Hilang selama 13 Tahun, Orang Tua Madeleine McCann Masih Terus Mencari

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 05 Juni 2020 | 19:25 WIB
Hilang selama 13 Tahun, Orang Tua Madeleine McCann Masih Terus Mencari
Madeleine McCann, putri pasangan asal Inggris yang hilang sejak 13 tahun lalu.[Mteropolitan Police]

Suara.com - Sepasang suami istri dari Inggris ini, hingga kini masih terus berusaha mencari putrinya yang hilang sejak belasan tahun yang lalu. Berbagai badai telah ia lalui dalam pencarian putrinya yang hilang tersebut.

Menyadur The Guardian pada Jumat (5/6/2020), Garry dan Kate McCann, masih mencari putri kecilnya yang hilang yang bernama Madeleine. Putri kecil pasangan tersebut hilang sejak ia berumur tiga tahun.

Kisah hilangnya Madeleine ini kemudian menjadi berita anak hilang yang sangat terkenal. Di balik tenarnya berita tersebut, tersimpan beragam rintangan yang dialami oleh Kate McCann ketika berusaha mencari anaknya.

Mulai dari dituduh membunuh anak mereka sendiri, menjualnya untuk melunasi hutang, dikejar tanpa henti oleh media, disebutkan dalam teori konspirasi, dipaksa melihat kenyataan polisi Portugis menutup penyelidikan mereka yang baru berjalan kurang dari setahun, difitnah, hingga kisahnya dijadikan sebuah film. Masih banyak lagi tantangan yang dialami oleh pasangan dari Leicestershire ini.

"Kamu tidak menyadari seberapa kuat dirimu sampai kamu tidak punya pilihan," kata Kate McCann pada peringatan 10 tahun hilangnya Madeleine.

"Harapan kami untuk menemukan Madeleine masih sama seperti 10 tahun yang lalu ... masih ada harapan." tambahnya.

Peristiwa hilangnya putri dari pasangan suami istri yang berprofesi sebagai dokter di Leicestershire ini terjadi ketika ketika mereka sedang berlibur di Portugal pada 3 Mei 2007.

"Sebelum Madeleine diambil, kami merasa kami telah berhasil membuat keluarga kecil yang sempurna," kata Gerry McCann.

"Kami mengalami masa itu dengan sangat singkat." tambahnya.

Pada pukul 8.30 malam waktu setempat, tanggal 3 Mei di resor di Praia da Luz, pasangan itu meninggalkan ketiga anak mereka tidur di apartemen lantai dasar dan pergi makan malam di bar.

baca juga

Keduanya kembali untuk memeriksa anak-anak pada malam hari pukul 10 malam waktu setempat dan saat itu Kate McCann mengetahui bahwa putrinya tidak ada di tempatnya.s

Selama berjam-jam, berhari-hari, berminggu-minggu, dan bertahun-tahun sejak putri mereka hilang, kasus tersebut telah menjadi salah satu kejahatan paling terkenal di dunia yang belum terselesaikan hingga kini.

Foto-foto McCann saat bermain dengan Madeleine di sekitar pantai Portugis memenuhi koran di hari-hari sesudah kejadian tersebut.

Alih-alih mencari putrinya yang hilang, Gerry dan Kate McCann justru menerima tuduhan bahwa mereka telah membunuh anaknya sendiri.

Kejadian tersebut terjadi ketika mereka melaksanakan konferensi pers di Berlin untuk memberitahu anak mereka telah hilang. Mereka ditanya langsung oleh seorang reporter apakah mereka telah membunuh putri mereka.

Setelah itu mereka kembali ke Portugal pada tanggal 7 September 2007, Kate McCann keluar dari mobilnya di stasiun policia judiciária di Portimão dan mereka mendapat cemoohan dari warga yang sudah menunggu mereka.

Dia dan suaminya secara resmi disebut sebagai arguidos (nama tersangka) sehubungan dengan hilangnya Madeleine selama 10 bulan sampai pada Juli 2008 mereka dibebaskan.

Jaksa Agung Portugis memutuskan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa mereka, atau Robert Murat, pengusaha setempat yang juga sempat menjadi tersangka, telah melakukan kejahatan.

Gerry McCann mengatakan tentang perlakuan mereka oleh media: "Kami memperkirakan badai akan tenang dengan berlalunya waktu, tetapi itu berlanjut hari demi hari."

Meskipun menghadapi badai yang cukup besar, namun pasangan itu terus mencari putri mereka, tahun demi tahun, menggunakan setiap kesempatan untuk memastikan putrinya masih hidup.

Selama bertahun-tahun, mereka telah menyewa detektif swasta untuk mencari putrinya yang hilang.

Pada tahun pada tahun 2009 laporan yang mereka ajukan ke kepala Pusat Eksploitasi Anak dan Perlindungan Online (Ceop) hanya ditinggalkan di meja kantor pusat tanpa tindakan apapun.

Dalam surat terbuka tahun 2011 di surat kabar The Sun, Kate dan Gerry mengimbau perdana menteri saat itu, David Cameron, untuk melakukan tinjauan independen atas semua informasi yang berkaitan dengan menghilangnya putri mereka.

Berbicara kepada Women's Hour di Radio 4, Kate McCann kembali menunjukkan kegigihan dalam mencari putrinya yang hilang. "Aku merasa dia masih di luar sana. Tidak ada yang memberitahu saya untuk berhenti untuk mencarinya. Saya benar-benar percaya dia ada di luar sana dan jika kita bisa mendapatkan bantuan yang kita butuhkan, kita dapat menemukannya dan membawanya pulang." ujarnya.

Tak lama setelah itu, Scotland Yard mengatakan akan melakukan penyelidikan baru tentang kasus kehilangan tersebut, setelah intervensi langsung yang dilakukan oleh Pemerintah Britania Raya.

Pada waktu sejak diluncurkannya Operasi Grange, McCanns telah diyakinkan bahwa pencarian putri akan ditangani penuh oleh detektif berpengalaman, dan upaya mereka didanai oleh Home Office dengan nilai 300.000 poundsterling.

"Saya pikir itu telah membantu mereka, mengetahui bahwa petugas dari Yard berkomitmen untuk tidak mementingkan kepentingan bisnis," kata Gamble.

Selama beberapa tahun terakhir, keluarga McCann tetap tidak menonjolkan diri, berusaha untuk melanjutkan hidup mereka dan menjaga saudara kandung Madeleine, Sean dan Amelie.

Setiap kali perkembangan terjadi, mereka berbicara tentang harapan yang berkelanjutan, bahwa mereka akan menemukan putri mereka. Mereka berpegang pada kisah luar biasa tentang anak-anak yang diculik yang kemudian ditemukan hidup beberapa bertahun-tahun kemudian.

"Dan mungkin itulah yang akan terjadi pada kasus Madeleine," kata Gerry McCann kepada Sky News.

Harapan Garry McCann kembali menipis ketika jaksa penuntut Jerman dengan tegas menjelaskan bahwa mereka sedang menyelidiki pedofil berusia 43 tahun atas dugaan pembunuhan. Dan mereka percaya gadis Inggris itu sudah meninggal.

Tetapi apa pun yang terjadi, Gerry McCann tetap bertekad mencari putrinya dengan berbagai kondisi.

"Kami tidak akan pernah menyerah berharap menemukan Madeleine hidup-hidup. Tetapi apa pun hasil akan kami terima karena kami perlu menemukan kedamaian." katanya tentang perkembangan terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bus Tim Benfica Dilempari Batu, Dua Pemain Terluka

Bus Tim Benfica Dilempari Batu, Dua Pemain Terluka

Bola | Jum'at, 05 Juni 2020 | 10:38 WIB

Studi: Pria Lanjut Usia Kurang Khawatir pada Covid-19, Masih Perlu Edukasi

Studi: Pria Lanjut Usia Kurang Khawatir pada Covid-19, Masih Perlu Edukasi

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 19:30 WIB

PPDB Dilakukan secara Daring, Peran Orang Tua Dinilai Penting

PPDB Dilakukan secara Daring, Peran Orang Tua Dinilai Penting

Jogja | Selasa, 02 Juni 2020 | 15:15 WIB

Terkini

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

×