Pemerintah Tegaskan Pilkada 2020 Tetap Akan Berlangsung 9 Desember

Kamis, 04 Juni 2020 | 21:04 WIB
Pemerintah Tegaskan Pilkada 2020 Tetap Akan Berlangsung 9 Desember
Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, Kamis (4/6/2020). (Foto dok. Humas Kemenkopolhukam)

Suara.com - Pemerintah menegaskan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tidak akan ditunda. Pilkada tetap akan dilaksanakan pada Desember 2020 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD saat melakukan kunjungan kerja bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian ke Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, Kamis (4/6/2020). Kunjungan kerja itu juga dimaksudkan untuk meninjau kemungkinan dilakukannya Pilkada serentak 2020.

"Pemerintah ingin memastikan Pilkada tidak akan bergeser dari 2020. Pilkada tetap akan diselenggarakan 9 Desember 2020," kata Mahfud dalam keterangan persnya.

Pada kesempatan yang sama, Tito menuturkan belum ada jaminan kalau pandemi virus Corona (Covid-19) akan selesai pada 2021, sehingga tidak ada alasan apabila jadwal pelaksanaan Pilkada harus dimundurkan. Apalagi Tito melihat dari berbagai negara juga tetap melangsungkan pemilu sesuai dengan jadwalnya.

"Kalau lihat 60 negara di dunia semua on schedule, seperti Amerika, November tahun ini melaksanakan pemilu yang lebih besar dari kita. Semua on schedule, Jerman, Perancis juga melaksanakan," ujarnya.

Anambas, wilayah yang menjadi lokasi kunjungan kerja dua menteri itu masuk ke dalam 270 daerah yang akan melaksanakan Pilkada.

Tito pun meminta kepada Bupatinya supaya anggaran Pilkada untuk KPUD dan Bawaslu daerah, termasuk untuk menambah protokol kesehatan, APD petugas lapangan dan masyarakat pemilih segera dicairkan, agak dapat segera dilaksanakan.

"Apalagi kita sudah melaksanakan tatanan baru, termasuk juga di politik terutama pilkada, karena 270 kepala daerah ini sudah ada batasnya harus diganti, kalau ditunda, maka akan ada PLT dan kewenangannya terbatas, karena mereka tidak dipilih oleh rakyat," pungkasnya.

Baca Juga: 66 RW di Jakarta Ini Masih Zona Merah Virus Corona

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI