Pertama Kali, Cuitan Donald Trump Dilabeli Hoaks oleh Twitter

Rabu, 27 Mei 2020 | 11:38 WIB
Pertama Kali, Cuitan Donald Trump Dilabeli Hoaks oleh Twitter
Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan tentang perkembangan pandemi virus corona di Gedung Putih. [AFP]

Suara.com - Twitter untuk pertama kalinya melabeli cuitan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai klaim palsu alias hoaks, Selasa (27/5/2020).

Perusahan teknologi itu juga meminta para pengguna memeriksa fakta dalam cuitan politikus 73 tahun tersebut.

Cuitan Donald Trump yang dilabeli Twitter adalah perihal pembahasan terkait surat suara via pos untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat.

Dalam tulisannya, Trump menuding pengiriman surat suara via pos atau mail-in ballots itu berpotensi menimbulkan kecurangan dalam pemilu mendatang.

"Tidak mungkin! Bahwa Surat Suara Masuk akan menjadi sesuatu yang kurang dari penipuan yang substansial," cuit Donald Trump sebagaimana dikutip dari The Guardian, Rabu (27/5/2020).

"Kotak surat akan dirampok, surat suara akan dipalsukan & bahkan dicetak secara ilegal & ditandatangani secara curang."

Kicauan Donald Trump itu diberi tautan oleh Twitter dengan kata-kata Get the facts about mail-in ballots' di bagian bawah.

Tautan itu menjelaskan bahwa cuit dari politikus partai Republik itu 'tidak berdasar' dan bisa dibilang sebagai 'klaim palsu' alias hoax.

Dalam tautan itu, Twitter juga merangkum berbagai informasi dari laman berita terkemuka Amerika Serikat seperti CNN dan The Washington Post demi memperkuat label yang mereka berikan.

Baca Juga: Idul Fitri, Salman Khan Beri Hadiah untuk 5 Ribu Keluarga

Menanggapi aksi Twitter tersebut, Donald Trump berang. Lewat pelatform media sosial yang sama, dia menuding Twitter telah ikut campur dalam proses pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat.

"Twitter benar-benar melumpuhkan PIDATO GRATIS, dan aku, sebagai Presiden, tidak akan membiarkan itu terjadi!" kata Trump.

Menyadur Gulfnews, Twitter mengkonfirmasi bahwa ini adalah kali pertama mereka memberi label pengecekan fakta untuk cuitan seorang Presiden.

Hal itu sesuai dengan perpanjangan kebijakan terkait informasi menyesatkan yang baru diperkenalkan bulan ini.

Tujuan awalnya adalah untuk memberantas berita hoax terkait virus Corona, namun seiring waktu akan berkembang ke topik-topik lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI