Niat Puasa Ganti atau Qadha Lengkap dengan Artinya

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara
Niat Puasa Ganti atau Qadha Lengkap dengan Artinya
ilustrasi puasa (Shutterstock)

Ini bacaan niat puasa ganti atau qadha!

Suara.com - Bagi umat Muslim yang meninggalkan puasa saat bulan ramadan diwajibkan untuk mengganti puasa tersebut di bulan lainnya. Saat mengganti puasa ramadan tersebut, ada doa niat puasa ganti atau qadha yang wajib dibaca.

Dikutip dari artikel NU Online yang ditulis oleh Alhafiz K, Senin (1/6/2020), sama halnya dengan puasa selama ramadan, niat puasa ganti juga wajib dibacakan saat malam hari.

Hal ini sesuai dengan yang dijelaskan oleh Syekh Sulaiman Al-Bujairimi dalam Hasyiyatul Iqna' sebagai berikut.

Artinya: "Disyaratkan memasang niat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa qadha, atau puasa nadzar. Syarat ini berdasar pada hadits Rasulullah SAW, ‘Siapa yang tidak memalamkan niat sebelum fajar, maka tiada puasa baginya.’ Karenanya, tidak ada jalan lain kecuali berniat puasa setiap hari berdasar pada redaksi zahir hadits,” (Lihat Syekh Sulaiman Al-Bujairimi, Hasyiyatul Iqna’, [Darul Fikr, Beirut: 2007 M/1428 H], juz II).

Merujuk pada hadis di atas, membaca niat puasa ganti pada malam hari merupakan sebuah syarat wajib. Bila niat tersebut tidak dibacakan, maka puasa ganti yang dijalaninya tidak bernilai.

Berikut lafal niat puasa ganti atau qadha ramadan.

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadh’I fardhi syahri Ramadhna lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT.

Orang-orang yang boleh mengganti puasa ramadan di lain hari adalah mereka yang sakit, musafir, wanita haid atau nifas dan wanita hamil serta menyusui.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS