Sebelum Ada Vaksin, Duterte Tetap Melarang Kegiatan Belajar di Sekolah

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Selasa, 26 Mei 2020 | 21:33 WIB
Sebelum Ada Vaksin, Duterte Tetap Melarang Kegiatan Belajar di Sekolah
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (AFP)

Suara.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte bersikeras masih akan memberlakukan larangan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah, setidaknya sampai virus corona ditemukan.

Menyadur Al Jazeera, Duterte pada Senin (25/5) malam, menyebut membuka kembali sekolah sebelum adanya vaksin dapat berujung menjadi malapetaka.

"Saya tidak akan membiarkan pembukaan kelas di mana siswa akan berdekatan satu dengan yang lain," ujar Duterte dalam pidatonya di televisi.

"Kecuali aku yakin mereka benar-benar aman, tidak ada gunanya membahas pembukaan kelas," sambung dia.

Sebelumnya, sekolah akan dibuka kembali pada akhir Agustus setelah ditutup sejak Maret lalu. Namun, Duterte menyebut hal ini memiliki risiko besar.

"Buat saya, vaksin dulu. Kalau vaksin sudah ada, maka tidak apa-apa," tegas dia.

Ilustrasi sekolah. (Unsplash/Feliphe S)
Ilustrasi sekolah tutup karena pandemi. (Unsplash/Feliphe S)

Duterte juga tidak mempermalasahkan jika penutupan sekolah hingga vaksin dapat berimbat pada kelulusan siswa. "Kalau tidak ada yang lulus, maka biarlah seperti itu."

Sementara, Departemen Pendidikan Filipina menyebut bahwa pembukaan sekolah tak melulu berarti dengan kegiatan tatap muka secara langsung di kelas.

"Pembukaan sekolah secara fisik akan bergantung pada tingkat parahnya risiko atu klasifikasi suatu daerah," kata Departemen Pendidikan dalam pernyataan.

baca juga

Untuk mempersiapkan kegiatan belajar di tengah pandemi, Kementerian Pendidikan Filipina akan menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh, termasuk kelas online.

Kendati demikian, hal ini akan menimbulkan permasalahan baru mengingat jutaan warga Filipina memiliki keterbatasan dalam akses komputer di rumah.

Berdasarkan data dari Worldometers, Filipina mencatat total kasus infeksi virus corona sebanyak 14.669 dengan 886 kematian. Pada Selasa (26/5), ada penambahan 350 kasus baru dan 13 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kandidat Vaksin Covid-19 pada Uji Manusia Terbukti Aman, Hasilkan Antibodi

Kandidat Vaksin Covid-19 pada Uji Manusia Terbukti Aman, Hasilkan Antibodi

Health | Sabtu, 23 Mei 2020 | 14:53 WIB

Benang Kusut Prostitusi dan Virus Corona di Filipina

Benang Kusut Prostitusi dan Virus Corona di Filipina

News | Jum'at, 22 Mei 2020 | 21:57 WIB

Jelang Akhir Lockdown, Kasus Virus Corona Filipina Hampir 13.000

Jelang Akhir Lockdown, Kasus Virus Corona Filipina Hampir 13.000

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 10:23 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×