Tentara-Polisi Awasi Warga Saat New Normal, Pengamat: Terlihat Intimidasi

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 29 Mei 2020 | 21:35 WIB
Tentara-Polisi Awasi Warga Saat New Normal, Pengamat: Terlihat Intimidasi
Prajurit TNI AD berjaga di depan pintu masuk Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Rabu (27/5/2020). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

Suara.com - Pemerintah menerjukan pasukan TNI-Polri untuk mengawasi kedisiplinan masyarakat di tengah penerapan hidup tatanan baru atau New Normal. Menanggapi itu, pengamat militer dari Institute For Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menilai, pemerintah menggunakan cara intimidasi dalam meningkatkan kedisiplinan masyarakat.

Fahmi mengira, pada awalnya kehadiran TNI-Polri dalam penerapan New Normal hanya sebagai unsur menakut-nakuti masyarakat agar bisa disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Saya menyebutnya bisnis rasa takut dengan tentara sebagai agen atau perangkat 'momok'," kata Fahmi saat dihubungi Suara.com, Jumat (29/5/2020).

Fahmi menganggap, keterlibatan anggota TNI-Polri dalam penerapan New Normal tersebut lebih terlihat sebagai bentuk intimidasi. Hal tersebut justru menunjukkan kurangnya itikad membangun kepatuhan melalui komunikasi berbasis komunitas yang lebih persuasif dan bahkan kecenderungan pemerintah untuk makin berjarak dengan warganya.

Ia juga menilai, jika ketakutan seseorang pasti ada batasnya. Sehingga menurutnya keefektifan pelibatan TNI-Polri akan berkelanjutan apabila benar-benar dilakukan secara represif.

Lebih lanjut, Fahmi menambahkan terkait alas hukum yang digunakan anggota TNI-Polri untuk melakukan tindakan-tindakan represif jika memang dibutuhkan untuk membangun kepatuhan.

"Masalahnya, alas hukum apa yang digunakan tentara untuk melakukan tindakan-tindakan seperti itu? Saya kira tak ada alas hukum yang masuk akal bagi tindakan represif untuk membangun kepatuhan itu," ujarnya.

"Harus diingat, masyarakat kita bahkan belum terbebas dari trauma masa lalu dengan rezim Orde Baru yang kekuasaannya dibangun di atas ketakutan."

Untuk diketahui, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut adanya pasukan TNI-Polri yang diterjunkan di titik keramaian bertugas untuk mengingatkan masyarakat agar disiplin mematuhi protokol kesehatan menuju ke tatanan baru (New Normal).

baca juga

"Kehadiran TNI dan Polri di tempat-tempat publik bukan untuk menimbulkan kekhawatiran, bukan untuk menimbulkan ketakutan, tetapi semata-mata membantu masyarakat satu sama lainnya agar masyarakat betul-betul taat dan patuh kepada protokol kesehatan," ujar Doni dalam video conference, Rabu (27/5/2020).

Doni mengatakan, aparat TNI-Polri yang diterjunkan di titik keramaian di empat provinsi dan 25 kabupaten sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Nantinya aparat TNI/Polri akan melakukan pendekatan secara komunikatif dalam mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan di tengah pandemi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Sebut Penerapan New Normal di Indonesia Mentah

Pengamat Sebut Penerapan New Normal di Indonesia Mentah

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 21:13 WIB

Jika Warga Masih Ngeyel Langgar Protokol, Ini yang dilakukan TNI-Polri

Jika Warga Masih Ngeyel Langgar Protokol, Ini yang dilakukan TNI-Polri

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 00:05 WIB

Doni Monardo Jamin Kehadiran TNI Polri Bukan untuk Menimbulkan Ketakutan

Doni Monardo Jamin Kehadiran TNI Polri Bukan untuk Menimbulkan Ketakutan

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 21:23 WIB

Jelang New Normal, 340 Ribu Personel TNI-Polri Bakal Jaga Tempat Keramaian

Jelang New Normal, 340 Ribu Personel TNI-Polri Bakal Jaga Tempat Keramaian

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 15:59 WIB

340 Ribu Personel TNI-Polri Disiagakan Awasi Pelaksanaan New Normal

340 Ribu Personel TNI-Polri Disiagakan Awasi Pelaksanaan New Normal

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 15:50 WIB

Jelang New Normal, TNI Jaga Stasiun MRT Bundaran HI

Jelang New Normal, TNI Jaga Stasiun MRT Bundaran HI

Foto | Rabu, 27 Mei 2020 | 15:12 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×