Tunjangan PNS DKI Dipotong di Tengah Pandemi, Anies: Jangan Lemah!

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
Tunjangan PNS DKI Dipotong di Tengah Pandemi, Anies: Jangan Lemah!
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Dok Humas)

Anies meminta PNS berada di garis terdepan dan beri contoh sikap tangguh.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar para Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI tak bersikap lemah ditengah pandemi virus corona Covid-19. Anies mengatakan pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) tidak boleh menjadikan PNS lembek.

Hal ini disampaikan Anies dalam pesannya untuk para PNS DKI yang disiarkan melalui akun youtube Pemprov DKI. Ia mengatakan situasi ini harus dihadapi dengan tegar dan PNS selaku aparat harus memberikan contoh yang baik ke masyarakat.

"Kita berada di garis terdepan. Kita harus beri contoh sikap tangguh. Perhatikan ini semua! Jangan ada yang lemah, lembek, mudah mengeluh menghadapi situasi seperti ini!" ujar Anies, Jumat (29/5/2020).

Selain itu, ia menyatakan tugas para PNS adalah melindungi rakyat. Meskipun DKI terkena dampak ekonomi yang cukup signifikan, PNS disebutnya harus tetap bekerja dengan menomorsatukan rakyat dari pada diri sendiri.

"Saya perintahkan kepada semua ASN di Pemprov DKI Jakarta untuk bersikap sebagai penyelenggara negara yang ksatria, yang tangguh, yang tabah, yang tak lunglai menghadapi cobaan," jelasnya.

Menurutnya kesulitan yang dihadapi masyarakat begitu besar. Mulai dari kehilangan orang terdekat sampai pekerjaan.

Karena itu, PNS diminta untuk memprioritaskan masyarakat dan bukan mempersoalkan tunjangan yang dipangkas saat pandemi.

Anies berharap meski tunjangan PNS dipangkas pelayanan masyarakat harus tetap berjalan sebagaimana mestinya.

"Tunjukkan bahwa pikiran, ucapan, tindakan kita jauh lebih besar dari sekadar urusan gaji, tunjangan, atau urusan fasilitas lain," pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS