Ahli: Demonstrasi Anti Rasis di AS Berisiko Percepat Penyebaran Covid-19

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Kamis, 04 Juni 2020 | 11:34 WIB
Ahli: Demonstrasi Anti Rasis di AS Berisiko Percepat Penyebaran Covid-19
Aksi demonstrasi memprotes kematian George Floyd di Washington DC. (Anadolu Agency/Yasin Ozturk)

Suara.com - Amerika Serikat kekinian tengah menghadapi dua masalah besar. Krisis kesehatan akibat Covid-19, dan krisis kemanusiaan yang berujung aksi demonstrasi kematian George Floyd.

Para ahli menilai, kombinasi dua masalah itu bisa berjung pada suatu yang mengerikan: aksi demonstrasi besar-besaran tanpa mematuhi social distancing dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko penyebaran Covid-19.

"Ini adalah hal terburuk yang mungkin terjadi," kata Dr. Howard Markel, pakar pandemi dan direktur Pusat Sejarah Kedokteran di University of Michigan dikutip dari The Guardian, Kamis (4/6/2020).

"Sulit untuk mengetahui berapa banyak dari orang-orang itu yang merupakan penderita Covid-19 tanpa gejala. Itu benar-benar menakutkan."

Selain tak mematuhi jarak sosial, beberapa faktor lain yang dinilai dapat mempercepat penyebaran virus Corona adalah keterbatasan penggunaan masker serta taktik polisi yang kerap menembakkan gas air mata.

Dalam situasi saat ini, para demonstran tak terlalu memikirkan ancaman infeksi lantaran punya tujuan lain untuk perubahan sosial dan menuntut keadilan atas aksi rasial.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Namun, aksi bela kaum minoritas disebut Dr. Rhea Boyd, juga memiliki risiko lain yakni meningkatnya kasus infeksi virus Corona yang telah terbukti sangat berdampak pada masyarakat miskin.

"Protes menyelamatkan jiwa orang kulit hitam di negara ini," kata Dr Rhea Boyd, dokter anak dan master kesehatan masyarakat dalam kebijakan kesehatan minoritas.

"Meskipun berada di jalanan meningkatkan risiko Anda dari infeksi Covid-19. Kita semua tahu bahwa risiko memang ada.”

baca juga

Kematian pria afro-afrika bernama George Floyd telah menimbulkan aksi protes besar-besaran baik diberbagai wilayah Amerika Serikat maupun negara lain seperti Prancis.

Aksi demonstrasi memprotes kematian George Floyd di Washington DC. (Anadolu Agency/Yasin Ozturk)
Aksi demonstrasi memprotes kematian George Floyd di Washington DC. (Anadolu Agency/Yasin Ozturk)

Di sisi lain, kasus infeksi Covid-19 nyatanya belum mengalami penurunan signifikan, terkhusus di Amerika Serikat yang kekinian menjadi episentrum wabah Sars-CoV-2.

Merujuk worldometers.info, Amerika Serikat masih menjadi negara teratas dengan jumlah infeksi virus Corona tertinggi.

Hingga Kamis (4/6/2020), terdapat sekitar 1,9 juta kasus infeksi di mana 109.142 orang Amerika Serikat dinyatakan meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

George Floyd Lebih Populer di Google Ketimbang Virus Corona dan Trump

George Floyd Lebih Populer di Google Ketimbang Virus Corona dan Trump

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 10:27 WIB

Sambil Berlutut, Putra George Floyd Berdoa di Tempat Ayahnya Meninggal

Sambil Berlutut, Putra George Floyd Berdoa di Tempat Ayahnya Meninggal

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 10:27 WIB

Aksi Solidaritas, Seniman Suriah Bikin Grafiti George Floyd

Aksi Solidaritas, Seniman Suriah Bikin Grafiti George Floyd

Video | Kamis, 04 Juni 2020 | 10:00 WIB

WHO: Dunia Masih di Tengah Gelombang Pertama Wabah Virus Corona!

WHO: Dunia Masih di Tengah Gelombang Pertama Wabah Virus Corona!

Health | Rabu, 27 Mei 2020 | 19:30 WIB

Terkini

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:51 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×