Cium Jenazah Berstatus PDP, Suami dan Anak Dibiarkan Tak Jalani Tes Swab

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 02 Juni 2020 | 16:10 WIB
Cium Jenazah Berstatus PDP, Suami dan Anak Dibiarkan Tak Jalani Tes Swab
Ilustrasi pemakaman pasien corona [ANTARA FOTO/Zabur Karuru]

Suara.com - Seorang kepala keluarga bernama Andi Baso Ryadi Mappasulle, tak tahan menahan rasa sedih atas kematian istrinya di Rumah Sakit Bhayangkara. Warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan itu telah mencium jenazah istrinya yang bersetatus Pasien dalam Pengawasan (PDP) namun hingga kini belum diperiksa Covid-19.

Istrinya, Nurhayani Abrar, menghembuskan nafas terakhirnya akibat menderita penyakit stroke dan pembuluh darah pecah. Namun pihak Rumah Sakit Bhayangkara menetapkannya dengan status PDP.

Andi merasa penetapan status PDP tersebut tak berdasar. Ia meyakini semestinya istrinya tidak divonis PDP. Oleh sebab itu ia memprotes kenapa pihak rumah sakit melakukan tes Covid-19 terhadap dirinya beserta anaknya.

“Saya bilang kalau kalian (petugas rumah sakit) vonis PDP Covid-19 almarhumah istri saya, silakan tes saya. Tes anak-anak saya. Saya sudah berinteraksi, sudah mencium jenazah almarhumah,” ujar Andi seperti yang dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Selasa, 2 Juni 2020.

Selain itu, Andi tak terima jenazah istrinya ditangani dengan protokol pasien Covid-19. Konskuensinya adalah istrinya dikebumika pada pemakaman khusus Covid-19.

“Saya akan ke tim gugus untuk meminta jenazah istri saya yang dikebumikan di Macanda, (pemakaman khusus Covid-19 di Kabupaten Gowa)” ujar Andi.

Dia bercerita, keganjilan penetapan PDP pada istrinya semakin menguat karena dia dan anak-anaknya sama sekali belum di Swab. Padahal mereka sudah berinteraksi dengan jenazah.

Usai sang istri dimakamkan sesuai protokol Covid-19, petugas medis langsung meninggalkan dirinya dan anaknya begitu saja. Padahal, seharusnya ia dites Covid-19 dan menjadi Orang dalam Pemantauan (ODP) lantaran telah melakukan kontak dengan PDP.

Andi kemudian menuntut keadilan. Ia berusaha mencari hasil tes Swab istrinya.

baca juga

Berkat desakan tersebut akhirnya hasil tes diketahui. Berdasarkan hasil tes Swab istrinya keluar pada tanggal 22 Mei 2020, 1 Minggu setelah istrinya meninggal. Tes tersebut menunjukan negatif Covid-19.

"Itu pun mesti susah payah untuk mendapatkannya hasil tesnya," ujarnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Baru, Masjid di Bekasi Larang Jemaah Duduk Lama Sehabis Salat

Aturan Baru, Masjid di Bekasi Larang Jemaah Duduk Lama Sehabis Salat

Jabar | Selasa, 02 Juni 2020 | 15:20 WIB

Viral Video Keluarga Diduga Pasien PDP Ngamuk di Rumah Sakit

Viral Video Keluarga Diduga Pasien PDP Ngamuk di Rumah Sakit

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 11:22 WIB

Keluarga Pasien Diseret Petugas Covid, DPR: Publik Melihatnya Tak Baik

Keluarga Pasien Diseret Petugas Covid, DPR: Publik Melihatnya Tak Baik

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 17:35 WIB

Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Pendatang Mesti Bayar Biaya Tes Swab Sendiri

Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Pendatang Mesti Bayar Biaya Tes Swab Sendiri

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 15:37 WIB

Terkini

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×