Cerita Diskusi Soal Presiden Berujung Teror Pembunuhan kepada Mahasiswa UGM

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Minggu, 31 Mei 2020 | 13:32 WIB
Cerita Diskusi Soal Presiden Berujung Teror Pembunuhan kepada Mahasiswa UGM
(ugm.ac.id)

Suara.com - Pengurus Kelompok Mahasiswa Fakultas Hukum UGM, Constitutional Law Society (CLS) M Anugrah Perdana mengungkapkan beberapa teror yang dialaminya setelah poster acara diskusi CLS dianggap berniat melakukan tindakan makar.

Anugrah menyebut sejak poster bertajuk "Diskusi dan Silaturahmi Bersama Negarawan (DILAWAN): Meluruskan Persoalan Pemberhentian Presiden Ditinjau Dari Sistem Ketatanegaraan" itu viral di media sosial dengan narasi tindakan makar, dirinya mendapatkan banyak teror.

Teror itu, kata Anugrah dimulai sejak Kamis, 20 Mei 2020 atau satu hari sebelum diskusi virtual digelar. Dia mengaku sempat ditelpon oleh nomor tak dikenal yang mengajak bertemu di suatu tempat, namun setelah meminta pendapat banyak orang dia mengabaikan ajakan tersebut.

"Saya diajak ketemuan di tempat yang istilahnya saya bisa untuk bertemu, dan saya bilang kok seperti ini mulai aneh-aneh, saya juga inget kasusnya mas Ravio Patra juga, ini perlu saya datangi atau tidak, jadi benar-benar pada saat itu ketika hari pertama itu panik sekali," kata Anugrah dalam diskusi di kanal Youtube Tempo, Minggu (31/5/2020).

Tak lama kemudian, ancaman teror mulai meningkat saat ada ancaman pembunuhan terhadap orang tuanya dengan mengatasnamakan satu nama organisasi masyarakat keagamanan besar di Indonesia.

"(Peneror) menyatakan bahwa kalau misalkan ayah saya tidak mendidik saya dengan baik maka saya dan keluarga saya akan dibunuh," ungkapnya.

Kemudian, ada teror yang langsung datang ke rumahnya melalui 3 orang supir ojek online yang mengantarkan makanan dan seorang sopir taksi online yang mengaku mendapatkan pesanan atas nama Anugrah.

"Saya tidak merasa memesan, bahkan nomor sudah saya ganti, nomor lama sudah saya cabut, saya ganti nomor baru untuk gojek juga, tapi saya masih tetap dibilangin bahwa ini pesanan dari saya," katanya.

Anugrah menyebut, keluarganya langsung panik di rumah saat mengetahui teror yang menimpa dirinya bahkan merembet hingga ke keluarga.

baca juga

"Orang tua mengira bahwa itu intel, ayah saya waktu itu benar-benar langsung mengunci pintu dan mengkondisikan rumah harus hening," ucap Anugrah.

Khawatir teror semakin melebar, pihak FH UGM langsung memindahkan Anugrah ke rumah aman beserta keluarganya agar tidak terlacak lagi oleh peneror.

Pola teror yang sama juga dialami oleh beberapa panitia lain dari CLS. Bahkan narasumber diskusi Prof. Dr. Ni'matul Huda SH.,M.Hum. Profesor Hukum Tatanegara sekaligus Guru Besar Universitas Islam Indonesia juga diteror.

Di kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (FH UGM), Prof Sigit Riyanto berharap pihak kepolisian bisa cepat bergerak menyelidiki kasus ini tanpa menunggu laporan dari mahasiswa panitia diskusi sebab kasus ini tidak memerlukan delik aduan.

"Di media kan sudah tersebar informasi yang sangat terbuka, nomor Hp, bunyi ancamanannya, nomor yang diancam, itu kan juga tersedia, yang diancam juga siapa itu juga sudah jelas. Jadi saya kira, apa yang harus ditunggu (polisi)?," ucap Sigit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CLS FH UGM: Diskusi Pemberhentian Presiden Oleh Akademisi Bukan Makar

CLS FH UGM: Diskusi Pemberhentian Presiden Oleh Akademisi Bukan Makar

News | Minggu, 31 Mei 2020 | 12:56 WIB

Dekan FH UGM: Teror Diskusi Mahasiswa Rusak Tatanan Demokrasi

Dekan FH UGM: Teror Diskusi Mahasiswa Rusak Tatanan Demokrasi

News | Minggu, 31 Mei 2020 | 11:54 WIB

Panitia Diskusi FH UGM Diteror, DPR: Aparat Harus Segera Tangkap Pelakunya!

Panitia Diskusi FH UGM Diteror, DPR: Aparat Harus Segera Tangkap Pelakunya!

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 15:41 WIB

Diskusi Pemecatan Presiden di UGM Berbuntut Teror, Eks Jubir KPK Buka Suara

Diskusi Pemecatan Presiden di UGM Berbuntut Teror, Eks Jubir KPK Buka Suara

Jogja | Sabtu, 30 Mei 2020 | 15:09 WIB

Gelanggang UGM Akan Dibongkar, Alumni UGM: Jasamu Terkenang, Jiwamu Abadi

Gelanggang UGM Akan Dibongkar, Alumni UGM: Jasamu Terkenang, Jiwamu Abadi

Jogja | Sabtu, 02 Mei 2020 | 16:25 WIB

Curhat Gelanggang UGM Dibongkar Dadakan, Rezki: Tempat Tercipta Solidaritas

Curhat Gelanggang UGM Dibongkar Dadakan, Rezki: Tempat Tercipta Solidaritas

Jogja | Jum'at, 01 Mei 2020 | 15:20 WIB

Penggusuran Gelanggang UGM Diprotes, Jagal: Ini Juga Bukan Kehendak Kami

Penggusuran Gelanggang UGM Diprotes, Jagal: Ini Juga Bukan Kehendak Kami

Jogja | Rabu, 29 April 2020 | 16:34 WIB

Terkini

Harita Nickel Kembangkan Pendekatan Pengelolaan Tailing Sesuai Karakteristik Indonesia

Harita Nickel Kembangkan Pendekatan Pengelolaan Tailing Sesuai Karakteristik Indonesia

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:28 WIB

Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Bertambah Jadi 32 Orang, Lima Mulai Diperiksa

Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Bertambah Jadi 32 Orang, Lima Mulai Diperiksa

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:28 WIB

Uang Judol Rp9 Miliar Milik Jaka Purnama Disetorkan ke Negara

Uang Judol Rp9 Miliar Milik Jaka Purnama Disetorkan ke Negara

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:27 WIB

Skema Baru Bansos Dimulai, Pemerintah Uji Penyaluran Lewat Koperasi Desa Merah Putih di 900 Titik

Skema Baru Bansos Dimulai, Pemerintah Uji Penyaluran Lewat Koperasi Desa Merah Putih di 900 Titik

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:26 WIB

Harusnya Perkara Sudah Selesai, Pakar Hukum Sorot Vonis Bebas Masih Dikasasi Jaksa

Harusnya Perkara Sudah Selesai, Pakar Hukum Sorot Vonis Bebas Masih Dikasasi Jaksa

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:25 WIB

Banjir Dolar hingga Ringgit, Eks Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu Didakwa Terima Gratifikasi Fantastis

Banjir Dolar hingga Ringgit, Eks Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu Didakwa Terima Gratifikasi Fantastis

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:24 WIB

Viral Siswa Seberangi Sungai di Atas Tali, Pemerintah Aceh Desak BNPB Bangun Jembatan

Viral Siswa Seberangi Sungai di Atas Tali, Pemerintah Aceh Desak BNPB Bangun Jembatan

Sumut | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:20 WIB

Ironi Buku Preloved Mahal: Saat Nilai Ekonomi Menggeser Nilai Literasi

Ironi Buku Preloved Mahal: Saat Nilai Ekonomi Menggeser Nilai Literasi

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:20 WIB

Indonesia Derby 2026 Tembus 24 Ribu Penonton, Sulawesi Utara Raih Juara Umum Kejurnas Seri I

Indonesia Derby 2026 Tembus 24 Ribu Penonton, Sulawesi Utara Raih Juara Umum Kejurnas Seri I

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:19 WIB

Merasa Difitnah, Ketua DPRD Siak Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Merasa Difitnah, Ketua DPRD Siak Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:17 WIB

×