menghabiskan waktu bersama keluarga mereka, dan mereka tidak mendapatkan kesempatan untuk melakukan itu. Jadi ya, itu membawa suasana hati yang sedih ke area kerja. "

Malaysia yang mayoritas Muslim telah memberlakukan karantina wilayah dalam upaya untuk membendung wabah virus.

Meskipun beberapa pembatasan telah dilonggarkan bulan ini, perjalanan antar negara untuk alasan yang tidak penting masih dilarang.

Akibatnya banyak orang tidak dapat kembali ke kampung halaman mereka selama musim liburan.

Muhammad Syahidd, yang bekerja di ruang gawat darurat, bertugas lagi pada hari Minggu, hari pertama Idul Fitri. Dokter junior, yang tinggal bersama orang tuanya, telah diuji dan dikarantina dua kali setelah melakukan kontak dekat dengan pasien yang diduga telah terinfeksi virus.

"Saya merawat pasien di sini," katanya.

"Lalu aku mengembalikan penyakit pada orang tuaku -itu satu-satunya hal yang aku takuti."

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebaran New Normal, Saat Tak Ada Takbir Keliling dan Sholat Ied di Masjid

Lebaran New Normal, Saat Tak Ada Takbir Keliling dan Sholat Ied di Masjid

News | Minggu, 24 Mei 2020 | 21:32 WIB

DOR DOR! Anggota Gugus Tugas COVID-19 Ditembak Mati saat Antar Obat

DOR DOR! Anggota Gugus Tugas COVID-19 Ditembak Mati saat Antar Obat

News | Minggu, 24 Mei 2020 | 20:31 WIB

Pulang dari Salon, 91 Orang Tertular Virus Corona

Pulang dari Salon, 91 Orang Tertular Virus Corona

News | Minggu, 24 Mei 2020 | 20:50 WIB

Terkini

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:34 WIB

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:05 WIB

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:23 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB

Kedok Warung Sembako Terbongkar! Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Jagakarsa, Satu Pria Diringkus

Kedok Warung Sembako Terbongkar! Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Jagakarsa, Satu Pria Diringkus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:20 WIB

Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli

Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:10 WIB

Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi

Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:47 WIB

Prabowo Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah, PDIP Beri Catatan Kritis: Tidak Bisa Serta Merta Begitu

Prabowo Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah, PDIP Beri Catatan Kritis: Tidak Bisa Serta Merta Begitu

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:43 WIB

Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan dari Prancis, Gibran Menyambut

Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan dari Prancis, Gibran Menyambut

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:32 WIB