facebook

Juli 2020, Pelancong dari Seluruh Dunia Diperbolehkan Masuk Spanyol

Syaiful Rachman
Juli 2020, Pelancong dari Seluruh Dunia Diperbolehkan Masuk Spanyol
Menteri Pariwisata Spanyol Reyes Maroto. [AFP]

Spanyol diklaim telah melalui puncak pandemi virus corona.

Suara.com - Spanyol mengundang turis asing untuk kembali melancong ke negara itu mulai Juli mendatang, seiring dengan dilakukannya pelonggaran karantina wilayah paling ketat di wilayah Eropa yang ditandai dengan kembali ramainnya jalanan aktivitas sekolah yang mulai berjalan.

"Ini adalah saat yang tepat untuk merencanakan liburan musim panas dengan berkunjung ke Spanyol," ujar Menteri Pariwisata Reyes Maroto dalam wawancara di stasiun radio Onda Cero, Senin (25/5/2020).

Spanyol melakukan lockdown sejak Maret demi memutus mata rantai penyebaran virus corona COVID-19. Kini, setelah melewati puncak pandemi, pemerintah berencana mencabut aturan wajib karantina 14 hari bagi pendatang dari luar negeri dalam beberapa pekan ke depan.

Pemerintah berupaya membangkitkan kembali industri pariwisata Spanyol yang selama ini dikenal sebagai destinasi favorit kedua pelancong dari seluruh dunia. Sebelum pandemi, tercatat sebanyak 80 juta wisatawan, domestik dan internasional, mengunjungi Spanyol dalam setahun.

Baca Juga: Seberapa Banyak Tubuh Bisa Menoleransi Makanan Bersantan?

Ibu Kota Madrid yang sempat terdampak parah wabah COVID-19 kini mulai pulih. Masyarakat sudah diberi lampu hijau untuk beraktivitas dan berkunjung ke taman Buen Retiro. Sejumlah bar dan restoran juga diizinkan kembali dibuka.

"Ini bagus sekali. Saya sangat menantikannya, begitu juga anjing peliharaan saya," kata Anna Pardo, seorang warga yang berjalan santai pagi di salah satu taman terbesar di Madrid itu seperti dikutip Antara dari Reuters.

Bar dan restoran diizinkan membuka layanan teras dengan kapasitas 50% tempat duduk dari keadaan normal, namun tidak boleh membuka layanan untuk makan di dalam ruangan.

Sementara itu, sebagian sekolah di wilayah otonomi Basque sudah kembali buka walaupun lebih banyak siswa yang masih harus diam di rumah dan belajar lewat platform daring.

Saat ini Spanyol mencatat sebanyak 235.772 kasus COVID-19 dengan 28.752 kematian. Kasus kematian harian sudah turun secara signifikan menjadi kurang dari 100 dalam sepekan terakhir.

Baca Juga: Cerita Pasien Corona, Merasa Dunia Runtuh dan Sempat Menolak Dijemput ke RS

Di sebagian wilayah Spanyol, termasuk di Pulau Canary dan Balearic, kebanyakan aturan pembatasan sosial telah dicabut dan karantina wilayah perlahan dilonggarkan hingga kini berada di level dua.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar